Jumat, 23 Agu 2019

Awasi Tempat Tinggal Anak Terkena HIV

Oleh: marsot
Sabtu, 16 Feb 2019 06:04
BAGIKAN:
istimewa.
Relawan HIV.
JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan melakukan pengawasan terhadap tempat tinggal anak-anak yang mengidap HIV di Solo, Jawa Tengah.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listiarty di Jakrta, menyebutkan, pengawasan ini dilakukan untuk memastikan informasi kalau anak-anak tersebut tinggal di tempat yang cukup terpelosok.

"Anak-anak ini ditempatkan di sebuah rumah yang cukup jauh dari kampung, tapi di dalam rumah tersebut kita belum sempat datangi, apakah ada semacam tempat bermain, seperti ada prosotan dan lain-lain. Mereka dijauhkan dari tempat penduduk yang lain," ucap Retno, Jumat 15 Februari 2019.

Dia menyebutkan, KPAI juga tengah memikirkan akses pendidikan yang layak untuk mereka.

Menurutnya, ada opsi homeschooling, tetapi metode ini mengedepankan peran orang tua. Sementara banyak orang tua dari anak-anak ini yang sudah meninggal dunia.

"Kan, kalau di sekolah itu peran sekolah dalam mendidik. Kalau homeschooling itu peran orangtua. Kalau misalnya anak ini sudah tidak ada orangtua dan tidak ada keluarga yang ingin merawat, sekarang bagaimana? Kalau anak-anak ini dikurung di rumah dan jauh dari penduduk mereka akan mengalami kesakitan," ucap dia.

Retno pun berharap anak-anak ini bisa dibiarkan tumbuh seperti anak lain dan tidak perlu didiskriminasi. "Dia masuk dalam sekolah, bisa belajar seperti anak yang lain dan potensi bisa dikembangkan," ucap dia.

Sebelumnya, 14 anak yang tinggal di Yayasan Lentera ditolak untuk bersekolah di SDN Purwotomo seiring dengan penolakan yang dilakukan oleh orang tua siswa lain.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya anak-anak tersebut bersekolah di SDN Bumi, namun "pascaregrouping" sejumlah sekolah, 14 anak ini dipindahkan ke SDN Purwotomo.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Memantau Talenta Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Praktisi pendidikan dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) Edy Suandi Hamid mengatakan guru bisa menjadi orang pertama dalam pemantauan talenta anak."Manajemen talenta

  • 2 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    KUALA KAPUAS (EKSPOSnews): Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, Taufik Riansyah (34) yang bekerja sebagai sekutiriti atau petugas keamanan di salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di daera

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

    SAMPANG (EKSPOSnews): Aparat Polres Sampang, Jawa Timur menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur, dan pelaku merupakan saudaranya sendiri, hingga menyebabkan korban hamil.Menurut Kapolres Sampan

  • 2 bulan lalu

    Kasus Pencabulan Anak di Boyolali

    BOYOLALI (EKSPOSnews): Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus pencabulan anak bawah umur dengan menangkap dua pelakunya di Dukuh Mranggen RT 07 RW 02 Desa Jenengan Kecamatan Sawit Boyolali.Menurut

  • 2 bulan lalu

    Pasangan Suami Isteri Pertontonkan Adegan Asusila kepada Anak-Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta polisi menindak tegas pasangan suami istri yang mempertontonkan adegan asusila kepada anak-anak di Kota Tasikmalay

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99