Kamis, 19 Sep 2019

Presiden Joko Widodo Sebut Illegal Fishing Hampir Tidak Ada Lagi

Oleh: alex
Rabu, 30 Jan 2019 18:18
BAGIKAN:
setpres.
Joko Widodo, Presiden RI.
JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyebut sekarang ini sudah hampir tidak ada lagi praktik illegal fishing di laut Indonesia sehingga diharapkan produksi ikan nelayan dan industri perikanan tangkap semakin berkembang.

"Laut kita, ini penting saya sampaikan dimana-mana sekarang ini sudah tidak ada lagi atau hampir tidak ada lagi yang namanya iegal fishing," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Silaturahim Presiden Republik Indonesia dengan Pelaku Usaha Perikanan Tangkap Penerima Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) Tahun 2019 di Istana Negara Jakarta, Rabu 30 Januari 2019.

Ia mengatakan sebanyak 7.000 kapal asing ilegal yang bertahun-tahun lalu lalang di perairan Indonesia saat ini sudah ditertibkan.

Bahkan data dari Kementerian Kelautan Perikanan jumlahnya mencapai 13.000 kapal asing.

"Kalau 7.000 kapal itu sudah tidak ada mestinya ikannya kan melimpah. Dulu diambil 7.000-13.000 kapal ditangkap seingat saya 488 kapal yang sudah ditenggelamkan. Artinya apa? Mestinya produksi ikan dari hasil laut kita melimpah," katanya.

Presiden pun mengkonfirmasi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan perihal ada tidaknya kenaikan produksi ikan setelah kapal-kapal asing tersebut ditertibkan.

"Saya tanyakan ke Menteri hasilnya naik enggak? Ada nih angkanya kok naiknya sedikit. Apakah kapalnya sekarang sangat berkurang atau izin-izinnya yang sulit, bertele-tele, itu yang ingin saya lihat," katanya.

Presiden menekankan dirinya tidak ingin pengurusan perizinan memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

"Entah di Kementerian Perhubungan atau di KKP, masa ngurus izin di zaman IT seperti ini, saya berminggu-minggu saja enggak mau apalagi ada yang berbulan-bulan, bertahun-tahun," katanya.

Presiden juga menekankan keinginannya agar sumber daya laut di Tanah Air bisa semakin memberikan manfaat berkelanjutan.

Oleh karena itu, pengaturan penangkapan ikan harus benar-benar diperhatikan oleh negara.

"Kalau dua pertiga Indonesia adalah air, adalah laut ya mestinya laut segede itu kita kekurangan ikan, yang benar ikannya kurang kebangetan kalau kalah dengan negara tetangga," katanya.

Pada kesempatan itu Presiden juga berdialog dengan pengusaha industri perikanan tangkap dan nelayan dari Morotai.

Hadir mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Ketika Pemilik Warung yang Dijarah Massa Ketemu Presiden

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ismail (68), pemilik warung kopi dan mie rebus di Perempatan Sabang, Jakarta Pusat, yang menjadi korban penjarahan saat aksi ricuh 22 Mei, mengaku tak menyangka bisa bertemu Pres

  • 4 bulan lalu

    Ribuan Hektare Lahan PTPN V Dikembalikan kepada Masyarakat

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktur Relawan Tim Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Provinsi Riau Sahrin mengapresiasi keputusan Presiden mengembalikan lahan sawit seluas 2.800 hektare yang selama ini dikua

  • 9 bulan lalu

    Joko Widodo Berdialog Interaktif dengan Pengusaha Industri Kreatif di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo bersama istri Iriana Joko Widodo berdialog interaktif dengan sejumlah pengusaha industri kreatif di Kota Banda Aceh mengenai perkemban

  • 9 bulan lalu

    Menantu Joko Widodo Berpotensi Jadi Politikus

    BOGOR (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyebut menantunya Bobby Nasution memiliki potensi untuk terjun ke dunia politik karena feelingnya sudah mulai terasah."Yang saya lihat feeling politik sudah

  • 10 bulan lalu

    Jokowi di Merauke

    MERAUKE (EKSPOSnews): Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) antara RI dan PNG, nampaknya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat, khususnya Presiden RI, Joko Widodo.Sebelum didiri

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99