Senin, 11 Des 2017

Ibu Rumah Tangga Rentan Terserang HIV/AIDS

Oleh: alex
Selasa, 05 Des 2017 19:22
BAGIKAN:
istimewa.
Ibu rumah tangga.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Kalangan ibu rumah tangga saat ini paling rentan terpapar virus HIV/AIDS karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan diketahui laju pertumbuhannya sangat cepat dibandingkan kelompok lain yakni 0,7 persen menjadi 2,0 persen.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes M Subuh di Palembang,  seusai peringatan Hari Aids, mengatakan data Kemenkes terbaru menunjukkan jumlah penderita HIV/AIDS ibu rumah tangga sudah mencapai 220 orang.

"Asal tahu saja jumlah ini bukan menggambarkan sebenarnya, karena seperti ketahui bahwa penderita HIV/AIDS layaknya fenomena gunung es. Artinya di atas 220 orang, tapi aslinya bisa dua kali lipat," kata Subuh, Selasa 5 Desember 2017.

Ia menjelaskan besarnya jumlah pengidap dari ibu rumah tangga ini karena posisi mereka yang tidak terlindungi.

Kondisi ini jauh berbeda dengan PSK yang justru menggunakan kondom saat berhubungan seksual.

"Ujung-ujungnya memang kembali pada perilaku seksual. Bagaimana setiap pasangan itu saling setia dan tidak berganti-ganti," ujar dia.

Kemenkes mencatat dari 220 IRT yang terkena HIV/AIDS, 78 persen tertular dari hubungan seks. Sementara, sisanya tertular melalui jarum suntik dan pemakaian narkoba.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin tak menyangkal mengapa ibu rumah tangga merupakan kelompok yang sangat tidak terlindungi.

"Jelas tidak mungkin dia (IRT) minta ke suaminya pakai kondom. Sementara di sisi lain, ternyata suaminya ini dengan orang lain juga," kata Alex.

Menurutnya, langkah paling efektif yakni menggencarkan sosialisasi ke masyarakat. Dirinya pun bersedia menjadi volunteer.

"Jangankan yang di desa, yang di kota saja masih belum tahu apa itu HIV/AIDS. Artinya sangat perlu disampaikan ke masyarakat mengenai cara pencegahannya, jika sudah terlanjur ya harus diberitahukan juga agar tidak menularkan ke orang lain," kata mantan Bupati Musi Banyuasin ini.

Sementara itu, pada tahun 2017 sekitar 7,5 juta orang di Indonesia telah diperiksa HIV/AIDS. Kemenkes RI menargetkan sebanyak 10 juta orang akan diperiksa tahun 2018 dan sebanyak 20 juta orang di tahun 2020.

Kemenkes juga telah menyiapkan sebanyak 300 ribu obat untuk Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) secara gratis. Obat tersebut di distribusikan kepada setiap Dinas Kesehatan Provinsi masing-masing daerah.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Penderita HIV/AIDS di Riau Melonjak

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat jumlah warga setempat yang mengidap penyakit HIV dan AIDS dalam kurun waktu 10 tahun mencapai 4.400 jiwa."Dalam 10 tahun penderita HIV/Ai

  • 2 minggu lalu

    Penyebaran HIV/AIDS di Waringin Timur Memprihatinkan

    SAMPIT (EKSPOSnews): Penularan penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah semakin memprihatinkan dan belakangan ini penderitanya terus bertambah dan menyerang generasi muda."

  • 4 minggu lalu

    Penderita HIV/AIDS di Palembang Mengkawatirkan

    PLEMBANG (EKSPOSnews): Komisi Penanggulangan AIDS Kota Palembang, Sumatera Selatan, mencatat 900 orang lebih terjangkit virus HIV dan dinyatakan positif AIDS hingga November 2017."Data penderita Human

  • 6 bulan lalu

    Operasi Cipta Kondisi Tekan HIV/AIDS

    SAMPIT (EKSPOSnews): Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan tim gabungan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, salah satunya bertujuan untuk menekan penularan penyakit HIV/AIDS yan

  • 7 bulan lalu

    Mucikari Online Tawarkan Mahasiswi, Janda, dan Ibu Rumah Tangga

    SEMARANG (EKSPOSnews): NYD (37), mucikari prostitusi dalam jaringan (daring) di Kota Semarang yang ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah biasa "menjajakan" mahasiswi hingga ib

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99