Rabu, 20 Sep 2017

Presiden Resmikan Rumah Bersubsidi

Oleh: Alex
Jumat, 05 Mei 2017 04:42
BAGIKAN:
istimewa
Presiden Joko Widodo.
CIKARANG (EKSPOSnews): Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang berada di Perumahan Villa Kencana Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Perumahan ini dibangun dengan lahan seluas 105 hektare. Dengan total keseluruhan yang direncanakan 8.749 dan hingga saat ini baru 4.734 rumah," katanya di Cikarang, Kamis 4 Mei 2017.

Selain itu, bila dilihat dari harga cukup terjangkau sebesar Rp112-114 juta dengan tipe yang diberikan tipe 25 dan luas tanah 60 meter persegi.

Menurut dia, dalam pembangunan ini pemerintah pusat memberikan bantuan uang muka Rp4.000.000 per unit rumah. Dan perumahan ini memang dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki tempat tinggal.

Pembangunan ini adalah salah satu program sejuta rumah yang menggunakan tema kesederhanaan. Tentunya pembangunan perumahan ini juga dilengkapi fasilitas olahraga, masjid, sekolah, dan rumah sakit.

Namun, Bank Tabungan Negara hanya membebankan kepada masyarakat dengan uang muka sebesar satu persen atau sekitar Rp1.120.000 dengan cicilan per bulan Rp800.000.

Selain itu, bagi masyarakat untuk mendapatkan kemudahan kredit bisa melalui skema KPR bersubsidi, atau kemitraan bank BTN dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dengan aja tersebut masyarakat bisa mempunyai rumah senilai maksimal Rp500 juta dengan uang muka satu persen dan bunga KPR sebesar lima persen serta dapat dicicil selama 20 tahun.

Ia menambahkan masyarakat dapat menggunakan skema lainnya melalui KPR mikro untuk memiliki atau merenovasi rumah dengan plafon kredit sebesar Rp75 juta.

Kredit bagi pekerja ada dua golongan, diantaranya tidak tetap berkisar Rp1.800.000 hingga Rp2.800.000 dengan uang muka sebesar satu persen dan skema angsuran yang bisa dibayar harian atau mingguan.

"Tentunya dengan harga sebesar itu yang disesuaikan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) bukanlah menjadi masalah utama," katanya.

Joko Widodo menjelaskan dengan adanya program sejuta rumah ini, masyarakat diminta untuk lebih memanfaatkannya dengan baik.

Selain itu dalam cicilan rumah hanya berkisar antara Rp800.000 hingga Rp900.000, tentunya itu bukan menjadi masalah yang besar. Secara umum masyarakat yang membeli berpenghasilan sebesar Rp3.000.000 hingga Rp3.800.000, dengan nilai penghasilan itu sudah dapat dipastikan aman.

"Sebenarnya dalam pembangunan ini lebih murah dibandingkan perumahan yang ada di Karawang, Jawa Barat," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Presiden Serahkan Sertifikat di Sukabumi

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyerahkan sebanyak 5.500 sertifikat tanah kepada masyarakat di Sukabumi, Jawa Barat."Setahun biasanya mengeluarkan 500 ribu sertifikat seluruh Indonesia.

  • 4 minggu lalu

    Penghina Presiden dan Kapolri Miliki 30 Akun Palsu

    MEDAN (EKSPOSnews): Tersangka MBF (18) warga Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, yang diduga menghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ternyata memiliki 30 akun palsu.Kasat

  • 2 bulan lalu

    Presiden Minta Kasus Novel Segera Dirampungkan

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta agar kasus teror yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan dirampungkan dalam waktu sesegera mungkin."Saya sampaikan untuk segera, saya perintahkan

  • 2 bulan lalu

    Presiden Bagikan Sertifikat Tanah di Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo membagikan 6.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Riau, dalam upaya memberikan kepastian hukum kepada pemilik atas tanah miliknya agar dikemudian hari ti

  • 2 bulan lalu

    Presiden Tinjau Ruas Tol Pekanbaru-Dumai

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai, yang berada di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau."Jadi tol Pekanbaru-Dumai ini sudah dikerjakan, dimulai

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak