Selasa, 20 Nov 2018

Joko Widodo Dorong UMKM Naik Kelas

Oleh: marsot
Jumat, 22 Jun 2018 15:47
BAGIKAN:
setpres.
Joko Widodo, Presiden RI.
SURABAYA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bisa naik kelas dengan memberlakukan kebijakan yang menurunkan Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen.

"Karena saya dulu juga mengawali usaha dari kelas mikro. Sehingga saya bisa rasakan keberatan para pelaku UMKM yang mendesak agar PPh final dari sebelumnya 1 persen menjadi 0,5 persen," katanya saat meluncurkan kebijakan pajak yang berpihak pada usaha rakyat di Surabaya, Jawa Timur, Jumat 22 Juni 2018.

Kebijakan tersebut dituangkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu, sebagai pengganti atas PP Nomor 46 Tahun 2013.

Dengan diberlakukannya kebijakan yang akan diefektifkan per 1 Juli itu, Jokowi mendorong agar pelaku UMKM bisa cepat naik kelas.

"Karena beban pajak yang ditanggung sudah menjadi lebih kecil, sehingga pelaku UMKM memiliki kemampuan ekonomi yang lebih besar untuk mengembangkan usahanya dan melakukan investasi," ujarnya.

Jokowi mencontohkan dirinya sendiri yang dulu merintis usahanya dari kelas mikro.

"Dari merintis usaha mikro, lalu saya naik ke kelas menengah. Kemudian naik lagi ke kelas di atasnya, sampai tidak bisa naik kelas lagi karena sekarang sudah mentok," ucapnya, sembari berseloroh.

PPh final dari 1 persen menjadi 0,5 persen, lanjut dia, juga merupakan upaya pemerintah melibatkan pelaku UMKM untuk memperkuat ekonomi formal dan memperluas kesempatan untuk memperoleh akses terhadap dukungan finansial.

Selain itu, Jokowi menandaskan, PPh final dari 1 persen menjadi 0,5 persen, memberi tenggang waktu bagi pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri sebelum menjadi wajib pajak yang ke depan akan melaksanakan hak dan kewajiban pajak secara umum sesuai dengan ketentuan Undang-undang Pajak Penghasilan. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Jokowi di Merauke

    MERAUKE (EKSPOSnews): Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) antara RI dan PNG, nampaknya mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat, khususnya Presiden RI, Joko Widodo.Sebelum didiri

  • satu minggu lalu

    HM Sampoerna Bantu UMKM

    PALEMBANG (EKSPOSnews): PT HM Sampoerna Tbk. bersama komunitas ritel binaannya Sampoerna Retail Community (SRC) menggelar pameran ritel tradisional "SRC Expo" di Mal Palembang Trade Center, Palembang,

  • 3 minggu lalu

    Ditjen Pajak Gandeng BUMN Kembangkan UMKM

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menjalin kerja sama dengan lima BUMN dalam rangka mendorong dan mengembangkan kualitas pelaku UMKM di Indonesia.Dalam siaran pers y

  • satu bulan lalu

    Presiden Jokowi Ajak USU Buka Jurusan Sesuai Perkembangan Teknologi

    MEDAN (EKSPOSnews): Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Orasi Ilmiah di Universitas Sumatera Utara (USU), dalam acara Dies Natalis USU ke-66 tahun.  Dalam Orasi Ilmiahny

  • 2 bulan lalu

    Wajib Pajak di Kalangan UMKM Meningkat

    SOLO (EKSPOSnews): Penurunan besaran pajak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari 1 persen menjadi 0,5 persen mendorong peningkatan jumlah wajib pajak (WP) dari kalangan tersebut."Perbandinganny

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99