Rabu, 23 Agu 2017

Cegah Kanker Rahim dengan Pemeriksaan IVA

Oleh: Marsot
Sabtu, 29 Apr 2017 07:39
BAGIKAN:
istimewa
Pemeriksaan kesehatan rutin.
KEDIRI (EKSPOSnews): Cegah kanker leher rahim atau serviks dilakukan, diantisipasi melalui pemeriksaan IVA, dan penyakit yang satu ini juga cukup mendapat perhatian bagi wanita di Kediri pada umumnya dan ruang lingkup Persit Kartika Chandra Kirana Kodim Kediri pada khususnya.

Pada pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) ini, Rudita Puspitasari didampingi Kasdim Kediri, Mayor Inf Joni Morwantoto dan Pasi Pers Kodim Kediri, Letda Bibit, bersama-sama memantau dan mendampingi calon pasien pemeriksaan IVA ini di RS DKT Kota Kediri yang berlokasi tepat didepan bantaran sungai Brantas, Jumat 28 April 2017.
 
"Kanker serviks sebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus) onkogenik, tipe 16 dan 18, dan mudah ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak sehat dan juga kontak tubuh lainnya. Faktor risiko pendukung terjadinya kanker leher rahim di antaranya kawin usia muda (dibawah 20 tahun), mitra seksual yang berganti-ganti, infeksi pada kelamin (Infeksi Menular Seksual), banyak melahirkan anak, merokok dan kekurangan vitamin A, C, atau E," jelas Krislina Herawati.
 
Tercatat 63 anggota Persit KCK Kodim Kediri turut menjalani pemeriksaan IVA ini. Untuk mempermudah sarana transportasi antar jemput, Kodim 0809/Kediri menyediakan 12 kendaraan yang berasal dari 12 Koramil jajaran Kodim Kediri untuk membantu kelancaran pemeriksaan IVA ini.
 
"Gejala Klinis Kanker leher rahim tidak menimbulkan keluhan atau gejala pada tahap awal, gejala klinis hanya terasa pada stadium kanker yang sudah lanjut, di antaranya keputihan yang berbau dan bercampur darah, pendarahan diluar haid, pendarahan saat berhubungan badan dan nyeri panggul. Leher rahim yang terpapar virus HPV berpotensi menjadi kanker dalam waktu 3-17 tahun, jika tidak dilakukan tindakan pencegahan. Mencegah kanker serviks jangan menunggu sampai gejala klinis datang. Yang paling efektif, segeralah lakukan pemeriksaan untuk deteksi dini kanker leher rahim secara rutin dan berkala minimal 3 tahun sekali, dengan cara "papsmear" yang sudah dikenal masyarakat Tes IVA," tutur Mayor Ckm Eko Lulut B.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak