Sabtu, 23 Jun 2018

Pernikahan Dini di Jabar Tinggi

Oleh: Jallus
Jumat, 04 Mei 2018 05:13
BAGIKAN:
istimewa.
Pernikahan.
CIKARANG (EKSPOSnews): Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengungkapkan tingkat pernikahan anak di bawah umur atau pernikahan dini di wilayah tersebut masih tinggi.

"Parahnya lagi, sampai ada anak yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD) juga sudah menikah. Mereka dipaksa menikah oleh orang tuanya," kata Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bekasi Muhammad Rozak di Cikarang, Kamis 3 Mei 2018.

Berdasarkan data KPAI Kabupaten Bekasi, Kecamatan Sukatani menjadi daerah yang paling banyak di temukan kasus pernikahan dini.

"Sekitar 60 persen anak-anak di Sukatani di paksa menikah muda oleh orang tuanya. Ada yang masih SMP bahkan ada juga yang masih SD sudah dipaksa menikah," katanya.

Selain Sukatani kasus pernikahan dini di Kabupaten Bekasi juga banyak terjadi di wilayah lain terutama wilayah pelosok yang jauh dari perkotaan.

"Faktor utamanya ialah pola pikir yang salah dari orang tua, juga faktor ekonomi," katanya.

Rozak mengatakan mayoritas orang tua anak yang menikah dini berprofesi sebagai buruh tani dan nelayan.

"Mereka tidak lagi memikirkan masa depan anaknya. Ketika ada yang suka dengan anaknya, maka langsung dinikahkan," katanya.

Sedianya pernikahan dini di Kabupaten Bekasi dapat di cegah bila orang tua mengedepankan pendidikan dan masa depan anak-anaknya.

"Namun sampai sekarang masih jadi tren di beberapa lokasi di Kabupaten Bekasi. Seharusnya anak-anak tetap melanjutkan sekolah. Memang kalau orang tua jaman dulu belum berpikir panjang untuk masa depan anaknya," katanya.

Pihaknya menyayangkan sikap orang tua yang seharusnya berpikir panjang sebelum menikahkan anaknya, bahkan jika ada persoalan hendaknya anak jangan di korbankan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Komjen Pol M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat, Mengapa Diributkan?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menilai dilantiknya mantan Kapolda Metro Jaya Komjen M Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat, berpotensi menimbulkan kecurigaan dari berbagai ka

  • 3 bulan lalu

    Tekan Pernikahan Dini

    PALU (EKSPOSnews): Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu, Sulawesi Tengah, melibatkan organisasi perangkat daerah dan lembaga lintas sektor terkait upaya menekan pernikahan dini

  • 5 bulan lalu

    Pernikahan Dini Masih Banyak di Asmat

    MAKASSAR (EKSPOSnews): Menteri Sosial Idrus Marham mengakui jika pernikahan dini memang masih begitu banyak terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, dan ini menjadi salah satu persoalan tersendiri yang perl

  • 5 bulan lalu

    Tersangka Korupsi Pembangunan Tower Bank Jabar Ditahan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menahan tersangka dugaan korupsi pembangunan Tower Bank Jabar di Jalan Gatot Subroto Kaveling 93 Jakarta Selatan, Tri Wiyasa, ke Rumah Tahanan Negara Salemba Caba

  • 7 bulan lalu

    Polisi Jabar Kawal Ribuan Gereja

    BANDUNG (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) siap mengawal 1.200 gereja saat perayaan Natal guna mengantisipasi adanya gangguan keamanan."Kita ketahui jumlah gereja di Jawa Barat y

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99