Kamis, 26 Apr 2018
  • Home
  • Kesehatan
  • Bayi Meninggal Diduga karena Kelalaian Rumah Sakit Aceh Singkil

Bayi Meninggal Diduga karena Kelalaian Rumah Sakit Aceh Singkil

Oleh: marsot
Kamis, 15 Mar 2018 14:45
BAGIKAN:
istimewa.
Rumah sakit (ilustrasi).
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Mahasiswa menuntut Bupati Aceh Singkil dan kepolisian setempat mengusut kematian bayi dalam kandungan yang diduga akibat kelalaian tenaga medis rumah sakit daerah setempat.

Tuntutan tersebut disampaikan belasan mahasiswa yang tergabung Aliansi Mahasiswa Sekata Sepakat (AMSS) dalam unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Kamis 15 Maret 2018.

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa mengusung spanduk bertuliskan "Bupati, DPRK, Polres Aceh Singkil Jangan Buta Kasus Kematian Bayi di RS Aceh Singkil".

Selain itu, massa mahasiswa juga mengusung poster bertuliskan "Jelang milad Aceh Singkil bayi meninggal sebagai kadonya", "Obat RSUD Aceh Singkil jangan sampai membunuh pasien".

Aksi mahasiswa tersebut mendapat pengawalan ketat polisi. Unjuk rasa itu juga mendapat perhatian masyarakat yang lalu lalang di bundaran padat lalu lintas tersebut.

Zazang Nurdiansyah, koordinator aksi, menyatakan kejadian miris terjadi di RSUD Aceh Singkil. Di mana seorang bayi meninggal dunia dalam kandungan karena diduga akibat kelalaian pihak rumah sakit.

"Pihak rumah sakit harus bertanggung jawab atas kasus tersebut. Oleh karena itu, kami mendesak kepolisian, Bupati maupun DPRK Banda Aceh mengusut tuntas kasus kematian tersebut hingga tuntas," desak Zazang.

Zazang menambahkan, pihaknya juga mendesak Pemerintah Aceh Singkil lebih serius lagi memperhatikan rumah sakit setempat, baik fasilitas maupun pelayanannya.

"Banyak masalah yang terjadi di RSUD Aceh Singkil. Berbagai permasalahan terjadi di rumah sakit tersebut karena pelayanan yang kurang maupun fasilitas belum mencukupi," katanya.

Usai menyampaikan aspirasinya, belasan mahasiswa asal Kabupaten Aceh Singkil tersebut membubarkan diri serta meninggalkan Bundaran Simpang Lima dengan tertib.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kejari Awasi Pembangunan Rumah Sakit Tapaktuan

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Selatan akan mengawasi dan memonitoring pembangunan proyek gedung rawat inap senilai Rp30 miliar sumber DAK tahun 2018 di Badan Layanan Umum Dae

  • 2 bulan lalu

    Ketika Pasien BPJS Kesehatan Diusir dari Rumah Sakit

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitti Hikmawatty menyesalkan "pengusiran" pasien BPJS Kesehatan Wa Ode Baka dan bayinya yang baru lahir oleh petugas RSUD Raha, Sula

  • 3 bulan lalu

    Rumah Sakit Pelni Tingkatkan Sistem Pelayanan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Rumah Sakit Pelni Jakarta terus menciptakan inovasi dan cara kerja baru dalam dunia pelayanan kesehatan."Yang menjadi tantangan terbesar dalam perubahan sistem pelayanan kesehata

  • 3 bulan lalu

    Rumah Sakit Kumpul Pane Operasikan Peralatan CT Scan

    TEBING TINGGI (EKSPOSnews): Rumah sakit Umum Daerah Kumpulan Pane Tebing Tinggi, Sumatera Utara menambah satu alat pemindai berbagai penyakit berteknologi tinggi CT Scan dalam upaya meningkatkan layan

  • 3 bulan lalu

    Ada 2 kasus Pelecehan Seks di Rumah Sakit National Hospital Surabaya

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Jawa Timur menyebut ada kasus pelecehan seksual lain di Rumah Sakit National Hospital Surabaya selain kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum peraw

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99