Rabu, 22 Mei 2019

Awas Wafer dan Biskuit Kedaluarsa

Oleh: marsot
Jumat, 05 Apr 2019 19:41
BAGIKAN:
istimewa.
Badan POM.
JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (Badan POM) menyita pangan segar dan pangan olahan ilegal, kedaluwarsa dan tidak memenuhi syarat sebesar 61 miliar rupiah dalam Operasi Opson VIII - 2019 yang dikoordinir International Criminal Police Organization (ICPO) Interpol.

Kepala Badan POM Penny K. Lukito menegaskan, temuan terbesar pada operasi kali ini adalah produksi minuman beralkohol ilegal dan pengemasan ulang pangan kedaluwarsa.

Operasi kali ini, banyak ditemukan makanan ringan seperti biskuit, wafer, dan sebagainya yang sudah kedaluwarsa, kemudian dikemas ulang dan diubah tanggal kedaluwarsanya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya, Jumat 5 April 2019.

Selain itu, Badan POM pun berhasil menyita 1.000 drum minuman beralkohol yang diproduksi secara ilegal di Jakarta Barat.

Tahun lalu, banyak korban jiwa akibat minuman beralkohol ilegal yang meresahkan masyarakat dan bisa merusak generasi bangsa. Karena itu, kita harus memutus mata rantai produksi dan distribusi minuman beralkohol ilegal ini," kata Penny.

Operasi Opson merupakan operasi global di bawah koordinasi ICPO Interpol yang berpusat di Lyon, Perancis. Operasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberantas jaringan kejahatan terorganisir dibalik perdagangan pangan segar dan pangan olahan ilegal dan/atau tidak memenuhi persyaratan.

Tahun ini adalah tahun keempat Indonesia berpartisipasi pada operasi yang telah digelar sebanyak delapan kali ini sejak 2011 lalu. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Badan POM ditunjuk sebagai National Coordinator Operasi Opson VIII- 2019.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Interpol Indonesia Napoleon Bonaparte mengatakan, pada operasi tahun ini hasil penangkapan mengalami peningkatan yang signifikan.

Tahun ini mengalami kenaikan hingga 100 persen. Kami sangat mengapresiasi kinerja Badan POM dalam mengatasinya," ujarnya.

Napoleon juga mengatakan, pasca Pemilihan Umum (Pemilu) nanti, pihaknya akan memperkuat lagi tim koordinasi Interpol Indonesia beserta kementerian yang terkait.

Dalam Operasi Opson ini, Badan POM bersama National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan, dan Perikanan, serta Kementerian Perdagangan turut serta memerangi tindak pidana di bidang pangan segar, olahan, dan atau tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan ini.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Tarik Barang Kedaluarsa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan produsen wajib menarik barang-barang kedaluarsa dari pasaran agar tidak merugikan konsumen.

  • tahun lalu

    Mie Kedaluarga Sebabkan Kerusakan Hati

    PADANG (EKSPOSnews): Pakar gizi Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, Masrul mengemukakan mengonsumsi mi kedaluwarsa dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kerusakan hati."Dalam kandun

  • tahun lalu

    Awas...Mie Kedaluarsa

    PADANG (EKSPOSnews): Wali Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku yang mengemas ulang mie kedaluwarsa yang diungkap Polda Sumbar pada

  • 2 tahun lalu

    E-KTP Berlaku Seumur Hidup Walaupun Dicantumkan Tanggal Kedaluarsanya

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta kembali menegaskan bahwa seluruh kartu tanda penduduk elektronik berlaku semur hidup meskipun di kartu tersebut masih m

  • 3 tahun lalu

    Awas, Obat Kedaluarsa Beredar Luas

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan keterlibatan petugas terkait pasokan obat kedaluarsa yang dijual apotik di Pasar Pramuka Jakarta Timur. "Kami harus dala

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99