Kamis, 27 Jun 2019

Kasus AIDS di Siak Melonjak

Oleh: marsot
Jumat, 10 Agu 2018 03:31
BAGIKAN:
istimewa.
AIDS/HIV.
SIAK (EKSPOSnews): Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Siak, Provinsi Riau terus mengalami peningkatan dari 164 kasus pada 2017 menjadi 194 kasus hingga pertengahan 2018.

"Pada tahun 2002 di Kabupaten Siak, hanya tercatat satu kasus AIDS saja, angkanya terus meningkat hingga periode triwulan I 2018 menjadi 194 kasus," ujar Asisten III Setdakab Siak, Jamaludin saat membukan Forum Group Diskusi (FGD) HIV dan AIDS bagi aparatur Pemerintah Kabupaten Siak di Siak, Kamis 9 Augustus 2018.

Dari 194 kasus tersebut, 104 orang diantaranya terpapar HIV dan 93 orang lainnya sudah ditahap AIDS.

"Ini bukanlah angka-angka yang menjadi retorika saja, akan tetapi merupakan angka yang harus disikapi dengan arif dan kerja keras dari semua pihak," ucapnya menyampaikan pesan Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Siak, Alfedri.

Dia sampaikan, apabila dihitung menggunakan rumus program HIV/AIDS, dimana satu orang penderita HIV akan ada 100 orang dibelakangnya sebagai pengikut. Berarti secara estimasi, di Kabupaten Siak telah ada kurang lebih 19.700 orang yang terinfeksi virus HIV, inilah yang disebut dengan fenomena gunung es.

Dilihat dari prevalensi HIV/AIDS di Kabupaten Siak, hampir semua golongan umur dan profesi telah terinfeksi HIV/AIDS. Bahkan ditemukan juga pada ibu rumah tangga, wiraswasta, guru, ASN, pelajar dan mahasiswa.

"Dapat kita simpulkan bahwa virus HIV/AIDS dapat menular kepada siapapun, tanpa melihat usia, status, ekonomi, intelektual dan profesi," kata Jamal.

Bahkan ibu rumah tangga menjadi penderita HIV/AIDS terbanyak yang terkena secara pasif. Selain itu kasus HIV/AIDS juga banyak didominasi kalangan usia produktif, yakni rentang umur 20 tahun hingga 49 tahun.

Dia sampaikan, Komisi penanggulangan AIDS (KPA), selaku salah satu unsur pemerintah yang diamanahkan untuk menanggulangi HIV AIDS telah berupaya semaksimal mungkin menekan kasus HIV/AIDS, berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan tetapi upaya-upaya tersebut tidak akan optimal tampa adanya peran serta dari semua elemen masyarakat.

"Kita ketahui bersama, bahwa tujuan utama dari penanggulangan HIV/AIDS adalah pemanfaatan secara optimal layanan pencegahan, perawatan dan mitigasi oleh Puskesmas dan Rumah Sakit sebagai penyedia layanan terdepan pelayanan HIV dan AIDS yang berkomprehensif dan berkesinambungan," kata Jamal.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Rusuh di Rutan Siak

    SIAK (EKSPOSnews): Kerusuhan di rumah tahanan kelas II B Siak Sri Indrapura, Riau, hingga hampir seluruh bangunannya dibakar oleh narapidana diduga akibat adanya tindak kekerasan yang dilakukan para p

  • 2 bulan lalu

    Baut Dicuri, Jembatan Siak IV Terpaksa Ditutup

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau mempertimbangkan untuk menutup sementara jembatan Siak IV yang baru saja diresmikan medio Maret 2019 lalu karena

  • 3 bulan lalu

    Jembatan Siak IV Sudah Dibuka untuk Umum

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Gubernur Riau Syamsuar menyatakan bahwa Jembatan Siak IV di Kota Pekanbaru sudah bisa digunakan oleh masyarakat.Syamsuar bersama sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Pekerjaan

  • 5 bulan lalu

    Bagaimana Mengelola Lahan Gambut Siak?

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Restorasi Gambut memfasilitasi diskusi kelompok terfokus antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan 17 lembaga swadaya masyarakat lingkungan "Sodagho Siak" dan akademisi dar

  • 9 bulan lalu

    Polres Siak Tangkap Buruh Pemerkosa Wanita

    SIAK (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Siak, Riau berhasil membekuk dua buruh yang telah memperkosa dan menganiaya DR (18) dan kekasihnya SR (20).Kapolres Siak AKBP Ahmad Davis diwakili Kasat Reskrim AKP

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99