Sabtu, 23 Feb 2019

Awas Plastik Hitam, Berbahaya!

Kamis, 10 Nov 2016 05:48
BAGIKAN:
ist
Badan POM.

KENDARI (EKSPOSnews): Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tenggara (Sultra) melarang masyarakat menggunakan kantong plastik berwarna hitam sebagai bungkus daging ataupun ikan karena bisa tercemar bahan kimia berbahaya.

"Kantong (kresek) hitam berbahaya untuk daging dan ikan karena hasil daur ulang," kata Kepala BPOM Sultra, Adillah Pababbari di Kendari, Rabu 9 November 2016.

Ia mengatakan, kantong plastik atau kresek berwarna hitam berasal dari plastik daur ulang yang berbahan berbagai macam plastik dengan proses yang kurang higienis.

"Kresek hitam termasuk kategori 'nonfood grade' (tidak memenuhi syarat kimia makanan). Karena berasal dari daur ulang beragam plastik, bisa mengandung logam berat, mikrobra, atau kandungan kimia berbahaya," katanya.

Menurut dia, makanan yang terkontaminasi kandungan logam berat akan berbahaya jika dikonsumsi karena tidak akan mampu dicerna jika masuk tubuh.

Untuk itu kata dia, kresek hitam cukup berbahaya jika dipakai sebagai bungkus makanan atau bahan makanan.

"Yang paling tepat dan aman untuk membungkus daging atau bahan makanan adalah plastik bening karena bukan hasil daur ulang," katanya.(ant)


  Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    Bahan Bakar dari Sawit Memang Harus Dikembangkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyatakan pemerintah serius menggarap riset terkait bahan bakar terbarukan dari minyak sawit untuk kemandirian energi dari dala

  • 15 jam lalu

    Cadangan Gas Ditemukan di Musi Bayuasin

    SEKAYU (EKSPOSnews): Cadangan gas ditemukan di Blok Sakakemang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang diperkirakan menjadi terbanyak nomor empat di dunia.Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Ale

  • 15 jam lalu

    Perambahan Hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat

    REJANG LEBONG (EKSPOSnews): Aksi perambahan hutan di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini menjadi penyebab kerusakan kawasan di da

  • 15 jam lalu

    Menggerebek Pelacuran di Malaysia

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) telah menggerebek satu tempat pelacuran di Bandar Puteri Puchong, Selangor, yang menjalankan aktivitas ilegal dengan menggunakan applikasi

  • 15 jam lalu

    Bebaskan Nelayan Aceh dari Tahanan Myanmar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Pemerintah Myanmar membebaskan 23 nelayan Aceh yang ditangkap otoritas negara itu pada 6 Februari

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99