Kamis, 22 Feb 2018

Warga Binjai yang Akan Nikah Wajib Tes Urine

Oleh: marsot.
Selasa, 17 Okt 2017 04:30
BAGIKAN:
istimewa.
Tes urine (ilustrasi).
BINJAI (EKSPOSnews): Warga Kota Binjai, Sumatera Utara, yang hendak menikah wajib mengikuti tes urine narkoba berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani Wali kota, BNN, dan Kementerian Agama.

Hal itu disampaikan Wali kota Binjai Muhammad Idaham di Binjai, usai penandatanganan kesepakatan bersama tentang pembentukan generasi cerdas.

Wali kota mengatakan, tes urine bagi pasangan beragama Islam dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA), sedangkan bagi pasangan nonmuslim oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kebijakan menjadikan perkawinan sebagai screening pengguna narkoba akan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, termasuk akan muncul tudingan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Namun pihaknya memberlakukan kebijakan itu sebagai bentuk tanggung jawab untuk terciptanya generasi yang lebih baik dan berkualitas.

"Kita mau menjadikan apa kota ini, tergantung kita. Di luar sana peredaran narkoba sungguh luar biasa. Kita akan mendapat bonus demografi dengan meningkatnya penduduk usia produktif, tapi kalau tidak kita jaga dari sekarang maka malapetaka yang akan terjadi," katanya, Senin 16 Oktober 2017.

Menurut dia, adanya kesepakatan bersama itu sungguh luar biasa manfaatnya dalam upaya memberantas narkoba, termasuk para kader PKK bisa turun melakukan pembinaan ke setiap keluarga dan memberikan pemahaman tentang perlunya tes narkoba bagi pasangan calon pengantin.

"Modus operandi yang dilakukan para bandar dan pengedar narkoba berkembang sangat cepat, bahkan sudah menyasar ke sekolah dasar dalam bentuk permen. Karena itu perlu cara-cara luar biasa untuk menghempang peredaran narkoba," ucapnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Binjai AKBP Safwan Khayat sangat mengapresiasi kesepakatan bersama itu untuk membuat pemberantasan narkoba semakin masif dan mampu mempersempit ruang gerak para pengedar narkoba.

Shafwan Khayat juga menegaskan akan membersihkan Kota Binjai dari berbagai bentuk peredaran gelap narkoba.

"Sabu-sabu seberat satu ons pelakunya akan kita tembak di tempat, kami tidak main-main soal pemberantasan narkoba," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pernikahan Dini Masih Banyak di Asmat

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Menteri Sosial Idrus Marham mengakui jika pernikahan dini memang masih begitu banyak terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, dan ini menjadi salah satu persoalan tersendiri yang perl

  • 3 bulan lalu

    Pernikahan Bobby-Kahiyang Promosi Budaya

    MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu Siregar dengan Bobby Afif Nasution, semakin memperkuat hubungan dua ada

  • 3 bulan lalu

    Pernikahan Anak di Jawa Timur Tinggi karena Tradisi

    SURABAYA (EKSPOSnews): Tingginya angka pernikahan anak berusia di bawah 18 tahun di wilayah Jawa Timur (Jatim) salah satunya dipicu oleh tradisi, atau kebiasaan turun temurun di sejumlah daerah provin

  • 3 bulan lalu

    Kirab Budaya Pernikahan Bobby-Kahiyang

    MEDAN (EKSPOSnews): Ribuan warga terlihat antusias menyaksikan kirab budaya yang diikuti Presiden Joko Widodo dalam pernikahan puterinya Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution di Medan, Minggu 26 Novemb

  • 3 bulan lalu

    Risiko Nikah Dini

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Riau terus menggiatkan sosialisasi kepada pelajar dan mahasiswa tentang risiko menikah dini atau menikah tanpa persiapan mental dan ekonomi yang baik antara

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99