Rabu, 27 Mei 2020

Cegah Penyakit Kanker Sejak Dini

Minggu, 28 Agu 2016 20:01
BAGIKAN:
ist
Kanker lambung.

SURABAYA (EKSPOSnews): Dokter spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Darah dan Kanker Made Putra Sedana Rumah Sakit Onkologi Surabaya menyatakan deteksi dini merupakan salah satu cara untuk menyembuhkan penyakit kanker.

"Dengan melakukan deteksi dini, maka seorang pasien akan mengetahui langkah-langkah apa yang harus dilakukan termasuk melakukan tindakan operasi untuk menyembuhkan penyakit tersebut," katanya usai pelaksanaan seminar awam bertajuk "Ada Apa Dengan Kemoterapi" di Rumah Sakit Onkologi Surabaya, Minggu 28 Agustus 2016.

Ia mengemukakan, saat ini ada kecenderungan pasien yang mengetahui dirinya terkena penyakit kanker stadium rendah enggan untuk melakukan tindakan yang disarankan oleh dokter seperti operasi.

"Ada yang berpikiran operasi, kemoterapi merupakan hal yang menakutkan. Belum lagi ditambah dengan adanya saran dari orang lain yang menyatakan jika penyakit itu bisa disembuhkan melalui pengobatan alternatif," katanya.

Baru kemudian, kata dia, setelah penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan, pasien itu selanjutnya datang ke dokter dan diketahui kalau penyakit yang dideritanya itu sudah memasuki stadium lanjut.

"Kurangnya pemahaman inilah yang menyebabkan penyakit kanker tersebut sulit disembuhkan. Padahal, kalau pasien tersebut mau menuruti saran dokter saat stadium rendah, kami optimistis penyakit tersebut bisa disembuhkan," katanya.

Sementara itu, Ahli Gizi  R Bambang W. yang juga menjadi narasumber dalam seminar tersebut mengatakan masalah kerontokan rambut, mual dan muntah merupakan salah satu efek samping yang kerap kali muncul saat melaksanakan kemoterapi.

"Namun demikian, ada beberapa bahan herbal yang bisa dikonsumsi oleh pasien sebelum melaksanakan kemoterapi untuk menghindari efek samping dari pelaksanaan kemoterapi tersebut," katanya.

Ia menjelaskan, beberapa jenis herbal yang bisa dikonsumsi tersebut di antaranya adalah penggunaan jahe, sereh, madu dan kacang hijau yang bisa dikonsumsi sebelum kemoterapi dilakukan.

"Selama ini, beberapa bahan tersebut terbukti untuk meminimalisir efek samping pengobatan kemoterapi. Namun demikian, untuk setiap orang hasilnya akan berbeda-beda," katanya.(ant)


  Berita Terkait
  • 10 bulan lalu

    Pernikahan Dini Harus Ditangani Serius

    JAKARTA (EKSPOSnews):  Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah menginginkan berbagai pihak khususnya pemerintah agar dapat menanggapi dengan serius berbagai kasus pernikahan anak yang masih

  • 11 bulan lalu

    Menekan Penderita Penyakit Kanker Serviks

    MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), berhasil menekan angka penderita kanker serviks dengan meningkatkan uji inspeksi visual asam asetat (IVA) bagi perempuan di kab

  • 12 bulan lalu

    Mengenal Kanker Darah yang Menyerang Ani Yudhoyono

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ibu Negara Republik Indonesia Periode 2004-2014 Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu 1 Juni 2019 di National University Hospital Singapura dalam perjuangannya melawan penyakit kanker d

  • 12 bulan lalu

    Ratusan Remaja Menikah Dini Setiap Hari

    MANADO (EKSPOSnews): Direktur Analisis Dampak Kependudukan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dra Hitima Wardhani MPH mengatakan sebanyak 375 remaja menikah di usia dini setia

  • tahun lalu

    Angka Perkawinan Dini di Sulawesi Tengah Mengkawatirkan

    PARIGI MOUTONG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan bahwa angka pernikahan dini atau nikah di bawah umur di provinsi tersebut cukup mengkhawatirkan."Perlu saya sampaikan bahwa

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99