Sabtu, 16 Des 2017
  • Home
  • Humaniora
  • Sebagian Besar Perceraian di Palembang Diajukan Oleh Isteri

Sebagian Besar Perceraian di Palembang Diajukan Oleh Isteri

Oleh: Marsot
Rabu, 09 Agu 2017 04:53
BAGIKAN:
istimewa
Cerai (ilustrasi).
PALEMBANG (EKSPOSnews): Pengadilan Agama Kelas 1 A Palembang, Sumatera Selatan setiap bulan rata-arata menangani 200 perkara perceraian baik yang diajukan oleh suami maupun istri atau gugat cerai.

"Berdasarkan data rata-rata 200 perkara ditangani setiap bulannya, dari perkara itu sebagian besar atau sekitar 60 persen lebih perceraian diajukan oleh istri atau cerai gugat ," kata Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Kelas 1 A Palembang Sopandi, di Palembang, Selasa 8 Augustus 2017.

Dia menjelaskan, berdasarkan data tersebut setiap bulan rata-rata terdapat 125 istri yang mengajukan cerai di Pengadilan Agama Palembang, sedangkan suami menceraikan istrinya hanya 75 orang per bulan.

Perkara perceraian yang ditangani sekarang ini sebagian besar diproses tuntas dengan putusan perceraian, dan hanya sebagian kecil yang dapat dimediasi pasangan suami istri yang rumah tangganya tidak harmonis lagi rujuk kembali.

Sementara alasan istri dan suami mengambil keputusan untuk mengakhiri kehidupan rumah tangga mereka, berdasarkan penjelasan pihak-pihak yang mengajukan permohonan cerai keputusan pahit itu diambil karena rumah tangganya tidak harmonis lagi, terjadi krisis keuangan, krisis akhlak, dan yang paling dominan karena adanya orang ketiga.

Kemudian terjadinya perzinahan atau hubungan seksual di luar nikah baik yang dilakukan oleh suami maupun istri, serta pernikahan terjadi karena perjodohan atau pernikahan tanpa cinta sehingga salah satu pihak yang merasa tidak nyaman untuk terus bersama menjalani kehidupan rumah tangga memutuskan mengajukan perceraian, katanya.

Menurut dia, berdasarkan alasan-alasan yang diungkapkan dalam surat permohonan cerai maupun yang terungkap dalam proses persidangan, kepada masyarakat terutama pasangan muda diimbau untuk membangun komitmen rumah tangga yang kuat sebelum memutuskan menikah.

Dengan komitmen rumah tangga yang kuat, permasalahan yang diungkapkan sebagai alasan perceraian dapat dihindari bahkan jika sampai permasalahan tersebut muncul dapat diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan bukan ke pengadilan, kata Sopandi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Isteri Bupati Pidie Meninggal Kecelakaan

    IDRAMAYU (EKSPOSnews): Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu AKP Asep Nugraha mengatakan istri Bupati Pidie Aceh menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan di tol Cikopo-Palimanan

  • 3 minggu lalu

    Awas...Ada Penembakan Misterius di Jakarta

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki penembakan misterius di salah satu kantor properti Jalan Tanah Abang II, Gambir, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Selasa 21 November 2017 se

  • 4 minggu lalu

    KPK Periksa Isteri Setya Novanto Sebagai Komisaris Perusahaan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Deisti Astriani Tagor, istri Ketua DPR RI Setya Novanto terkait kasus KTP-elektronik (KTP-e) dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisa

  • 4 minggu lalu

    Gugatan Cerai di Pekanbaru Banyak dari Kalangan Guru

    PEKANBRU (EKSPOSnews): Pengadilan Agama Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 157 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ibu Kota Provinsi Riau tersebut mengajukan gugatan cerai sepanjang Januari hingga Oktober 201

  • satu bulan lalu

    Dokter Tembak Isteri Pernah Perkosa Wanita Lain

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan Dokter Helmi yang diduga menembak mati istrinya Letty Sultri pernah memperkosa seorang karyawati salah satu klinik di Jakarta Timur."Tapi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99