Sabtu, 24 Jun 2017

Kasus DBD di Pekanbaru

Oleh: Agung
Jumat, 19 Mei 2017 06:06
BAGIKAN:
istimewa
Nyamuk.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 302 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi di ibu kota Provinsi Riau selama lima bulan pertama tahun 2017.

"Kami terus mengupayakan untuk menekan angka DBD, dengan melakukan fogging atau pengasapan pada sejumlah titik serta terus menginisiasi pembersihan lingkungan," kata Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru Helda S Munir, di Pekanbaru, Kamis 18 Mei 2018.

Helda menuturkan bahwa peningkatan kasus DBD tersebut tidak lepas dari peralihan musim saat ini terjadi di wilayah Kota Pekanbaru. Menurutnya, cuaca menjadi salah satu faktor utama peningkatan kasus tersebut.

Sebanyak 302 kasus DBD, Helda menjelaskan Kecamatan Bukit Raya merupakan wilayah dengan kasus DBD tertinggi mencapai 51 kasus, disusul Kecamatan Tampan 44 kasus, dan Marpoyan Damai 43 kasus. Tiga kecamatan itu adalah wilayah permukiman padat penduduk.

Kasus DBD juga terpantau di sejumlah kecamatan lain, seperti Payung Sekaki 34 kasus, Tenayan Raya 29 kasus, Rumbai Pesisir 15 kasus, Lima Puluh 18 kasus, Pekanbaru Kota 11 kasus, Rumbai 24 kasus. Kemudian Senapelan 19 kasus, Sukajadi 12 kasus, dan terakhir Sail 2 kasus.

Helda mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada jajaran melalui pusat kesehatan masyarakat masing-masing kecamatan untuk terus mendekatkan diri ke warga. Kemudian melakukan sosialisasi 3M Plus, yaitu menguras, mengubur, dan menampung air di tempat tertutup.

"Kemudian, apabila ada anggota keluarga yang mengalami demam panas dengan kriteria DBD, tolong secepatnya diperiksa. Deteksi dini sangat penting," katanya pula.

Ia kembali mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memperoleh bubuk abate di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat. Ia menegaskan abate tersebut dapat diperoleh secara gratis.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, mayoritas penderita DBD Pekanbaru merupakan anak-anak usia 5-9 tahun serta remaja usia 15-19 tahun.

Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Kota Pekanbaru Gustianti menjelaskan, aktivitas di luar rumah dan berada di lingkungan yang kurang terjaga menjadi faktor terbesar anak-anak tersebut terkena DBD.

Menurut Gustianti, kelompok usia tersebut mayoritas merupakan siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah dan banyak menghabiskan waktu di luar rumah, sehingga kecenderungan anak-anak usia sekolah menjadi korban DBD cukup tinggi.

"Kami meminta peran aktif keluarga dan masyarakat agar bersama menjaga lingkungan bersih dari genangan air hingga bebas dari nyamuk penyebar virus dengue penyebab penyakit DBD itu," katanya 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 10 jam lalu

    Sebagian Pekanbaru Gelap Gulita

    PEKANBARU (EKSPOSnews): PT PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKL) melakukan pemutusan listrik pada tujuh travo dengan tegangan 20 kilovolt di beberapa pemukiman di Kota Pekanbaru guna menghindari baha

  • 10 jam lalu

    Banjir Masih Genangi Sebagian Ruas Jalan Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Banjir akibat luapan Sungai Sail masih menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman di Kota Pekanbaru, Riau, hingga Jumat petang.Badan Jalan Bambu Kuning Kelurahan Rejo Sari,

  • 11 jam lalu

    Pekanbaru Primadona Pariwisata Sumatera

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengapresiasi perkembangan Kota Pekanbaru yang kini menjadi salah satu kota primadona di kawasan Sumatera Tengah sebagai destinasi pariwisa

  • 2 minggu lalu

    Taksi Uber Diuber-Uber di Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Organisasi Angkutan Darat (Organda) Riau memberikan apresiasi terhadap upaya penertiban yang dilakukan pemerintah daerah terhadap delapan taksi uber di wilayah Pekanbaru."Keber

  • 3 minggu lalu

    Razia Taksi Daring di Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Tim gabungan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru dan Dinas Perhubungan setempat merazia taksi daring atau "online" dengan melakukan penyisiran dilakukan di ruas

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak