Minggu, 21 Jan 2018

Presiden Joko Widodo Bagikan Sertifikat di Pematangsiantar

Oleh: marsot
Senin, 27 Nov 2017 19:06
BAGIKAN:
istimewa.
Sertifikat (ilustrasi).
PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews): Masyarakat Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara dan Kabupaten Simalungun terlihat antusias ketika menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Kota Pematangsiantar, Senin 27 November 2017.

Ribuan warga memadai kawasan Lapangan Merdeka yang bersebelahan dengan pusat kegiatan Presiden di Lapangan Haji Adam Malik.

"Kami tidak punya tanda pengenal, jadi tidak bisa masuk ke lokasi acara," kata Ningsih (32), warga Kecamatan Martoba, Kota Pematangsiantar.

Masyarakat yang didominasi kaum ibu, meski mengaku kecewa, tetapi bisa memaklumi ketatnya pengamanan.

Menurut mereka, kunjungan Presiden Jokowi ke Pematangsiantar merupakan hal langka dan suatu kehormatan, sehingga wajar masyarakat memberikan penghormatan dalam penyambutan.

Presiden Jokowi sudah beberapa kali datang ke Sumatera Utara dan berkunjung ke sejumlah kabupaten/kota di antaranya Tapanuli Utara, Samosir, Simalungun, dan baru ini ke Kota Pematangsiantar.

"Tentunya menjadi kebanggaan bagi warga Kota (Pematangsiantar), Presiden datang," kata Eka Rahma (47).

Presiden dijadwalkan menyerahkan 7.000 sertifikat tanah kepada warga di enam kabupaten/kota wilayah Provinsi Sumatera Utara.

 Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah kepada 7.000 warga di enam kabupaten/kota se Sumatera Utara di Lapangan Haji Adam Malik Kota Pematangsiantar, Senin.

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis kepada 12 warga yang mewakili Kabupaten Humbang Hasundutan, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, Kota Tanjungbalai dan Pematangsiantar.

"Yang hadir 6.300 orang, ayo acungkan, biar saya hitung," kata Presiden Jokowi.

Permintaan Presiden Jokowi supaya penerima memperlihatkan sertifikatnya untuk memastikan, sertifikat itu benar diterbitkan dan diterima rakyat.

Presiden berpesan supaya sertifikat tanah disimpan dengan baik, difotokopi dan ditaruh di tempat yang berbeda, sehingga kalau hilang, gampang diurus kembali.

Rakyat juga diminta memanfaatkan sertifikat tanah, seperti pinjaman ke bank, untuk modal usaha atau modal investasi disesuaikan dengan kemampuan untuk membayar cicilan.

Penyerahan dirangkai dengan pemberian tiga unit sepeda kepada warga yang bisa menyebutkan Pancasila sesuai urutan dan tujuh suku di Indonesia.

Sumiati, warga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang peduli dengan kebutuhan pokok rakyat.

"Selesainya (kepengurusan sertifikat) cepat dan tidak bayar," ucap Sumiati.

Dia mengaku selama ini enggan mengurus sertifikat, karena prosesnya panjang dan biayanya mahal.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Presiden Mulai Peremajaan Sawit di Sumut

    SEI RAMPAH (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo memulai peremajaan tanaman kelapa sawit di atas lahan seluas 350.000 hektare di Sumatera Utara."Luas lahan (kelapa sawit) di Sumut ada 470.000 hektare, ya

  • 2 bulan lalu

    Telkom Group Dukung Ngunduh Mantu Presiden Joko Widodo

    MEDAN (EKSPOSnews): TelkomGrup mendukung mendukung fasilitas teknologi informasi untuk mengantisipasi tingginya trafik telekomunikasi dalam pernikahan Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu.General Mana

  • 3 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Serahkan SK Ijin Pemanfaatan Hutan

    PROBOLINGGo (EKSPOSnews): Bertempat di Dusun Brani Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo,Jawa Timur telah dilaksanakan kegiatan Kunker Presiden RI Joko Widodo dalam rangka penyerahan SK ij

  • 3 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Tidak Pernah Keluargan Izin Reklamasi

    BEKASI (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin untuk reklamasi Teluk Jakarta baik saat menjadi Gubernur DKI Jakarta maupun sebagai Presiden RI."Saya sampaikan, say

  • 3 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Sindir Wali Kota Medan

    HUTAGINJANG (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta agar Wali Kota Medan Dzulm Eldin segera memperbaiki sejumlah jalan rusak di kota tersebut sebelum Presiden sendiri yang menyelesaikannya."Ya haru

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99