Minggu, 19 Mei 2019

Kematian Petugas KPPS Bukan karena Kelelahan

Oleh: marsot
Senin, 13 Mei 2019 16:00
BAGIKAN:
istimewa.
Pemilu.
JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Daeng M Faqih mengatakan bahwa kematian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terjadi di seluruh Indonesia bukan dikarenakan kelelahan melainkan penyakit yang sudah dideritanya.

“Menghadapi kasus kematian mendadak dalam jumlah besar dalam kurun waktu yang singkat IDI berpendapat bahwa kelelahan bukanlah penyebab langsung kematian, namun dapat jadi salah satu faktor pemicu atau pemberat sebab kematian,” kata Daeng di kantor PB IDI Jakarta, Senin 13 Mei 2019.

Dia menerangkan bahwa petugas KPPS yang menjadi korban meninggal telah memiliki penyakit sebelumnya, sehingga saat mendapatkan pekerjaan yang berat hingga kelelahan memicu atau memperberat untuk menjadi penyakit tertentu.

“Kelelahan yang memicu penyakit tertentu, penyakit itu yang menyebabkan kematian. Salah satu ya, kelelahan hanya salah satu faktor risiko saja yang memicu atau memperberat menjadi suatu penyakit, jadi bukan karena kelelahan,” kata Daeng.

Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan, Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Tri Hesty Widyastoeti menjelaskan kematian paling banyak disebabkan oleh penyakit jantung dan stroke.

Ahli penyakit dalam Prof Zubairi Djoerban Sp.PD, KHOM menyebutkan faktor kelelahan, dehidrasi, dan stress dapat memicu terjadinya serangan jantung dan stroke yang bisa menyebabkan kematian.

Namun Prof Zubairi menegaskan hal tersebut bukanlah faktor tunggal, melainkan ada faktor-faktor lainnya yang memperparah penyakit.

Oleh karena itu diperlukan penelitian lebih mendalam untuk memastikan apa penyebab kematian petugas KPPS.

Daeng Faqih menegaskan IDI sebagai organisasi profesi siap membantu semua pihak yang berwenang dan bertanggung jawab untuk melakukan penelitian mendalam dan atau investigasi yang objektif dan berbasis keilmuan terhadap kejadian kematian petugas KPPS tersebut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Tingkat Kematian Ibu Melahirkan di Sumut Masih Tinggi

    MANDAILING NATAL (EKSPOSnews): Sumatera Utara menempati peringkat ke-5 kematian anak dan ibu saat melahirkan di Indonesia yang disebabkan berbagai faktor, terutama terlambat dalam penanganan sebelum d

  • 4 minggu lalu

    Petugas Penyelenggara Pemilu Meninggal karena Kelelahan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan sebanyak 54 orang petugas penyelenggara pemilu meninggal akibat sakit dan kecelakaan, sementara 32 orang petugas masih dalam kondisi sakit

  • 2 bulan lalu

    TB Paru Penyebab Kematian Tertinggi

    DEPOK (EKSPOSnews): Penyakit Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyebab kematian tertinggi dibandingkan dengan TB yang menyerang organ tubuh manusia lainnya."Untuk penyebab kematian tertinggi kedua ada

  • 3 bulan lalu

    Kasus Kematian Ibu Melahirkan Meningkat

    MAMUJU (EKSPOSnews): Kasus kematian ibu melahirkan di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat pada 2018 mengalami peningkatan yang cukup siginifikan hingga 50 persen."Kasus kematian ibu melahirkan d

  • 7 bulan lalu

    Turunkan Angka Kematian Ibu

    SEMARANG (EKSPOSnews): United States Agency for International Development (USAID) mendukung Program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dinilai berhasil

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99