Rabu, 26 Apr 2017

Presiden Jokowi Bagi Sertifikat Tanah di Mandailing Natal

Oleh: Marsot
Sabtu, 25 Mar 2017 18:54
BAGIKAN:
istimewa
Joko Widodo, Presiden RI.
MANDAILING NATAL (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menargetkan pembagian sertifikat tanah di Indonesia sebanyak 5 juta sertifikat sebagai bagian dari upaya reforma agraria.

"Jadi sekarang harus berani mengatakan, Ya saya pemilik NKRI. Ini buktinya sertifikat tanah saya," kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat acara Pembinaan, Fasilitasi dan Kerja Sama Akses Reform bagi Masyarakat Penerima Sertifikat Hak atas Tanah di Taman Raja Batu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu 25 Maret 2017.

Kepemilikan sertifikat tanah merupakan bukti sebagai pemilik sah suatu lahan di NKRI.

Kendati demikian, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan sertifikat.

Presiden memberikan target 5 juta sertifikat tanah tersebut kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil yang biasanya hanya 500-700 ribu sertifikat.

Selama ini, ujar Presiden Jokowi kendala utama yang dihadapi dalam pembagian sertifikat kepada masyarakat adalah kurangnya jumlah tenaga juru ukur.

Presiden meminta ditambahnya juru ukur baik melalui jalur rekrutmen Pegawai Negeri Sipil maupun jalur alih daya.

"Tahun depan targetnya 7 juta sertifikat yang dibagikan," jelas Presiden.

Dari 106 juta bidang tanah, baru 46 juta bidang yang telah disertifikatkan. Presiden menginginkan semua bidang telah bersertifikat pada 2025.

Pemerintah akan terus mendorong pembagian sertifikat tanah sebagai bagian reforma agraria untuk mewujudkan keadilan.

"Keadilan dalam penguasaan, dalam kepemilikan, dalam penggunaan dan dalam pemanfaatan tanah, wilayah dan sumber daya yang ada di dalamnya," ucap Presiden.

Oleh karena itu, Presiden mengingatkan bahwa apabila target tidak tercapai, maka sejumlah harus bertanggungjawab mulai dari kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) tingkat kabupaten/kota, kepala BPN tingkat provinsi hingga menteri untuk tingkat pemerintah pusat.

Presiden mengingatkan para pimpinan harus bertanggungjawab dalam mengemban tugas dan mencapai target tersebut.

Reforma agraria bukan sebatas persoalan administrasi terkait penyelesaian sengketa antara masyarakat dan perusahaan namun lebih kepada keadilan.

Manfaat lain jika memiliki sertifikat kepemilikan tanah adalah dapat menjadi jaminan ke bank. Namun Presiden mengingatkan agar digunakan untuk hal-hal yang produktif, seperti untuk jaminan usaha dan modal kerja bukan untuk yang bersifat konsumtif.

"Untuk menghasilkan pendapatan yang lebih banyak, yang nantinya bisa diwariskan untuk anak cucu," kata Presiden.

Dalam acara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan pemegang sertifikat yang hadir sebanyak 1.158 yang mewakili seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Utara.

Dia mengatakan permasalahan mendasar dalam proses sertifikat tanah adalah adanya masyarakat yang memiliki lahan tapi tidak memliki dana untuk membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Menteri mengatakan ada beberapa daerah yang memberikan solusi membebaskan BPHTB atau pun memberi potongan hingga 70 persen.

Presiden bersama Ibu Negara Iriana Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Mencoblos di TPS Gambir

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyalurkan hak pilihnya di TPS IV Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, dengan penuh kegembiraan sebagaimana pernyataan yang disampaikannya kepada wartawan."Saya

  • 3 bulan lalu

    Ketika Seluruh Direksi BUMN Berkumpul di Depan Presiden. Apa yang Dibahas?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sekitar 600 direksi BUMN dari 118 perusahaan milik negara berkumpul di Kantor Kementerian BUMN,  untuk mengikuti Executive Leadership Program di Istana Negara. Pembu

  • 4 bulan lalu

    Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Waduk Raksasa di Minahasa

    MINAHASA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan bendungan berkapasitas raksasa mencapai 23 juta meter kubik yakni Bendungan Kuwil di Minahasa Utara akan rampung pada 2019. Pre

  • 4 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Ingatkan Masyarakat Ikuti Ajaran Gus Dur

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan ketiga pasangan calon Gubernur DKI yang hadir dalam acara Haul Gus Dur ke-7 tentang ajaran dan filosofi yang pernah diajarkan Presid

  • 5 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo ke Markas Paskhas TNI AU

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyambangi Markas Komando Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Mako Korps Paskhas) di Lanud Sulaiman, dan Sekolah Calon Perwira (Secapa)

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak