Rabu, 21 Agu 2019

Anak Harus Diberi Sarapan

Oleh: marsot
Rabu, 10 Apr 2019 18:51
BAGIKAN:
Anak sedang memasak.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kemampuan kinestetik anak  dapat terganggu jika anak tidak sarapan pagi, kata Komisioner KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) bidang kesehatan dan Napza Sitti Hikmawatty di Jakarta.

Sitti yang pernah melakukan penelitian tentang pengaruh sarapan terhadap anak telah melakukan uji coba untuk kemampuan kinestetik anak seperti lari sprint, tangkap bola dan juga terkait ketahanan tubuh, hasilnya anak yang tidak sarapan gerakannya cenderung lambat.

Kemampuan kinestetik adalah kecerdasan dalam melakukan gerakan tubuh serta kemampuan memahami pelajaran dalam praktik langsung.

"Penemuan di lokasi tersebut, 30 persen anak juga mengalami malnutrisi terkait pola makan yang tidak teratur," kata Sitti, Rabu 10 April 2019.

Dia mengatakan banyak orang tua yang abai terhadap sarapan anaknya, padahal sarapan merupakan waktu makan utama selain makan siang dan makan malam.

Dia mengatakan, sarapan harus dapat mencukupi 30 persen kebutuhan gizi harian anak, dia juga menyarankan untuk menyiapkan makanan pagi yang sederhana.

Menurut Sitti, ada rumus 3J yang dapat digunakan untuk mengatur pola makan, yaitu: jumlah makanan harus sesuai kalori yang dibutuhkan tubuh, jenis makanan harus beranekaragam dan jadwal makan harus tetap yaitu makan pagi, siang, malam dan dua kali makan selingan.

Dia pun tidak menyarankan orang tua membawakan bekal untuk anak sebagai pengganti sarapan, karena bekal berfungsi untuk mengontrol agar anak makan makanan yang sehat dan tidak jajan sembarangan.

"Kalau dia bawa bekal lalu melewatkan sarapan, itu tidak baik, misalnya dia terakhir makan malam pukul 19.00 WIB, tidur selama delapan jam, lalu tidak sarapan dan baru sarapan setelah pukul 10.00 WIB, berarti ada sekitar 15 jam lambungnya tidak terisi makanan. Hal itu dapat menyebabkan pengikisan lambung," kata dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Memantau Talenta Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Praktisi pendidikan dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) Edy Suandi Hamid mengatakan guru bisa menjadi orang pertama dalam pemantauan talenta anak."Manajemen talenta

  • 2 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    KUALA KAPUAS (EKSPOSnews): Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, Taufik Riansyah (34) yang bekerja sebagai sekutiriti atau petugas keamanan di salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di daera

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

    SAMPANG (EKSPOSnews): Aparat Polres Sampang, Jawa Timur menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur, dan pelaku merupakan saudaranya sendiri, hingga menyebabkan korban hamil.Menurut Kapolres Sampan

  • 2 bulan lalu

    Kasus Pencabulan Anak di Boyolali

    BOYOLALI (EKSPOSnews): Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus pencabulan anak bawah umur dengan menangkap dua pelakunya di Dukuh Mranggen RT 07 RW 02 Desa Jenengan Kecamatan Sawit Boyolali.Menurut

  • 2 bulan lalu

    Pasangan Suami Isteri Pertontonkan Adegan Asusila kepada Anak-Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta polisi menindak tegas pasangan suami istri yang mempertontonkan adegan asusila kepada anak-anak di Kota Tasikmalay

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99