Rabu, 18 Sep 2019

Rumah Aman untuk Perempuan di Pematangsiantar

Jumat, 02 Sep 2016 16:21
BAGIKAN:
ist
Rumah aman (ilustrasi).

PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews): Polres Pematangsiantar, Sumatera Utara, menambah 110 "Safe House for Women and Children" atau Rumah Aman bagi Wanita dan Anak dalam rangka memperingati HUT ke-68 Polisi Wanita (Polwan).

Kapolres Pematangsiantar  AKBP Dodi Darjanto bersama Penjabat Wali Kota, Jumsadi Damanik meresmikan Safe House di rumah milik Umar Sinaga, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Jumat 2 September 2016.

Peresmian ditandai dengan penekanan nomor handpone pemilik rumah ke nomor khusus Crisis Centre Polres yang kemudian terdengar sirene di handpone dan HT milik seluruh anggota polisi.

Sirene itu menjadi pertanda bagi seluruh personel polisi untuk segera mendatangi lokasi adanya tanda bahaya, guna melakukan tindakan pengamanan yang diperlukan.

Kapolres mengharapkan partisipasi aktif masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya tindak kriminal dengan memanfaatkan Safe House yang ada di lingkungan masing-masing.

"Kita berharap Safe House yang sampai kini telah berjumlah 174 unit, benar-benar bisa membantu kenyamanan masyarakat," kata Dodi.

Penjabat Wali Kota mengapresiasi program Safe House sebagai mitra Polres dalam mempercepat layanan perlindungan kepada masyarakat.

Menurut Jumsadi, terjadinya tindak kejahatan seperti perampokan, pencurian, begal, dipicu dengan tingginya kasus narkoba di Pematangsiantar.

"Hal ini harus kita antisipasi bersama-sama, baik masyarakat, kepolisian maupun pemerintah," kata Jumsadi.

Jumsadi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensosialisasikan keberadaan Safe House yang jumlahnya terus bertambah.

"Siapapun boleh menggunakan Safe House demi keamanan masyarakat bersama, terutama mereka yang tengah terancam oleh perlakuan tindak kriminal," kata Jumsadi.(ant)


  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Pemasok Senjata untuk Perusuh Mei Seorang Perempuan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mabes Polri menyebutkan pemasok senjata untuk kerusuhan aksi 22 Mei 2019 adalah seorang perempuan berinisial AF alias Fifi, warga Rajawali, Pancoran, Jakarta Selatan.Kadiv Humas

  • 5 bulan lalu

    Perempuan Sangat Sentral dalam Mendidik Anak

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Orangtua khususnya kaum ibu memiliki peran penting dalam membina rumah tangga dan mendidik anak sejak dini sebagai masa depan bangsa, kata Psikolog Pusat Pelayanan Terpadu Pem

  • 6 bulan lalu

    Kewiraushaaan Perempuan Indonesia Tertinggal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Laporan yang disusun Ketua Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) Valencia Dea menunjukkan bahwa kewirausahaan perempuan Indonesia tertinggal dibandingkan Kanada.Laporan yang

  • 6 bulan lalu

    50 Perempuan Meninggal Setiap Hari karena Kanker Serviks

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ahli kesehatan  Venita menyebutkan sebanyak 50 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya karena kanker serviks yang berarti 18.000 lebih perempuan Indonesia meninggal dal

  • 6 bulan lalu

    Kekerasan Terhadap Perempuan Tanggung Jawab Bersama

    PURWOKERTO (EKSPOSnews): Penanganan persoalan kekerasan terhadap perempuan merupakan tanggung jawab bersama, kata Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99