Selasa, 26 Mei 2020

Presiden Resmikan Rumah Bersubsidi

Oleh: Alex
Jumat, 05 Mei 2017 04:42
BAGIKAN:
istimewa
Presiden Joko Widodo.
CIKARANG (EKSPOSnews): Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang berada di Perumahan Villa Kencana Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Perumahan ini dibangun dengan lahan seluas 105 hektare. Dengan total keseluruhan yang direncanakan 8.749 dan hingga saat ini baru 4.734 rumah," katanya di Cikarang, Kamis 4 Mei 2017.

Selain itu, bila dilihat dari harga cukup terjangkau sebesar Rp112-114 juta dengan tipe yang diberikan tipe 25 dan luas tanah 60 meter persegi.

Menurut dia, dalam pembangunan ini pemerintah pusat memberikan bantuan uang muka Rp4.000.000 per unit rumah. Dan perumahan ini memang dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki tempat tinggal.

Pembangunan ini adalah salah satu program sejuta rumah yang menggunakan tema kesederhanaan. Tentunya pembangunan perumahan ini juga dilengkapi fasilitas olahraga, masjid, sekolah, dan rumah sakit.

Namun, Bank Tabungan Negara hanya membebankan kepada masyarakat dengan uang muka sebesar satu persen atau sekitar Rp1.120.000 dengan cicilan per bulan Rp800.000.

Selain itu, bagi masyarakat untuk mendapatkan kemudahan kredit bisa melalui skema KPR bersubsidi, atau kemitraan bank BTN dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dengan aja tersebut masyarakat bisa mempunyai rumah senilai maksimal Rp500 juta dengan uang muka satu persen dan bunga KPR sebesar lima persen serta dapat dicicil selama 20 tahun.

Ia menambahkan masyarakat dapat menggunakan skema lainnya melalui KPR mikro untuk memiliki atau merenovasi rumah dengan plafon kredit sebesar Rp75 juta.

Kredit bagi pekerja ada dua golongan, diantaranya tidak tetap berkisar Rp1.800.000 hingga Rp2.800.000 dengan uang muka sebesar satu persen dan skema angsuran yang bisa dibayar harian atau mingguan.

"Tentunya dengan harga sebesar itu yang disesuaikan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) bukanlah menjadi masalah utama," katanya.

Joko Widodo menjelaskan dengan adanya program sejuta rumah ini, masyarakat diminta untuk lebih memanfaatkannya dengan baik.

Selain itu dalam cicilan rumah hanya berkisar antara Rp800.000 hingga Rp900.000, tentunya itu bukan menjadi masalah yang besar. Secara umum masyarakat yang membeli berpenghasilan sebesar Rp3.000.000 hingga Rp3.800.000, dengan nilai penghasilan itu sudah dapat dipastikan aman.

"Sebenarnya dalam pembangunan ini lebih murah dibandingkan perumahan yang ada di Karawang, Jawa Barat," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 12 bulan lalu

    Jangan Rendahkan MK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta tidak ada pihak-pihak yang merendahkan Mahkamah Konstitusi (MK), yang merupakan institusi negara yang sah."Jangan senang merendahkan sebuah institusi

  • 12 bulan lalu

    Ketika Pemilik Warung yang Dijarah Massa Ketemu Presiden

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ismail (68), pemilik warung kopi dan mie rebus di Perempatan Sabang, Jakarta Pusat, yang menjadi korban penjarahan saat aksi ricuh 22 Mei, mengaku tak menyangka bisa bertemu Pres

  • 12 bulan lalu

    KPU Tetapkan Calon Presiden Terpilih

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum RI segera menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih setelah menyampaikan hasil rekapitulasi nasional penghitungan suara Pemilu 2019 di

  • 12 bulan lalu

    Presiden Angkat Pansel Pimpinan KPK

    KUTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menetapkan sembilan orang sebagai panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023."Pansel tersebut dibentuk untuk menjamin kualit

  • 12 bulan lalu

    Presiden Segera Umumkan Nama Pansel Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo mengatakan segera mengumumkan nama-nama anggota Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Nanti kalau sudah diumumkan silakan dibaca," kat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99