Kamis, 22 Feb 2018

Presiden Joko Widodo Tidak Pernah Keluargan Izin Reklamasi

Oleh: marsot.
Kamis, 02 Nov 2017 05:44
BAGIKAN:
istimewa.
Pulau G.
BEKASI (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi Teluk Jakarta baik saat menjadi Gubernur DKI Jakarta maupun sebagai Presiden RI.

"Saya sampaikan, saya sebagai Presiden tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi," kata Presiden Jokowi di sela peninjauan ke tambak udang di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu 1 November 2017.

Dalam kesempatan itu Jokowi memberikan klarifikasi tentang Pergub DKI Jakarta Nomor 146 yang menyangkut soal reklamasi.

Ia menyebutkan sebagai Gubernur DKI Jakarta, dirinya juga tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi.

"Kalau yang itu, Pergub itu kan Pergub yang merupakan acuan petunjuk dalam rangka kalau kamu minta izin, bukan reklamasinya. Kalau kamu minta izin, aturannya seperti apa, bukan kamu saya beri izin, kamu saya beri izin reklamasi, bukan itu," kata Presiden Jokowi.

Terkait reklamasi, sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah akan menyelesaikan proses reklamasi Teluk Jakarta untuk pulau buatan yang telanjur sedang dibangun, yakni Pulau C dan D, dari 14 pulau yang termasuk dalam proyek.

"Pemerintah juga tidak mengatakan akan melanjutkan, tapi bahwa apa yang sudah dijalankan itu diteruskan dan saya kira DKI juga sependapat dengan itu," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (31/10).

Menurut Wapres, keputusan untuk melanjutkan pembangunan yang sudah ada telah dibicarakan pemerintah pusat dan DKI Jakarta atas dasar pertimbangan efisiensi.

"Yang kita bicarakan sebenarnya yang?existing, yang sudah ada, kan tidak mungkin dibongkar, kan lebih banyak ongkos pembongkarannya daripada membuatnya," kata dia.

Wapres juga mengaku telah mendengar penjelasan langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait keputusan tersebut.

"Ya, menurut pandangan saya, pengertian saya, begitu. Dan saya sudah bicara juga dengan Anies, bahwa penggunaannya akan harus lebih menguntungkan masyarakat dan pemerintah," kata dia.

Oleh karena itu, Wapres menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menyelesaikan pembangunan Pulau C dan D dan mengatur penggunaannya agar bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah DKI Jakarta.

"Tidak ada cara lain, mau diapain, caranya hanya bongkar ulang, bagaimana bongkar ulangnya? kalau tidak dipakai malah lebih merusak, kalau dipakai kan ada yang memelihara," kata dia.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Presiden Minta Perguruan Tinggi Buat Terobosan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta para rektor perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan terobosan besar dalam dunia pendidikan.Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat

  • 3 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Bagikan Sertifikat di Pematangsiantar

    PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews): Masyarakat Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun terlihat antusias ketika menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Kota Pematangsiantar, Se

  • 3 bulan lalu

    Presiden Mulai Peremajaan Sawit di Sumut

    SEI RAMPAH (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo memulai peremajaan tanaman kelapa sawit di atas lahan seluas 350.000 hektare di Sumatera Utara."Luas lahan (kelapa sawit) di Sumut ada 470.000 hektare, ya

  • 3 bulan lalu

    Telkom Group Dukung Ngunduh Mantu Presiden Joko Widodo

    MEDAN (EKSPOSnews): TelkomGrup mendukung mendukung fasilitas teknologi informasi untuk mengantisipasi tingginya trafik telekomunikasi dalam pernikahan Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu.General Mana

  • 4 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Serahkan SK Ijin Pemanfaatan Hutan

    PROBOLINGGo (EKSPOSnews): Bertempat di Dusun Brani Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo,Jawa Timur telah dilaksanakan kegiatan Kunker Presiden RI Joko Widodo dalam rangka penyerahan SK ij

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99