Rabu, 22 Nov 2017

Warga Binjai yang Akan Nikah Wajib Tes Urine

Oleh: marsot.
Selasa, 17 Okt 2017 04:30
BAGIKAN:
istimewa.
Tes urine (ilustrasi).
BINJAI (EKSPOSnews): Warga Kota Binjai, Sumatera Utara, yang hendak menikah wajib mengikuti tes urine narkoba berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani Wali kota, BNN, dan Kementerian Agama.

Hal itu disampaikan Wali kota Binjai Muhammad Idaham di Binjai, usai penandatanganan kesepakatan bersama tentang pembentukan generasi cerdas.

Wali kota mengatakan, tes urine bagi pasangan beragama Islam dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA), sedangkan bagi pasangan nonmuslim oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kebijakan menjadikan perkawinan sebagai screening pengguna narkoba akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, termasuk akan muncul tudingan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Namun pihaknya memberlakukan kebijakan itu sebagai bentuk tanggung jawab untuk terciptanya generasi yang lebih baik dan berkualitas.

"Kita mau menjadikan apa kota ini, tergantung kita. Di luar sana peredaran narkoba sungguh luar biasa. Kita akan mendapat bonus demografi dengan meningkatnya penduduk usia produktif, tapi kalau tidak kita jaga dari sekarang maka malapetaka yang akan terjadi," katanya, Senin 16 Oktober 2017.

Menurut dia, adanya kesepakatan bersama itu sungguh luar biasa manfaatnya dalam upaya memberantas narkoba, termasuk para kader PKK bisa turun melakukan pembinaan ke setiap keluarga dan memberikan pemahaman tentang perlunya tes narkoba bagi pasangan calon pengantin.

"Modus operandi yang dilakukan para bandar dan pengedar narkoba berkembang sangat cepat, bahkan sudah menyasar ke sekolah dasar dalam bentuk permen. Karena itu perlu cara-cara luar biasa untuk menghempang peredaran narkoba," ucapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Binjai AKBP Safwan Khayat sangat mengapresiasi kesepakatan bersama itu untuk membuat pemberantasan narkoba semakin masif dan mampu mempersempit ruang gerak para pengedar narkoba.

Shafwan Khayat juga menegaskan akan membersihkan Kota Binjai dari berbagai bentuk peredaran gelap narkoba.

"Sabu-sabu seberat satu ons pelakunya akan kita tembak di tempat, kami tidak main-main soal pemberantasan narkoba," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Risiko Nikah Dini

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Riau terus menggiatkan sosialisasi kepada pelajar dan mahasiswa tentang risiko menikah dini atau menikah tanpa persiapan mental dan ekonomi yang baik antara

  • 2 minggu lalu

    Presiden Joko Widodo Pesankan kepada Putrinya Sabar!

    SOLO (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo berpesan kepada putri semata wayangnya Kahiyang Ayu yang akan disunting oleh Muhammad Bobby Nasution agar bersabar dalam berumah tangga."Kalau saya hanya hati-h

  • satu bulan lalu

    Kisah Pernikahan TKI di Malaysia

    KOTA KINIBALU (EKSPOSnews): Suka duka dialami oleh para tenaga kerja Indonesia (TKI) saat melakukan pernikanan di Malaysia, pasalnya kebanyak terpaksa kawin siri atau sah secara agama tapi ilegal kare

  • 2 bulan lalu

    Kemkominfo Blokir Situs nikahsirri.com

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika menyatakan pihaknya memblokir situs nikahsirri.com karena telah meresahkan masyaraka

  • 4 bulan lalu

    Cegah Pernikahan Dini

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya edukasi agar tidak terjadi lagi pernikahan anak usia dini."Dari perkembangan kehidupan pendidikan dan sosial kita ma

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99