Sabtu, 20 Okt 2018

Awas...Mie Kedaluarsa

Oleh: Jallus
Kamis, 07 Des 2017 18:10
BAGIKAN:
istimewa.
Mie.
PADANG (EKSPOSnews): Wali Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku yang mengemas ulang mie kedaluwarsa yang diungkap Polda Sumbar pada Senin (4/12).

"Pengawasan yang kita lakukan selama ini belum baik sehingga terjadi peristiwa ini. Saya minta kepada seluruh pihak terkait termasuk kepolisian, BBPOM untuk melindungi masyarakat dari makanan berbahaya," katanya di Padang, Kamis 7 Desember 2017.

Pihaknya selama ini tidak mengetahui kemana mie kedaluwarsa ini di buang oleh perusahaan, ternyata oleh pelaku ditukar kemasan dan dijual kembali.

"Ini merupakan tugas bersama dalam menjaga keamanan pangan masyarakat Kota Padang, dengan koordinasi tentu penyimpangan seperti ini dapat diketahui," kata dia.

Ia meminta seluruh lembaga terkait dapat bekerja dengan baik, berkelanjutan dan tidak angin-anginan dalam melakukan pengawasan makanan Apabila masyarakat mengonsumsi mie kedaluwarsa akan membahayakan kesehatan masyarakat dan membuat biaya kesehatan bertambah besar.

"Kita ingin tidak ada lagi penyimpangan seperti ini terjadi lagi di Kota Padang untuk itu pengawasan harus lebih ditingkatkan," tambah dia.

Sebelumnya Polda Sumbar mengamankan sebanyak 195 karung mie instan kedaluwarsa milik PT Padang Distribusindo Raya (PDR) yang diduga dikemas ulang untuk dijual kembali.

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat terkait aktivitas ini, kami berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) dalam melakukan penyelidikan ke lokasi," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul KS.

Pihaknya menemukan beberapa barang mencurigakan di gudang milik PT PDR di Jalan Bypass kilometer 9, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Pengakuan dari perusahaan, mie tersebut akan dijual kembali untuk pakan ternak dan hal ini tidak diperkenankan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Narkoba Asal Tiongkok Beredar di Indonesia

    MEDAN (EKSPOSnews): Gerakan Nasional Anti Narkotika Sumatera Utara mensinyalemen narkoba yang banyak beredar di Indonesia berasal dari Tiongkok.Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumut

  • 3 bulan lalu

    Buku Penerbit Yang Diblacklist Pemerintah Beredar di Bondowoso, Pasuruan, dan Tuban

    BONDOWOSO (EKSPOSnews): Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Jawa Timur (Jatim) mengungkap beredarnya buku2 dari penerbit yang diblacklist pemerintah di kabupaten Bondowoso, Pasuruan dan Tuban."Ironisnya

  • 7 bulan lalu

    Barang Beredar Banyak Tak Sesuai SNI

    JAMBI (EKSPOSnews): Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLKI) Perwakilan Provinsi Jambi, menyayangkan banyaknya barang-barang yang beredar di masyarakat tidak sesuai dengan Standar Nasional Indones

  • 10 bulan lalu

    Mie Kedaluarga Sebabkan Kerusakan Hati

    PADANG (EKSPOSnews): Pakar gizi Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat, Masrul mengemukakan mengonsumsi mi kedaluwarsa dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kerusakan hati."Dalam kandun

  • tahun lalu

    Awas Beras Oplosan

    MEDAN (EKSPOSnews): Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sumatera Utara minta kepada masyarakat agar tetap mewaspadai beras oplosan yang kemungkinan masih banyak beredar di super market, pasar t

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99