Selasa, 16 Okt 2018

Pernikahan Dini Masih Banyak di Asmat

Oleh: Jallus
Senin, 05 Feb 2018 19:32
BAGIKAN:
istimewa.
Pernikahan.
MAKASSAR (EKSPOSnews): Menteri Sosial Idrus Marham mengakui jika pernikahan dini memang masih begitu banyak terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, dan ini menjadi salah satu persoalan tersendiri yang perlu mendapat perhatian.

Idrus Marham di Makasar,  mengatakan jika para anak gadis di daerah itu banyak yang sudah menikah meski usianya masih begitu muda yakni antara 10 hingga 15 tahun.

"Jadi memang perkawinan di Papua begitu cepat sekali, ada yang baru 10 hingga 15 tahun sudah menikah." katanya usai melepas secara resmi tim medis Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang siap bertugas ke Kabupaten Asmat, Papua, Senin 5 Februari 2018.

Saat melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Asmat, putra Sulawesi Selatan itu mengaku sempat berbincang langsung dengan para ibu yang kebetulan dikumpulkan dalam kegiatan pemberian makan 1.000 hari pertama bagi bayi.

Dan dalam kesempatan itu, dirinya melihat langsung para ibu datang dengan membawa beberapa anak yang masih begitu kecil yang ternyata anak mereka sendiri.

"Dan jarak kelahiran anak pertama dan kedua dan seterusnya memang begitu berdekatan. Makanya ada ibu yang baru sekitar lima tahun menikah sudah memiliki banyak anak," ujarnya.

Persoalan pernikahan usia muda di Asmat, Papua, juga sempat diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.

Menteri Yohana bahkan sempat menyerukan penghentian perkawinan usia anak dalam rapat konsultasi antara pemerintah dan DPR yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon terkait tindak lanjut penanganan kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat, Papua, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, angka perkawinan usia anak di Papua cukup tinggi dan tentu memprihatinkan karena dapat membahayakan si anak karena secara fisik mereka belum siap untuk berproduksi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Menekan Angka Pernikahan Dini

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan meskipun kasus pernikahan dini di kota itu tergolong rendah, namun hal tersebut tidak mengendurkan semangat untuk menekan angka pernikaha

  • 3 bulan lalu

    Pernikahan Dini Sebabkan Kekerasan dalam Rumah Tangga

    PALU (EKSPOSnews): Aktivis perempuan di Sulawesi Tengah menilai pernikahan dini atau pernikahan dibawah umur menjadi salah satu fakor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)."Pernikaha

  • 6 bulan lalu

    Pernikahan Dini di Jabar Tinggi

    CIKARANG (EKSPOSnews): Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengungkapkan tingkat pernikahan anak di bawah umur atau pernikahan dini di wilayah tersebut masih tinggi.

  • 7 bulan lalu

    Tekan Pernikahan Dini

    PALU (EKSPOSnews): Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palu, Sulawesi Tengah, melibatkan organisasi perangkat daerah dan lembaga lintas sektor terkait upaya menekan pernikahan dini

  • 8 bulan lalu

    BANTUAN UNTUK SUKU ASMAT

    Bantuan yang dihimpun oleh Korem 083/BDJ bagi warga Papua yang terkena wabah gizi buruk diberangkatkan Sabtu 10 Februari 2018 melalui Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur.Berbagai kebutuhan sep

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99