Kamis, 17 Okt 2019

Sosialisasi Anti Kekerasan Anak di Bangka Tengah

Jumat, 12 Agu 2016 06:10
BAGIKAN:
ist
Kekerasan pada anak (ilustrasi).

KOBA (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menggencarkan sosialisasi antikekerasan terhadap anak.

"Sosialisasi terus dilakukan hingga ke pedesaan untuk mencegah dan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk menghindari perilaku kekerasan terhadap anak," kata Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Daerah, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangka Tengah, Susanti di Koba, Kamis 11 Agustus 2016.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah sudah berkomitmen menekan kasus kekerasan terhadap anak sejak ditetapkan daerah itu sebagai kabupaten layak anak.

"Bangka Tengah sudah dideklarasikan sebagai kabupaten layak anak sejak tiga tahun yang lalu, ini harus dibuktikan dengan melindungi anak dari tindak kekerasan," ujarnya.

Pihaknya juga selalu melakukan penyuluhan kepada masyarakat terhadap pentingnya memenuhi hak anak dan melindunginya agar menjadi generasi emas ke depan.

"Kesadaran masyarakat perlu ditumbuhkan dalam menjaga, melindungi dan memenuhi hak anak untuk menghindari tindakan kekerasan," ujarnya.

Susanti mengakui secara bertahap kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini sudah mulai berkurang dan itu membuktikan bahwa sosialisasi sangat efektif.

"Sudah mulai berkurang namun angkanya saya belum lihat data tetapi menunjukkan grafik penurunan dalam dua tahun terakhir," ujarnya.

Ia mengatakan peran orang tua sangat menentukan agar anak tidak menjadi korban kekerasan yang dapat merusak mental dan masa depan mereka.

"Orang tua menjadi sasaran penyuluhan anti kekerasan terhadap anak, karena pendidikan keluarga sangat menentukan dan mampu mencegah kekerasan terhadap anak," ujarnya.(ant)


  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Memantau Talenta Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Praktisi pendidikan dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) Edy Suandi Hamid mengatakan guru bisa menjadi orang pertama dalam pemantauan talenta anak."Manajemen talenta

  • 4 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    KUALA KAPUAS (EKSPOSnews): Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, Taufik Riansyah (34) yang bekerja sebagai sekutiriti atau petugas keamanan di salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di daera

  • 4 bulan lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

    SAMPANG (EKSPOSnews): Aparat Polres Sampang, Jawa Timur menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur, dan pelaku merupakan saudaranya sendiri, hingga menyebabkan korban hamil.Menurut Kapolres Sampan

  • 4 bulan lalu

    Kasus Pencabulan Anak di Boyolali

    BOYOLALI (EKSPOSnews): Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus pencabulan anak bawah umur dengan menangkap dua pelakunya di Dukuh Mranggen RT 07 RW 02 Desa Jenengan Kecamatan Sawit Boyolali.Menurut

  • 4 bulan lalu

    Pasangan Suami Isteri Pertontonkan Adegan Asusila kepada Anak-Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta polisi menindak tegas pasangan suami istri yang mempertontonkan adegan asusila kepada anak-anak di Kota Tasikmalay

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99