Kamis, 17 Agu 2017

Presiden Tinjau Ruas Tol Pekanbaru-Dumai

Oleh: Agung
Minggu, 23 Jul 2017 17:09
BAGIKAN:
setpres.
Joko Widodo, Presiden RI.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai, yang berada di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

"Jadi tol Pekanbaru-Dumai ini sudah dikerjakan, dimulai enam bulan yang lalu, dan sekarang ini pada proses 'land clearing', proses pembebasan lahan," kata Presiden saat meninjau proyek pembangunan jalan di Kabupaten Kambar, Riau, Minggu 23 Juli 2017.

Presiden didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Presiden juga melihat langsung lokasi proyek yang seluruhnya masih dalam proses pengurukan sehingga belum diaspal dan berbalut tanah merah.

Lokasi tersebut berada di Kelurahan Muara Fajar dan membelah perkebunan sawit.

"Saat ini untuk pembebasan lahan sudah pada posisi 47 persen, bayarnya memang telat, tapi bisa cepat sekali karena dibantu dari Menteri BPN (Badan Pertanahan Nasional), dibantu juga gubernur, dari Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, dan sebagai pelaksana di lapangan Hutama Karya juga, jadi cepat sehingga memang dalam enam bulan sudah 47 persen dari total 131 kilometer panjang dari Dumai-Pekanbaru," ungkap Presiden.

Nilai investasi pembangunan jalan tol tersebut menurut Presiden sekitar Rp15 triliun dengan target penyelesaian pembayaran tanah pada Agustus 2017.

"Target (pembangunan) selesai kira-kira akhir 2019, insya Allah," tambah Presiden.

Selain jalan tol Pekanbaru-Dumai, pemerintah juga berencana membangun jalan tol yang menghubungkan antara Pekanbaru-Padang, Sumatera Barat.

"Memang tadi sudah ada penetapan lokasi tol Pekanbaru-Padang, tapi tadi baru diskusi di lapangan lokasinya ingin kita geser. Lokasi akan kita ubah agar lebih dekat kemudian pembebabasan tanah akan lebih mudah karena tanahnya tanah BUMN, lebih dekat, hanya membuat terowongan sedikit, saya kira hal ini juga mulai akan dikerjakan akhir tahun dimulai juga," jelas Presiden.

Presiden mengakui bahwa jalan tol trans-Sumatera yang menghubungkan Lampung hingga Aceh masih membutuhkan banyak kerja keras.

"Ini kan pekerjaan besar dari Lampung sampai ke Aceh tapi kalau kita lihat tadi sudah bergeraknya cepat sekali. Saya dapat laporan dari Dirut Hutama Karya cepat sekali (perkembangannya), kira-kira Aceh mulai tahun depan. Jadi tahun depan akan berurut (pembangunan tol)," tambah Presiden.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Presiden Minta Kasus Novel Segera Dirampungkan

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta agar kasus teror yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan dirampungkan dalam waktu sesegera mungkin."Saya sampaikan untuk segera, saya perintahkan

  • 3 minggu lalu

    Presiden Bagikan Sertifikat Tanah di Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo membagikan 6.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Riau, dalam upaya memberikan kepastian hukum kepada pemilik atas tanah miliknya agar dikemudian hari ti

  • satu bulan lalu

    Putra Presiden Jokowi Dilaporkan ke Polisi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Macam-macam saja ulah orang sekarang ini. Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pengarep dilaporkan ke Polres Bekasi Kota atas dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian yan

  • 2 bulan lalu

    Presiden Bagikan Sertifikat di Cilacap

    CILAPCAP (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo membagikan 2.550 sertifikat tanah untuk masyarakat di empat kabupaten di Jawa Tengah, yakni Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga dan Wonosobo.Presiden Joko Wi

  • 2 bulan lalu

    Presiden Resmikan Lanud Wiriadinata Jadi Bandara Komersial

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meresmikan pemanfaatan Lanud Wiriadinata di Tasikmalaya, Jawa Barat, sebagai bandara umum yang dapat digunakan untuk penerbangan komersial."Saya melihat, di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak