Rabu, 19 Des 2018
  • Home
  • Kesehatan
  • Badan POM Temukan Bahan Berbahaya pada Makanan Berbuka

Badan POM Temukan Bahan Berbahaya pada Makanan Berbuka

Oleh: Marsot
Rabu, 31 Mei 2017 04:50
BAGIKAN:
istimewa
Badan POM.
PADANG (EKSPOSnews): Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumatera Barat menemukan bahan berbahaya di dua lokasi jajanan berbuka puasa di Kota Padang.

"Hari ini merupakan hari kedua pemeriksaan, hasilnya kami menemukan dua sampel minuman yang dijual pedagang mengandung bahan berbahaya," kata Kepala BBPOM Sumbar Zulkifli di Padang, Selasa 30 Mei 2017.

Menurut dia petugas menemukan zat rhodamin pada sampel cendol dan boraks pada jajanan es rumput laut.

Ia mengatakan hari ini pihaknya hanya mengambil delapan sampel yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. Dua unit sampel jajanan diambil di kawasan GOR H Agus Salim dan sisanya diambil di lokasi resmi yang disediakan oleh Pemkot Padang yakni di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol.

Zulkifli mengatakan, penemuan boraks pada rumput laut ini baru pertama kali ditemukan. Pihaknya akan mencari bagaimana rumput laut bisa mengandung boraks.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk menyelidiki persoalan ini," katanya.

Sementara Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pedagang yang menjual jajanan berbuka puasa di RTH Imam Bonjol.

Menurut dia sebelum berjualan di sini, para pedagang telah dibekali dengan materi-materi zat berbahaya yang tidak diperbolehkan dalam membuat makanan.

Apabila ditemukan ada pedagang yang sengaja menggunakan bahan berbahaya tentu akan diproses sesuai prosedur hukum.

"Itu berarti pembinaan yang dilakukan selama ini tidak berjalan dengan baik," kata Mahyeldi.

Dia mengatakan pemeriksaan yang dilakukan oleh BBPOM merupakan cara untuk memberikan keamanan kepada masyarakat dalam membeli makanan.

Ia meminta masyarakat untuk lebih selektif memilih makanan yang hendak dikonsumsi. Perhatikan ciri-ciri makanan dan kenali makanan itu terbuat dari zat apa saja.

Selanjutnya kepada para pedagang, ia berharap agar mereka mengikuti aturan dalam membuat makanan.

"Jangan menggunakan zat yang bisa membahayakan kesehatan pembeli," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Perkuat Kewenangan Badan POM

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus diperkuat agar perlindungan konsume

  • 2 tahun lalu

    Awas...Makanan di Yokyakarta Mengandung Bahan Berbahaya

    YOGYAKARTA (MM): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan 34 persen produk makanan beredar di lima pasar tradisional di daerah itu mengandung bahan berbahaya."Kandung

  • 2 tahun lalu

    Balai POM Diminta Tingkatkan Pengawasan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan meningkatkan pengawasan berbagai makanan dan minuman yang dijual pedagang di pasar tradision

  • 2 tahun lalu

    BPOM Pontianak Temukan Makanan Mengandung Borak

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kalimantan Barat menemukan pangan mengandung borak yang dijual di Pasar Juadah Ramadhan di Kabupaten Sambas."Di Sambas kami menemukan d

  • 2 tahun lalu

    BPOM Temukan Rhodamin pada Makanan Takjil

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Memasuki pekan kedua Ramadan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Pekanbaru berhasil menemukan zat berbahaya yakni rhodamin B pada kolak delima, es doger, bubur delima dan bor

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99