Kamis, 21 Feb 2019
  • Home
  • Kesehatan
  • 16 Rumah Sakit di Riau Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

16 Rumah Sakit di Riau Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Sabtu, 16 Jul 2016 03:17
BAGIKAN:
ist
BPJS Kesehatan.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Sebanyak 16 rumah sakit di Provinsi Riau sampai Juni 2016 sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk melayani peserta jaminan sosial itu.

"Bahkan dalam waktu dekat akan bergabung lagi sebanyak dua rumah sakit, yakni Sumatera Eye Centre di Jalan Arifin Achmad dan klinik Haemodalisa untuk pelayanan cuci darah Pekanbaru yang sudah merampungkan seluruh persyaratan kerjasama," kata Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Kota Pekanbaru, Chandra Nurcahyo di Pekanbaru, Jumat 15 Juli 2016.

Menurut Chandra, kedua rumah sakit itu saat ini sudah memegang perjanjian kerja sama dan dalam dua hari ke depan semua berkas perjanjian kerja sama sudah dilengkapi.

Ia mengatakan, keberadaan rumah sakit akan terus ditambah guna memudahkan pasien peserta JKN KIS mendapatkan banyak pilihan dalam mendapatkan layanan kesehatan.

"Artinya hingga Juli 2016 sudah ada sebanyak 18 RS dari 28 RS yang beroperasi di Riau untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan," katanya.

Sementara itu, kerja sama yang dilakukan antara lain rumah sakit terkait harus memenuhi kelengkapan sejumlah persyaratan menyangkut fasilitas kesehatan, tenaga medis dan dokter spesialis. Berikutnya bakal menyusul rumah sakit yang bekerjasama adalah RS A Yani dan Lancang Kuning.

Sedangkan rumah sakit lainnya seperti RS Santa Maria yang termasuk terbaik untuk tingkat Sumatera itu, kini juga sedang merampungkan persiapan mereka untuk menyetujui kesepakatan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Selama ini RS Santa Maria dinilai telah memberikan pelayanan terbaik bagi pasien termasuk pada IGD dengan sejumlah ketersediaan peralatan medis dan tenaga medis memadai, kendati belum menyatakan siap bekerjasama dengan BPJS Kesehatan," katanya.(ant)

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Riau Dapat Tambahan Dana

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Provinsi Riau mendapat tambahan alokasi dana sebesar Rp1 triliun untuk dana alokasi khusus (DAK) fisik dan dana desa pada 2019."Alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendap

  • 3 minggu lalu

    Konflik Lahan di Riau Merisaukan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): LSM Scale Up meminta pemerintah membentuk unit khusus menangani resolusi konflik agraria, karena kasusnya di Provinsi Riau terus meningkat selama tiga tahun terakhir dan luas l

  • 2 bulan lalu

    Sofyan Basir Diduga Terlibat dalam Kasus PLTU MT RIAU-1

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengungkap percakapan "whatsaap" soal peran Direktur Utama PLN Sofyan Basir untuk meloloskan proyek "Independent Power Producer" (IPP) Pembangkit Li

  • 2 bulan lalu

    Kejati Riau Tahan Pengemplang Pajak

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Riau menahan seorang pengusaha yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka mengemplang pajak hingga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp700 juta oleh

  • 4 bulan lalu

    Polda Riau Tahan Pengusaha Galangan Kapal

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau menahan seorang pengusaha galangan kapal yang terlibat dalam penadahan kayu-kayu hasil perambahan hutan sebagai bahan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99