Jumat, 23 Feb 2018

Dinkes Kirim Vaksin ke Asmat

Oleh: marsot
Selasa, 16 Jan 2018 11:05
BAGIKAN:
istimewa.
Vaksin.
JAYAPURA (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mengirim 800 viral vaksin ke Kabupaten Asmat guna menangani wabah campak di daerah tersebut.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Papua dr Aaron Rumainum di Jayapura,  mengatakan permintaan vaksin dari Dinkes Asmat ke Dinkes Provinsi Papua juga sudah tiba di Agats pada 11 Januari 2018.

Aaron mengatakan vaksin yang dikirim ke Asmat sebanyak 800 viral vaksin, dan permintan vaksin lanjutan dari Dinkes Asmat ke Dinkes Provinsi sebanyak 300 viral vaksin akan dikirim pada hari Selasa (16/1) ini.

"Sudah dilakukan vaksinasi campak pada Dinkes Kabupaten Asmat pada 9 Januari 2018," katanya, Selasa 16 Januari 2018.

Menurut dia, Bupati Asmat telah menerjunkan empat tim ke empat distrik di wilayahnya, untuk melakukan penanganan terhadap wabah campak.

"Empat tim yang diturunkan mulai melakukan penanganan pelayanan kesehatan sejak 9 Januari 2018," ujarnya.

Tim yang dikirim oleh Bupati Asmat, Elisa Kambu sudah kembali pada Sabtu (13/1).

Sesungguhnya, tambah dia, spesimen campak itu sudah diambil pada 27 November 2017.

"Kita mendiagnosa campak, hasilnya diambil dan dikirim ke Surabaya, Jawa Timur, dan tanggal 23 November 2017 hasilnya positif campak," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    BANTUAN UNTUK SUKU ASMAT

    Bantuan yang dihimpun oleh Korem 083/BDJ bagi warga Papua yang terkena wabah gizi buruk diberangkatkan Sabtu 10 Februari 2018 melalui Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur.Berbagai kebutuhan sep

  • 2 minggu lalu

    Pernikahan Dini Masih Banyak di Asmat

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Menteri Sosial Idrus Marham mengakui jika pernikahan dini memang masih begitu banyak terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, dan ini menjadi salah satu persoalan tersendiri yang perl

  • satu bulan lalu

    Bio Farma Akan Produksi Vaksin Antidiferi

    BANDUNG (EKSPOSnews):  Perusahaan produsen vaksin PT Bio Farma (Persero) akan membuat antidifteri serum (ADS) yang diproduksi di dalam negeri dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan denga

  • satu bulan lalu

    Singkil Kehabisan Srok Vaksin Imunisasi

    SINGKIL (EKSPOSnews): Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, kehabisan stok vaksin imunisasi dasar lengkap karena telah melakukan imunisasi dadakan untuk usia 3 tahun hingga 16 t

  • 6 bulan lalu

    Mahasiswa UGM Kembangkan Pendeteksi Vaksin

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Lima mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengembangkan aplikasi pendeteksi keaslian vaksin yang ditujukan untuk menangkal peredaran vaksin palsu.Kelim

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99