Kamis, 18 Apr 2019

Kalau Pemegang Konsesi Serahkan Tanahnya ke Negara Akan Dibagikan kepada Rakyat

Oleh: marsot
Senin, 25 Feb 2019 15:00
BAGIKAN:
google earth.
Lahan konsesi.
CILACAP (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo mengatakan akan membagi-bagikan kepada rakyat jika ada lahan yang diserahkan kembali kepada negara oleh pemegang konsesi yang telah habis hak gunanya.

"Ada yang menyampaikan kalau tanahnya diperlukan negara akan diberikan ya saya dengan senang hati akan saya terima kalau memang mau diberikan, hingga saya bagi membagi-bagikan kepada rakyat. Nih, nih, nih begitu," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah acara Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Uap Ekspansi 1x660 MW yang terletak di Desa Karangkandri, Slarang dan Manganti, Cilacap, Jawa Tengah, Senin 25 Februari 2019.

Jokowi berpidato dalam acara Konvensi Rakyat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2) malam menambahkan menunggu kalau ada yang ingin mengembalikkan konsensinya kepada negara.

Dia bahkan menagih janji para pemegang izin lahan untuk mengembalikannya kepada negara.

"Kan kita ini sudah kasih tahu sampai saat ini tanah yang diberikan, konsesi yang diberikan kepada rakyat telah mencapai 2,6 juta ini akan kita teruskan, terus konsesi untuk adat, masyarakat, ulayat, untuk masyarakat, petani, nelayan akan kita berikan," jelasnya.

Ia mencontohkan saat ini sudah ada petani, nelayan, yang mendapatkan hak pengelolaan lahan satu sampai dua hektare.

Bahkan untuk ulayat ada yang mencapai 400 hektare, 800 hektare, sampai 1.600 hektare.

Ia menegaskan tidak akan memaksa kepada pemegang konsesi lahan untuk menyerahkan segera lahan yang dikelolanya.

"Bukan memaksa karena kita juga tahu kepastian hukum harus ada," katanya.

Menurut dia, setiap hak yang diberikan kepada investor atau pengusaha termasuk kepada rakyat harus diserta kepastian hukum yang jelas.

"Sehingga kalau sudah diberikan HGU ya itu hak guna usaha kalau diberikan HGB ya itu hak guna bangunan yang ada jangka waktunya. Jangan dilarikan kemana-mana," tambahnya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Harimau Sumatera Muncul di Areal Konsesi Anugerah Pratama Inspirasi

    BENGKULU (EKSPOSnews): Seekor harimau Sumatera (Phantera tigris Sumatrae) muncul di areal konsesi Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) milik PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) di wilayah

  • 2 bulan lalu

    Kemendag Akan Revitalisasi Pasar Rakyat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Perdagangan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun untuk melakukan revitalisasi 1.037 pada 2019. "Total Rp1,1 triliun anggaran revitalisasi pasar tahun ini," k

  • 4 bulan lalu

    Fakta Dibalik Obor Rakyat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Dewan penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Romahurmuziy menguak fakta-fakta dibalik terbitnya tabloid hoaks Obor Rakyat pada Pilpres 2014 lalu.R

  • 4 bulan lalu

    Membenahi Pasar Rakyat, Kok Lamban?

    MALANG (EKSPOSnews): Pemerintah akan membangun atau merevitalisasi sebanyak 999 pasar rakyat baik secara fisik maupun nonfisik pada 2019 untuk menuntaskan target revitalisasi 5.000 pasar rakyat.Direkt

  • 6 bulan lalu

    Aceh Barat Remajakan Sawit Rakyat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mulai melaksanakan peremajaan kelapa sawit (replanting) seluas 1.110 hektare untuk mempercepat peningkatan ekonomi rakyat dari sek

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99