Rabu, 27 Mei 2020

Jokowi Minta Masyarakat Tenang Hadapi Vaksin Palsu

Jumat, 15 Jul 2016 23:21
BAGIKAN:
istimewa
Presiden RI Jokowi minta masyarakat tenang menghadapi kasus vaksin palsu.
SURABAYA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk tetap tenang terlebih dahulu menghadapi kasus peredaran vaksin palsu.

"Saya mengharapkan masyarakat tenang terlebih dahulu karena saya sudah memerintahkan Menkes untuk segera mencari solusi," kata Presiden Jokowi setelah acara Sosialisasi Amnesti Pajak di Grand City Convention Center, Surabaya, Jumat 15 Juli 2016.

Ia mengintruksikan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk menyelesaikan masalah itu baik melalui internal di Kemenkes maupun melibatkan pihak lain seperti Pemerintah Daerah (Pemda).

Keterlibatan Pemda menurut dia penting untuk secara satu persatu menyelesaikan di setiap lokasi yang ada peredaran vaksin palsunya.

"Yang penting tenang dulu karena ini menyangkut tidak setahun dua tahun, ini 13 tahun sehingga ini harus ditangani juga termasuk sanksi terhadap rumah sakit maupun individu yang tersangkut ini," katanya.

Ia mengatakan saat ini sudah ada 20 tersangka namun mungkin akan bertambah lagi termasuk penentuan sanksi bagi rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu yang kini maaih dalam proses penyidikan.

"Bisa saja nanti ada yang dicabut izinnya bisa hanya bentuk teguran dan lain-lain," katanya.

Terkait para pasien dan tindakan terhadap balita yang diberi vaksin palsu, Presiden masih menunggu laporan dari Menkes.

Ia menegaskan hal itu harus ditangani betul-betul secara detail dan hati-hati.

"Nanti tunggu Menkes, ini harus ditangani betul-betul sedara detail dan hati-hati supaya masyarakat tidak semakin desak," katanya.(ant)

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Prabowo Merapat ke Jokowi. Mau Jadi Menteri?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di Istana Merdeka, Jakarta disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana

  • 11 bulan lalu

    Masyarakat Bali Lebih Panjang Usianya

    JAKARTA (EKSPOSnews): Masyarakat Bali berpotensi memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan dengan masyarakat daerah lain dikarenakan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM)-nya yang paling

  • 12 bulan lalu

    TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin Siapkan Data

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin sudah menyiapkan data-data berbasis form C1 guna menangkal gugatan permohonan sengketa hasil Pemilu 2019 dari pihak 02 ke

  • tahun lalu

    Masyarakat Harus Berani Tolak Ajakan People Power

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji mengimbau masyarakat untuk menahan diri, bahkan menolak ajakan kelompok tertentu untuk melakukan people power a

  • tahun lalu

    Rekapitulasi Nasional Provinsi Aceh, Prabowo Ungguli Jokowi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hasil rekapitulasi nasional Provinsi Aceh yang dilakukan KPU RI di Jakarta, Rabu malam menunjukkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengungguli perolehan suara Jokowi-Ma�

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99