Sabtu, 21 Apr 2018

Arti Jembatan Holtekamp Bagi Papua

Oleh: Jallus
Rabu, 11 Apr 2018 08:54
BAGIKAN:
istimewa.
Joko Widodo, Presiden RI.
JAYAPURA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo dijadwalkan meninjau jembatan Holtekamp di Jayapura,Papua dan memastikan penanganan setelah kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Asmat, Papua pada 11-13 April 2018.

"Dalam kunjungan kerja ke Papua pada 11-13 April 2018, Presiden Joko Widodo akan meninjau jembatan Holtekamp, jembatan sepanjang 732 meter yang berada diatas Teluk Youtefa ini menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami di Provinsi Papua," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam pernyataan tertulisnya yang diterima di Jayapura, Rabu.

Jembatan ini memangkas waktu tempuh dari Kota Jayapura menuju perbatasan Skouw yang semula 2,5 jam menjadi 60 menit.

Jembatan Holtekamp tersebut adalah salah satu bukti membangun Indonesia dari pinggiran bukan ucapan kosong atau sekedar jargon.

"Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa membangun dari pinggiran, membangun dari pulau-pulau terluar adalah upaya pemerintah menekan ketimpangan pembangunan yang terjadi," tambah Bey.

Jalan trans Kalimantan, trans Sumatera, trans Papua dibangun agar mobilitas orang dan mobilitas barang lebih cepat dan harga bahan pokok menjadi semakin murah di berbagai kawasan di Indonesia.

Selain jembatan Holtekamp, Presiden juga akan berkunjung ke Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

"Presiden ingin memastikan penanganan setelah kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk terus dilakukan dan juga untuk mengingatkan pentingnya pemberian makanan tambahan," ungkap Bey.

Selain itu, Kepala Negara juga ingin mendengarkan langsung masukan-masukan dari masyarakat di kabupaten tersebut.

Peninjaun jembatan Holtekamp dan berkunjung ke Kabupaten Asmat akan dilakukan Presiden pada hari kedua berada di Papua, Kamis 12 April 2018.

Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Jayapura pada Rabu, 11 April 2018 pukul 08.15 WIB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.

Setibanya di Jayapura, Presiden akan menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat dan pada malam harinya akan meninjau Pasar Mama Mama, Kota Jayapura.

Setelah itu, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan bermalam di Kota Jayapura dan melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Papua, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selanjutnya Staf Khusus Presiden Johan Budi, Sekretaris Militer Kepresidenan Marsda TNI Trisno Hendradi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Membangun Bengkel Pesawat di Papua

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia Tbk. akan membangun fasilitas bengkel perawatan pesawat atau Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Papua.Direktur Utama GMF Iwan

  • 3 bulan lalu

    Tim Satgas Terpadu Data Penderita Gizi Buruk di Asmat

    TIMIKA (EKSPOSnews): Tim Satgas Terpadu Kemanusiaan untuk Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, masih terus melakukan pendataan dan penanganan penderita gizi buruk dan campak di wilayah Agats.Kabid Humas P

  • 3 bulan lalu

    Masalah Kesehatan di Papua Tanggungjawab Bersama

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Tokoh Papua, Pater Neles Tebay yang juga Ketua Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Fajar Timur Jayapura berpendapat bahwa masalah kesehatan di Bumi Cenderawaih merupakan tanggung jawa

  • 3 bulan lalu

    Campak dan Gizi Buruk di Papua

    JAYAPURA (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Papua segera mengirim sebanyak dua ton makanan tambahan ke Kabupaten Asmat untuk diberikan kepada warga di kawasan perkampungan yang dilaporkan banyak anak-anak

  • 4 bulan lalu

    Pamtas Satgas TNI Temukan Ladang Ganja di Perbatasan Papua-PNG

    Satgas TNI Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kalimo menemukan ladang ganja di sekitar wilayah perbatasan RI-Papua Nugini.Tanaman ganja yang berhasil diamankan sebanyak 14

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99