Senin, 25 Mei 2020

Awas, Obat Kedaluarsa Beredar Luas

Kamis, 08 Sep 2016 04:28
BAGIKAN:
ist
Obat palsu.

JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan keterlibatan petugas terkait pasokan obat kedaluarsa yang dijual apotik di Pasar Pramuka Jakarta Timur.

"Kami harus dalami mengedarkan obat kedaluarsa sengaja atau tidak," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Fadil Imran di Jakarta, Rabu 7 September 2016.

Kombes Fadil mengatakan penyidik kepolisian membidik pelaku yang bertanggung jawab terhadap penjualan obat yang telah lewat batas waktu konsumsi tersebut.

Perwira menengah kepolisian itu berjanji akan menindak tegas para oknum petugas maupun penjual yang mengedarkan obat kedaluarsa.

Polisi akan memeriksa jalur peredaran obat kedaluarsa mulai dari produsen, agen, distributor hingga pemilik toko atau apotik dengan sanksi pidana hingga mencabut izin usaha.

Berdasarkan ketentuan, produsen mengawasi peredaran obat ketika ditemukan obat kedaluarsa maka pihak produsen menarik obat tersebut kemudian dimusnahkan bersama petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM).

Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya bersama Balai Besar POM DKI Jakarta menemukan sejumlah obat kedaluarsa di Pasar Pramuka pada Rabu (7/9).

Selain itu, polisi juga menemukan apotik yang menyimpan obat "expired" di Pasar Kramatjati Jakarta Timur.

Pemilik toko menjalankan modus mengganti tanggal masa kedaluarsa selanjutnya disimpan dan diperjualbelikan kepada masyarakat.(ant)


  Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Pengedar Obat Kedaluarsa Harus Ditindak Tegas

    DEPOK (EKSPOSnews): Ekonom Universitas Indonesia (UI) Rizal Edi Halim meminta aparat berwenang menindak tegas pelaku yang mengedarkan obat-obat kedaluwarsa, agar tidak terjadi lagi. "Perp

  • 4 tahun lalu

    Obat Kedaluarsa Beredar di Bangka Selatan

    TOBOALI (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menemukan obat kedaluwarsa senilai Rp1,4 miliar di sembilan puskesmas. "Obat-obatan kada

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99