Rabu, 18 Jul 2018

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Batang Tinggi

Oleh: alex
Selasa, 03 Jul 2018 20:14
BAGIKAN:
istimewa.
Jenazah di rumah sakit.
BATANG (EKSPOSnews): Angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, hingga Juni 2018 sudah mencapai 10 orang sehingga jumlahnya diperkirakan masih bertambah.

Bupati Batang, Wihaji di Batang, mengatakan bahwa pemkab sudah menugaskan para bidan terjun ke desa-desa untuk memantau ibu hamil.

"Saya sudah perintahkan pada bidan-bidan desa untuk mengintensifkan program Pemerintah Provinsi Jateng untuk 'nginceng' orang hamil. Ini penting dan bagian dari mengamati apabila terjadi permasalahan pada orang hamil," ujarnya, Selasa 3 Juli 2018.

Ia meminta pada bidan untuk mendampingi ibu hamil agar tidak ada lagi terjadi kasus saat mereka melahirkan meninggal dunia.

Saat ini, tambah dia setiap desa sudah memiliki bidan desa yang siap membantu mendeteksi permasalahan ibu hamil dan melahirkan."Saya berharap jangan sampai ada kematian ibu gara-gara melahirkan meninggal dunia. Apabila memang ada permsalahan harus bersinergi dengan puskesmas dan rumah sakit," lanjutnya.

Ia mengemukakan jumlah bayi lahir dengan kondisi kurang gizi atau stunting yang cukup banyak di daerah ini karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang pola hidup sehat yang salah.

"Banyak orang hamil karena tradisi menghindari atau melarang makan yang seharusnya asupan makanananya harus banyak dan bergizi. Ada persepsi masyarakat yang masih salah yang melarang ibu hamil makan makanan tertentu padahal banyak gizinya," jelasnya.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Batang, Yayan Nuryanah mengatakan upaya IBI mengurangi angka kematian ibu melahirkan terus dilakukan yaitu melalui sosialisasi tentang pengetahuan nutrisi makanan ibu hamil.

Saat ini, kata dia ada pendapat warga di pelosok desa terhadap pantangan makanan yang melarang ibu hamil atau melahirkan maka makanan yang sebenarnya memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi.

"Ada ibu melahirkan hanya diperbolehkan makan nasi dan krupuk usek atau ngasrep. Oleh karena melalui sosialisasi tentang pentingnya pendidikan kesehatan pada ibu hamil dan menyusui harus tetus digencarkann oleh bidan desa," tambahnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 12 bulan lalu

    Angka Kematinan Ibu di Musi Bayuasin Rendah

    MUSI BAYUASIN (EKSPOSnews): Angka kematian ibu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan tergolong rendah yakni hanya sembilan orang meninggal dunia saat melahirkan setiap tahunnya."Angka kematian

  • tahun lalu

    Bidan Banyak, Kok Kematian Ibu Melahirkan Meningkat?

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti mengatakan fenomena saat ini semakin banyak lulusan profesi bidan justru a

  • tahun lalu

    Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sulawesi Tenggara Melonjak

    KENDARI (EKSPOSnews): Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara Asrum Tombili mengatakan angka kematian ibu melahirkan di daerah itu tahun 2016 meningkat dari tahun sebelumnya."Selama tahun 2016 sebany

  • 2 tahun lalu

    Menekan Angka Kematian Ibu Melahirkan

    PANYABUNGAN (EKSPOSnews): Program "Sijari Emas" Kementerian Kesehatan dalam dua tahun terakhir dinilai cukup berhasil menekan angka kematian ibu pasca melahirkan di Kabupaten Mandailing N

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99