Sabtu, 16 Des 2017

Pemerintahan Joko Widodo Sangat Dipercaya Rakyat

Oleh: yusuf
Senin, 24 Jul 2017 13:43
BAGIKAN:
istimewa
Joko Widodo, Presiden RI.
JAKARTA (EKSPOSnews): residen Joko Widodo menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada kementerian, kemenko, dan lembaga negara terkait hasil survei Gallup World Poll yang menempatkan Indonesia peringkat pertama yang pemerintahnya dipercaya masyarakatnya.

"Meskipun survei-survei sebelumnya mengatakan hal yang sama, ini sebuah survei mempunyai kredibilitas yang sangat tinggi dan ini kelas internasional yaitu survei Gallup world pull," kata Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna terkait rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2018 di Istana Negara Jakarta, Senin 24 Juli 2017.

Menurut Jokowi, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya merupakan hal yang sangat penting dan mendasar sekali dalam pemerintah bekerja.

"Kalau sudah dipercaya oleh rakyat, bekerjanya lebih mudah. peluang dan momentum seperti ini harus betul-betul kita gunakan dalam memutuskan hal-hal yang sulit. Kalau sudah dipercaya itu memutus yang sulit itu menjadi lebih mudah," katanya.

Namun Presiden kembali meminta tahapan-tahapan komunikasi kepada masyarakat harus terus dilakukan dan hasil survei tersebut bisa menjadi pemacu untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

"Sekali lagi mengapresiasi kepada kementerian-kementerian, lembaga yang telah menjalankan pelayanan publiknya secara efektif, merespon secara cepat keluahan-keluhan yang ada, tanggap secara cepat dan ini dalam rangka melindungi masyarakat," kata Jokowi.

Hasil survei Gallup ini membuat Presiden hampir tidak percaya karena Indonesia ditempatkan pertama diatas negara-negara Swiss, India, Luksumberg, Norwegia, Kanada, Rusia, Turki, Selandia Baru dan Irlandia.

"Berada pada puncak kepercayaan di atas negara-negara lain saya kira ini sebuah kepercayaan rakyat pada pemerintah yang sangat besar sekali. Saya lihat nomer tiga India saja, semua media, koran, keluar semua. tapi kita nomor satu ngak ada yang keluar," kata Presiden.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99