Jumat, 17 Agu 2018

Remaja Menikah Dini di Sumsel Tinggi

Oleh: marsot
Sabtu, 26 Mei 2018 06:34
BAGIKAN:
istimewa.
Pernikahan.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Jumlah remaja usia 15-19 tahun yang sudah menikah dan melahirkan masih tergolong tinggi di Sumatera Selatan karena dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan budaya setempat.

Kepala BKKBN Sumatera Selatan Waspi di Palembang,  mengatakan, berdasarkan data terakhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional diketahui bahwa dari seribu remaja terdapat 9 persen yang sudah melahirkan di usia 15-19 tahun.

"Ini tergolong tinggi karena sasaran RPJMN seharusnya hanya 5 persen," kata Waspi, Jumat 25 Mei 2018.

Untuk itu, BKKBN meminta bantuan dari berbagai pihak untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat mengenai usia pernikahan ideal yakni 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.

Hal ini terkait dengan kesehatan reproduksi karena jika menikah dibawa 19 tahun maka organ-organ reproduksi belum sempurna.

"Selain itu pernikahan pada usia dini bisa meningkatkan risiko kematian ibu melahirkan karena usia yang terlalu muda saat menjalani kehamilan. Satu hal lagi, yakni rentan terjadi perceraian karena kondisi psikologis yang masih sangat muda," kata dia.

Sebagian besar, ia mengamati, penyebab pernikahan muda ini lantaran pengaruh budaya dan kondisi ekonomi.

"Di beberapa daerah, lazim terjadi pernikahan usia 15-16 tahun karena si anak tidak sekolah atau bekerja. Jadi orangtua berpikir, daripada tidak ada pekerjaan dan menjadi beban orangtua maka lebih baik dinikahkan saja," kata dia.

Oleh karena itu, BKKBN aktif mensosialisasikan program Kependudukan dan Keluarga Berencana ke kalangan remaja, salah satunya dengan mengoptimalkan keberadaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK-R/M) yang eksis di Sekolah Menengah Atas dan Universitas/Perguruan Tinggi.

"Sejumlah kegiatan rutin aktif digelar PIK Remaja dan Mahasiswa karena dipandang sangat efektif menyuarakan gerakan menunda pernikahan dini ini," ujar dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Evaluasi Menyeluruh untuk LRT Sumsel

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Perhubungan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional LRT Sumsel menyusul kejadian berhenti mendadak LRT Sumsel pada Minggu (12/8)."Pemerintah kembali

  • 2 minggu lalu

    Program Peremajaan Sawit di Langkat Minim

    STABAT (EKSPOSnews): Program peremajaan perkebunan kelapa sawit petani di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dilaksanakan seluas 213 hektare dari pengusulan yang dilakukan seluas 425 hektare.Kepala Di

  • 2 minggu lalu

    Memburu Pemerkosa Remaja Putri di Pancurbatu

    MEDAN (EKSPOSnews): Kepolisian memburu pelaku yang diduga telah memperkosa seorang remaja putri berusia 13 tahun pelajar kelas 1 sebuah SMP di Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Ut

  • satu bulan lalu

    Asian Agri Lanjutkan Peremajaan Sawit Petani

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Perusahaan kelapa sawit Asian Agri pada tahun ini melanjutkan program peremajaan tanaman kelapa sawit yang sudah tua milik petani atau plasma, sekitar 560 hektare di Provinsi R

  • satu bulan lalu

    Anggota Parlemen India Perkosa Remaja

    NEW DELHI (EKSPOSnews): Seorang anggota parlemen asal partai berkuasa India pada Rabu dikenai dakwaan terkait pemerkosaan seorang remaja putri.Perkara itu membuat malu pemerintahan Perdana Menteri Nar

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99