Selasa, 18 Jun 2019

Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah kepada Masyarakat Bangka Belitung

Oleh: Jallus
Kamis, 14 Mar 2019 13:19
BAGIKAN:
istimewa.
Sertifikat.
PANGKAL PINANG (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat di Provinsi Bangka Belitung untuk menghindari sengketa.

"Yang masuk ke telinga saya sengketa tanah, sengketa lahan, konflik tanah, dan konflik lahan, ada tetangga dengan tetangga, ada masyarakat dengan masyarakat, ada antarsaudara, ada masyarakat dengan pemerintah, atau masyarakat dengan perusahaan karena apa? Masyarakat tidak pegang sertifikat tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki," kata Presiden Jokowi di GOR Sahabudin, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis 14 Maret 2019.

Dirinya sering mendapat pengaduan dari warga tentang masalah sengketa kepemilikan tanah saat kunjungan ke daerah.

Sengketa itu tidak saja antarwarga, tetapi juga antara masyarakat dengan institusi, baik perusahaan maupun pemerintahan.

Presiden menjelaskan jika masyarakat ingin menggunakan sertifikat tanah untuk agunan pinjaman ke bank maka harus mengalkulasi usaha dan angsuran secara matang.

Presiden mengingatkan masyarakat untuk tidak membeli hal yang konsumtif, melainkan dimanfaatkan sebagai modal usaha maupun keperluan produktif.

"Sebulan untung Rp5 juta ditabung, sebulan lagi untung Rp3 juta ditabung. Alhamdulillah ada untung lagi Rp6 juta ditabung lagi. Alhamdulillah. Kalau numpuk-numpuk (keuntungan, red.) setelah itu ini mau digunakan untuk beli apa silakan, tapi jangan sampai dari uang modal pinjaman tadi, jangan," katanya.

Presiden menjelaskan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terus mempercepat penyerahan sertifikat hak atas tanah.

Pada 2017 pemerintah telah menyerahkan 5,4 juta sertifikat tanah, sedangkan pada pada 2018 targetnya tujuh juta penyerahan sertifikat terlampaui menjadi 9,4 juta di seluruh Tanah Air

Presiden menargetkan pada 2019 pemerintah dapat menyerahkan sembilan juta sertifikat.

Dalam acara itu, telah diserahkan 2.500 sertifikat dan secara simbolis diberikan kepada 12 orang, yakni Asna Situmorang seorang pensiunan, Arifin (tukang jahit), Untung Rahmad (pensiunan), Ernilawati (pensiunan), Sopiyah (ibu rumah tangga), dan Mia Sumiati (ibu rumah tangga).

Selain itu, Elsen Wongi Djo (petani), Tjung Khin Set (buruh harian), Asion (ibu rumah tangga), Jambi (buruh harian), Pardi (buruh harian lepas), dan Sumsima (buruh harian lepas).

Mereka berkesempatan maju ke atas panggung menerima sertifikat tanah secara simbolik dari orang nomor satu di Indonesia itu.

Menurut data Kementerian Agraria dan Tata Ruang, dalam acara itu hadir 2.081 orang terdiri atas 806 penerima sertifikat dari Kota Pangkal Pinang, 924 penerima dari Kabupaten Bangka, dan 351 orang dari Kabupaten Bangka Tengah.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Presiden Segera Umumkan Nama Pansel Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo mengatakan segera mengumumkan nama-nama anggota Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Nanti kalau sudah diumumkan silakan dibaca," kat

  • satu bulan lalu

    Warga Tenang Setelah Mendapat Sertifikat Tanah

    JAMBI (EKSPOSnews): Program sertifikasi tanah memberikan kepastian hukum dan ketenangan kepada masyarakat Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi yang menerima bantuan legalitas kepemilikan tanah itu."De

  • 3 bulan lalu

    Perceraian di Bangka Belitung Tinggi

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mewajibkan calon pengantin memiliki sertifikat siap nikah, guna menekan angka perceraian di daerah itu."Saat ini an

  • 4 bulan lalu

    Pemprov Bangka Belitung Salurkan Bibit Jagung

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyalurkan bantuan benih jagung unggul untuk lahan seluas 1.000 hektare, sebagai upaya pemerintah mendorong petani

  • 6 bulan lalu

    Menertibkan Tambang Apung di Bangka Belitung

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews0: Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan akan menertibkan aktivitas tambang bijih timah ilegal yang beroperasi di kawasan penangkapan ikan nelayan tradision

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99