Kamis, 18 Apr 2019

Kekerdilan di Aceh Harus Ditangani Serius

Oleh: alex
Jumat, 08 Mar 2019 05:29
BAGIKAN:
istimewa.
Anak kecil.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Aceh Jaya menyatakan kasus stunting atau anak dengan kekerdilan  di Kabupaten Aceh Jaya masih sangat tinggi yakni pada tahun 2019 telah mencapai 814 kasus sehinga perlu adanya pananganan bersama untuk menurunkan angka tersebut.

"Jumlah penderita stunting atau kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi mengalami peningkatan, sehingga perlu kolaborasi dari semua pihak untuk menekan angka ini," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya dr Hasri di Aceh Jaya, Kamis 7 Maret 2019.

Ia menyebutkan kasus stunting di Aceh Jaya pada tahun 2016, 996 orang, 2017 sebanyak 1.089 orang dan pada tahun 2018 sebanyak 1085 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dari tahun 2016 ke tahun 2017 dan ada sedikit penurunan pada tahun 2018.

Ia menjelaskan ada beberapa faktor penyebab stunting diantaranya kekurangan gizi dalam waktu lama yang terjadi sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1.000 hari pertama kehidupan).

Penyebab lainnya adalah rendahnya akses terhadap makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral dan buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani.

Kemudian pola asuh yang kurang baik terutama pada perilaku dan praktik pemberian makan kepada anak juga menjadi penyebab kekerdilan pada anak.

Menurut dia untuk menurunkan angka stunting di Aceh Jaya maka diperlukan koordinasi, kolaborasi dan integrasi lintas bidang di Dinkes, dan juga semua pemangku kepentingan.

Ada pun beberapa penanganan yang dapat dilakukan diantaranya pemberian makanan yang tepat yakni pemberian makanan bagi bayi dan anak tingkat Posyandu oleh kader dan tenaga kesehatan, pemantauan berat badan balita secara teratur di Posyandu dan Gerakan 1000 HPK.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    BNN Bawa Pulang dari Penang 2 Penyelundup Narkoba Asal Aceh

    SURABAYA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membawa pulang dua tersangka penyelundupan 64 kilogram sabu dari Malaysia yang bernama Samsul Bahti dan Maman Nurmansyah."Penangkapan ked

  • 2 minggu lalu

    40 Kilogram Ganja Kering dari Aceh

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rokan Hilir, Provinsi Riau, menangkap sepasang kekasih berinisial MW alias Efendi dan NS alias Utami serta menyita 40 kilogram ganja ker

  • 2 minggu lalu

    Aceh Butuh Balai Rehabilitasi Narkoba

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyatakan, daerah itu membutuhkan balai rehabilitasi narkoba guna mengobati korban penyalahgunaan barang terlarang tersebut."Hin

  • 2 minggu lalu

    Menggenjot Ekspor Kopi dari Aceh Tengah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan sehingga kegiatan ekspor langsung dilakukan di daerah sendiri bukan lagi melalui provinsi tetangga.

  • 2 minggu lalu

    Bea Cukai Aceh Hibahkan Bawang Merah Hasil Penyelundupan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh menghibahkan 20 ton bawang merah hasil penindakan penyeludupan kepada masyarakat prasejahtera di tiga kabupaten/kota di provi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99