Jumat, 22 Sep 2017

Jokowi Bangga Sritex Kuasai Pasar Dunia

Oleh: Marsot
Jumat, 21 Apr 2017 17:57
BAGIKAN:
istimewa
Joko Widodo, Presiden RI.
SUKOHARJO (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyatakan bangga salah satu "brand" asal Indonesia yakni Sritex mampu merajai pasar dunia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Perluasan Pabrik PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk. di Sukoharjo, Jawa Tengah,  menyatakan kebanggaannya terhadap produsen tekstil dan produk tekstil (TPT) Sritex.

"Kita lihat Sritex, satu bukti brand Indonesia yang merajai pasar dunia," katanya.

Sritex yang baru saja berinvestasi Rp2,6 triliun untuk pabrik barunya itu telah memproduksi seragam militer untuk setidaknya 30 negara di dunia.

Dari jumlah itu, delapan dari negara-negara tersebut adalah negara di kawasan Eropa.

Sritex bahkan memproduksi seragam militer untuk Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO. Tidak hanya itu, Sritex juga merupakan satu-satunya pemegang lisensi di Asia yang berhak memproduksi seragam militer Jerman.

Namun, Presiden menyayangkan perilaku masyarakat Indonesia yang justru belum mencintai produk buatan sendiri.

"Orang kita kalau beli barang brand luar negeri beli di luar negeri inginnya brand luar negeri, kemudian lihat tulisan 'Made In Indonesia' langsung batal beli. Ini jeleknya orang kita senangnya barang impor. Ini harus distop, kita harus mencintai produk-produk yang diproduksi di dalam negeri," ujar Presiden, Jumat 21 April 2017.

Menurut dia, justru masyarakat seharusnya membeli lebih banyak brand Indonesia yang dijual di luar negeri.

"Harusnya kita justru bangga kalau ada label itu, jangan dibalik-balik, turis-turis datang ke sini cari buatan Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, ia menyambut baik kinerja PT Sritex sebagai pabrik tekstil padat karya yang menyerap hingga lebih dari 50.000 tenaga kerja.

Pabrik yang dirintis sejak tahun 1960-an sebagai kios kecil di Pasar Klewer itu memproduksi mulai dari seragam militer, pakaian kerja, produk fesyen, pakaian anak, dan sebanyak 60 persen produknya diperuntukkan untuk pasar ekspor.

"Jadi ada di dalam negeri tapi diproduksi di Sukoharjo asli Indonesia, kita harus bangga produk substitusi yang punya kualitas ekspor dan internasional. Saya menghargai perluasan pabrik Sritex untuk meningkatkan produksi sehingga bisa bersaing di tingkat internasioal," tuturnya.

Apalagi kualitas produknya terbukti tidak kalah dengan tekstil Vietnam.

Ia berpesan agar Sritex tetap menjaga kualitas, tepat dalam mengirimkan pesanan, menguasai teknologi terbaru, dan terus berinovasi agar tetap berdaya saing tinggi.

Pemerintah sendiri kata Presiden, akan terus mendorong produktivitas agar makin banyak brand Indonesia masuk ke pasar ekspor.

"Pemerintah fokus untuk bekerja dalam perbaikan infrastruktur berkaitan dengan airport, kereta api, pelabuhan, jalan untuk memperkuat daya saing kita. Kalau jalan masih becek biaya transportasi masih besar. Infrastruktur ini kita kerjakan habis-habisan untuk daya saing," kata Jokowi.

Setelah meresmikan perluasan pabrik baru Sritex, Presiden kemudian menyempatkan untuk meninjau lokasi pabrik yang menyerap 3.500 tenaga kerja baru tersebut.

Di tengah guyuran hujan deras, karyawan perusahaan yang dipimpin oleh generasi kedua keluarga Lukminto (pendiri Sritex) yakni Iwan Setiawan tetap bertahan berkerumun untuk menyambut Presiden Jokowi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Presiden Serahkan Sertifikat di Sukabumi

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyerahkan sebanyak 5.500 sertifikat tanah kepada masyarakat di Sukabumi, Jawa Barat."Setahun biasanya mengeluarkan 500 ribu sertifikat seluruh Indonesia.

  • 4 minggu lalu

    Joko Widodo Bertemu dengan Perwakilan 16 Perguruan Tinggi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menemui 16 perwakilan perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta."Pertemuan dalam rangka ingin melakukan aksi

  • satu bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Serahkan Kartu Pintar

    JEMBER (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada Siswa dan Siswi se-wilayah Jember. Penyerahan tersebut dilakukan di halaman SMPN 7 Jember, Minggu 13 Augstus 2

  • satu bulan lalu

    Tidak Ada Negara di Dunia Ini Seperti Indonesia, Ratusan Suku dan Ribuan Bahasa

    JEMBER (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo dijadwalkan menyambangi Empat Pondok Pesantren di wilayah Jember pada hari pertama kunjungan kenegaraan di Wilayah Jember Jawa Timur, Sabtu, 12 Agustus 2017.&

  • 2 bulan lalu

    Presiden Minta Kasus Novel Segera Dirampungkan

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meminta agar kasus teror yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan dirampungkan dalam waktu sesegera mungkin."Saya sampaikan untuk segera, saya perintahkan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak