Minggu, 23 Feb 2020

Jokowi Bangga Sritex Kuasai Pasar Dunia

Oleh: Marsot
Jumat, 21 Apr 2017 17:57
BAGIKAN:
istimewa
Joko Widodo, Presiden RI.
SUKOHARJO (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyatakan bangga salah satu "brand" asal Indonesia yakni Sritex mampu merajai pasar dunia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Perluasan Pabrik PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk. di Sukoharjo, Jawa Tengah,  menyatakan kebanggaannya terhadap produsen tekstil dan produk tekstil (TPT) Sritex.

"Kita lihat Sritex, satu bukti brand Indonesia yang merajai pasar dunia," katanya.

Sritex yang baru saja berinvestasi Rp2,6 triliun untuk pabrik barunya itu telah memproduksi seragam militer untuk setidaknya 30 negara di dunia.

Dari jumlah itu, delapan dari negara-negara tersebut adalah negara di kawasan Eropa.

Sritex bahkan memproduksi seragam militer untuk Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO. Tidak hanya itu, Sritex juga merupakan satu-satunya pemegang lisensi di Asia yang berhak memproduksi seragam militer Jerman.

Namun, Presiden menyayangkan perilaku masyarakat Indonesia yang justru belum mencintai produk buatan sendiri.

"Orang kita kalau beli barang brand luar negeri beli di luar negeri inginnya brand luar negeri, kemudian lihat tulisan 'Made In Indonesia' langsung batal beli. Ini jeleknya orang kita senangnya barang impor. Ini harus distop, kita harus mencintai produk-produk yang diproduksi di dalam negeri," ujar Presiden, Jumat 21 April 2017.

Menurut dia, justru masyarakat seharusnya membeli lebih banyak brand Indonesia yang dijual di luar negeri.

"Harusnya kita justru bangga kalau ada label itu, jangan dibalik-balik, turis-turis datang ke sini cari buatan Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, ia menyambut baik kinerja PT Sritex sebagai pabrik tekstil padat karya yang menyerap hingga lebih dari 50.000 tenaga kerja.

Pabrik yang dirintis sejak tahun 1960-an sebagai kios kecil di Pasar Klewer itu memproduksi mulai dari seragam militer, pakaian kerja, produk fesyen, pakaian anak, dan sebanyak 60 persen produknya diperuntukkan untuk pasar ekspor.

"Jadi ada di dalam negeri tapi diproduksi di Sukoharjo asli Indonesia, kita harus bangga produk substitusi yang punya kualitas ekspor dan internasional. Saya menghargai perluasan pabrik Sritex untuk meningkatkan produksi sehingga bisa bersaing di tingkat internasioal," tuturnya.

Apalagi kualitas produknya terbukti tidak kalah dengan tekstil Vietnam.

Ia berpesan agar Sritex tetap menjaga kualitas, tepat dalam mengirimkan pesanan, menguasai teknologi terbaru, dan terus berinovasi agar tetap berdaya saing tinggi.

Pemerintah sendiri kata Presiden, akan terus mendorong produktivitas agar makin banyak brand Indonesia masuk ke pasar ekspor.

"Pemerintah fokus untuk bekerja dalam perbaikan infrastruktur berkaitan dengan airport, kereta api, pelabuhan, jalan untuk memperkuat daya saing kita. Kalau jalan masih becek biaya transportasi masih besar. Infrastruktur ini kita kerjakan habis-habisan untuk daya saing," kata Jokowi.

Setelah meresmikan perluasan pabrik baru Sritex, Presiden kemudian menyempatkan untuk meninjau lokasi pabrik yang menyerap 3.500 tenaga kerja baru tersebut.

Di tengah guyuran hujan deras, karyawan perusahaan yang dipimpin oleh generasi kedua keluarga Lukminto (pendiri Sritex) yakni Iwan Setiawan tetap bertahan berkerumun untuk menyambut Presiden Jokowi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Ketika Pemilik Warung yang Dijarah Massa Ketemu Presiden

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ismail (68), pemilik warung kopi dan mie rebus di Perempatan Sabang, Jakarta Pusat, yang menjadi korban penjarahan saat aksi ricuh 22 Mei, mengaku tak menyangka bisa bertemu Pres

  • 10 bulan lalu

    Ribuan Hektare Lahan PTPN V Dikembalikan kepada Masyarakat

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktur Relawan Tim Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Provinsi Riau Sahrin mengapresiasi keputusan Presiden mengembalikan lahan sawit seluas 2.800 hektare yang selama ini dikua

  • tahun lalu

    Presiden Joko Widodo Sebut Illegal Fishing Hampir Tidak Ada Lagi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyebut sekarang ini sudah hampir tidak ada lagi praktik illegal fishing di laut Indonesia sehingga diharapkan produksi ikan nelayan dan industri perikanan

  • tahun lalu

    Joko Widodo Berdialog Interaktif dengan Pengusaha Industri Kreatif di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo bersama istri Iriana Joko Widodo berdialog interaktif dengan sejumlah pengusaha industri kreatif di Kota Banda Aceh mengenai perkemban

  • tahun lalu

    Menantu Joko Widodo Berpotensi Jadi Politikus

    BOGOR (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyebut menantunya Bobby Nasution memiliki potensi untuk terjun ke dunia politik karena feelingnya sudah mulai terasah."Yang saya lihat feeling politik sudah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99