Minggu, 27 Mei 2018

Kasus DBD di Pekanbaru

Oleh: Agung
Jumat, 19 Mei 2017 06:06
BAGIKAN:
istimewa
Nyamuk.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 302 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di ibu kota Provinsi Riau selama lima bulan pertama tahun 2017.

"Kami terus mengupayakan untuk menekan angka DBD, dengan melakukan fogging atau pengasapan pada sejumlah titik serta terus menginisiasi pembersihan lingkungan," kata Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Helda S Munir, di Pekanbaru, Kamis 18 Mei 2018.

Helda menuturkan bahwa peningkatan kasus DBD tersebut tidak lepas dari peralihan musim saat ini terjadi di wilayah Kota Pekanbaru. Menurutnya, cuaca menjadi salah satu faktor utama peningkatan kasus tersebut.

Sebanyak 302 kasus DBD, Helda menjelaskan Kecamatan Bukit Raya merupakan wilayah dengan kasus DBD tertinggi mencapai 51 kasus, disusul Kecamatan Tampan 44 kasus, dan Marpoyan Damai 43 kasus. Tiga kecamatan itu adalah wilayah permukiman padat penduduk.

Kasus DBD juga terpantau di sejumlah kecamatan lain, seperti Payung Sekaki 34 kasus, Tenayan Raya 29 kasus, Rumbai Pesisir 15 kasus, Lima Puluh 18 kasus, Pekanbaru Kota 11 kasus, Rumbai 24 kasus. Kemudian Senapelan 19 kasus, Sukajadi 12 kasus, dan terakhir Sail 2 kasus.

Helda mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada jajaran melalui pusat kesehatan masyarakat masing-masing kecamatan untuk terus mendekatkan diri ke warga. Kemudian melakukan sosialisasi 3M Plus, yaitu menguras, mengubur, dan menampung air di tempat tertutup.

"Kemudian, apabila ada anggota keluarga yang mengalami demam panas dengan kriteria DBD, tolong secepatnya diperiksa. Deteksi dini sangat penting," katanya pula.

Ia kembali mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memperoleh bubuk abate di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat. Ia menegaskan abate tersebut dapat diperoleh secara gratis.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, mayoritas penderita DBD Pekanbaru merupakan anak-anak usia 5-9 tahun serta remaja usia 15-19 tahun.

Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Kota Pekanbaru Gustianti menjelaskan, aktivitas di luar rumah dan berada di lingkungan yang kurang terjaga menjadi faktor terbesar anak-anak tersebut terkena DBD.

Menurut Gustianti, kelompok usia tersebut mayoritas merupakan siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah dan banyak menghabiskan waktu di luar rumah, sehingga kecenderungan anak-anak usia sekolah menjadi korban DBD cukup tinggi.

"Kami meminta peran aktif keluarga dan masyarakat agar bersama menjaga lingkungan bersih dari genangan air hingga bebas dari nyamuk penyebar virus dengue penyebab penyakit DBD itu," katanya 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    8 Teroris Diamankan di Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, delapan terduga teroris berhasil ditangkap di sejumlah daerah di Provinsi Riau pascaserangan teroris di Markas Polda Riau."Kelanjuta

  • 2 bulan lalu

    BPOM Pekanbaru Larang Peredaran Ikan Kaleng Farmer Jack Mackerel

    SELATPANJANG (EKSPOSnews): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru, Provinsi Riau melarang beredarnya sarden kaleng merek "Farmer Jack Mackerel" disebabkan adanya temuan cacing di dalam

  • 5 bulan lalu

    Pembangunan Gedung Pencakar Langit di Pekanbaru Dihentikan Paksa

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru menghentikan paksa pembangunan sebuah gedung pencakar langit di ibu kota Provinsi Riau tersebut akibat melang

  • 6 bulan lalu

    Kejari Pekanbaru Terima Pelimpahan Kasus Saracen

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau menerima pelimpahan tahanan dan berkas tersangka tindak pidana ujaran kebencian Ketua Sindikat Grup Saracen atas nama Jasriadi."Rencan

  • 6 bulan lalu

    Polisi Gagalkan Pengiriman Ganja ke Pekanbaru

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat satuan reserse narkoba Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggagalkan pengiriman 10 kilogram ganja dari dua tersangka perempuan asal Aceh dengan tujuan ko

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99