Minggu, 22 Okt 2017

Presiden Bagikan Sertifikat Tanah di Riau

Oleh: Agung
Minggu, 23 Jul 2017 17:23
BAGIKAN:
marsot
Sertifikat tanah.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo membagikan 6.000 sertifikat tanah kepada masyarakat Riau, dalam upaya memberikan kepastian hukum kepada pemilik atas tanah miliknya agar dikemudian hari tidak terjadi sengketa.

"Di provinsi Riau seharusnya ada 3,1 juta bidang yang sudah bersertifikat untuk seluruh masyarakat, tapi sampai saat ini baru bisa diberikan 1,1 juta berarti masih kurang 1,9 juta sertifikat yang harus kita kejar," kata Presiden Joko Widodo di lapangan stadion Kaharudin Nasution Pekanbaru, Riau, Minggu 23 Juli 2017.

Presiden didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno,dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Menurut Sofyan, ada 6.000 sertifikat yang diberikan dengan dihadiri 5.500 peserta "Seluruh Indonesia harusnya 126 juta sertifikat tapi yang dikerjakan baru 46 juta. Saya perintahkan Menteri BPN dibantu gubernur untuk segera diselesaikan," tegas Presiden.

Presiden mengungkapkan bahwa sebelumnya di Riau hanya terbit 10 ribu sertifikat tanah per tahun tapi sekarang dipaksa harus terbit 140 ribu sertifikat setiap tahunnya.

"Tahun ini terbit 5 juta, tahun depan 7 juta, tahun depannya lagi 9 juta, harus dipaksa begitu," ungkap Presiden.

Dengan mendapatkan sertifikat tanah, menurut Presiden, sengketa-sengketa lahan dapat diselesaikan.

"Sengketa-sengketa lahan akan selesai kalau masyarakat pegang yang namanya sertifikat karena kalau sudah pegang (sertifikat) ini diam. Kalau belum ada sertifikat yang ada hanya klaim-klaim, tapi kalau sertifikat sudah ada jadi enak tentram karena sudah pegang sertifikat," ungkap Presiden.

Presiden pun berpesan agar masyarakat benar-benar menghapal luas tanah yang tertera dalam setifikat tanah.

"Tolong semua tahu isi sertifikat ini apa. Apa betul meter persegi luas tanah jelas. Tolong diberikan plastik kalau disimpan dan gentingnya bocor tidak rusak dan difotokopi, kalau hilang mengurus ke kantor BPN lebih mudah mencarinya, dan kalau sertifikat disekolahkan di bank harus hati-hati, tolong dikalkulasi apakah keuntungan usahanya dapat dibayar untuk mencicil pokoknya," tambah Presiden.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan jumlah sertifikat tanah yang dibagikan di Riau baru 38 persen.

"Pembagian sertifikat tanah di Riau baru 38 persen. Sudah ada 1,1 juta bidang yang bersertifikat dan masih ada 1,9 juta bidang yang masih harus disertifikatkan. Rata-rata diberikan sertifikat 10-11 ribu bidang pada 2017.

Pembagian ini sudah naik 15 kali lipat dibanding periode sebelumnya," kata Sofyan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Presiden Joko Widodo Sindir Wali Kota Medan

    HUTAGINJANG (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta agar Wali Kota Medan Dzulm Eldin segera memperbaiki sejumlah jalan rusak di kota tersebut sebelum Presiden sendiri yang menyelesaikannya."Ya haru

  • satu minggu lalu

    Putri Presiden Joko Widodo Diberikan Marga Siregar

    MEDAN (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo berkunjung ke rumah calon besannya di Perumahan Bukit Hijau Regency, Taman Setia Budi Indah, Kota Medan, Jumat malam, 13 Oktober 2017 sekitar pukul 20.10 WIB,

  • satu minggu lalu

    Presiden Joko Widodo Resmikan Tol di Sumatera Utara

    KUALA NAMU (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meresmikan ruas jalan tol Medan-Binjai dan ruas Bandara Kualanamu menuju Sei Rampah dengan panjang 52 kilometer.Peresmian tersebut ditandai dengan penekan

  • 2 bulan lalu

    Presiden Serahkan Sertifikat di Sukabumi

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyerahkan sebanyak 5.500 sertifikat tanah kepada masyarakat di Sukabumi, Jawa Barat."Setahun biasanya mengeluarkan 500 ribu sertifikat seluruh Indonesia.

  • 3 bulan lalu

    Presiden Minta Kasus Novel Segera Dirampungkan

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta agar kasus teror yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan dirampungkan dalam waktu sesegera mungkin."Saya sampaikan untuk segera, saya perintahkan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99