Selasa, 22 Jan 2019

Pernikahan Dini Masih Banyak di Asmat

Oleh: Jallus
Senin, 05 Feb 2018 19:32
BAGIKAN:
istimewa.
Pernikahan.
MAKASSAR (EKSPOSnews): Menteri Sosial Idrus Marham mengakui jika pernikahan dini memang masih begitu banyak terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, dan ini menjadi salah satu persoalan tersendiri yang perlu mendapat perhatian.

Idrus Marham di Makasar,  mengatakan jika para anak gadis di daerah itu banyak yang sudah menikah meski usianya masih begitu muda yakni antara 10 hingga 15 tahun.

"Jadi memang perkawinan di Papua begitu cepat sekali, ada yang baru 10 hingga 15 tahun sudah menikah." katanya usai melepas secara resmi tim medis Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang siap bertugas ke Kabupaten Asmat, Papua, Senin 5 Februari 2018.

Saat melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Asmat, putra Sulawesi Selatan itu mengaku sempat berbincang langsung dengan para ibu yang kebetulan dikumpulkan dalam kegiatan pemberian makan 1.000 hari pertama bagi bayi.

Dan dalam kesempatan itu, dirinya melihat langsung para ibu datang dengan membawa beberapa anak yang masih begitu kecil yang ternyata anak mereka sendiri.

"Dan jarak kelahiran anak pertama dan kedua dan seterusnya memang begitu berdekatan. Makanya ada ibu yang baru sekitar lima tahun menikah sudah memiliki banyak anak," ujarnya.

Persoalan pernikahan usia muda di Asmat, Papua, juga sempat diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.

Menteri Yohana bahkan sempat menyerukan penghentian perkawinan usia anak dalam rapat konsultasi antara pemerintah dan DPR yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon terkait tindak lanjut penanganan kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat, Papua, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, angka perkawinan usia anak di Papua cukup tinggi dan tentu memprihatinkan karena dapat membahayakan si anak karena secara fisik mereka belum siap untuk berproduksi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Pernikahan Dini Akibat Pergaulan Bebas

    REJANG LEBONG (EKSPOSnews): Pengadilan Agama (PA) Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan maraknya kasus pernikahan dini di wilayah itu akibat dipengaruhi pergaulan bebas."Perni

  • satu bulan lalu

    Mengajak Remaja Hindari Pernikahan Dini

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan "Women's Crisis Centre" Palembang, Sumatera Selatan mengajak remaja menghindari pernikahan dini yang akhir-akhir ini masih cukup banyak d

  • satu bulan lalu

    Menekan Angka Pernikahan Dini di Lombok

    LOMBOK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengklaim berhasil menekan angka pernikahan dini hingga 26 persen pada 2018 melalui berbagai intervensi program.Bupati Lomb

  • satu bulan lalu

    Mencegah Pernikahan Dini

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menerbitkan surat edaran terkait pencegahan dan penghapusan pernikahan dini, sebagai salah satu upaya memberikan perlindungan ba

  • 3 bulan lalu

    Pernikahan Dini di Kalteng Melonjak

    SAMPIT (EKSPOSnews): Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Tengah menyatakan sejumlah kabupaten di provinsi itu banyak terjadi penikahan dini atau menikah dibawa umur."

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99