Selasa, 23 Jan 2018

Pahami dan Hargai Hak-Hak Perempuan

Oleh: marsot
Kamis, 16 Nov 2017 00:16
BAGIKAN:
istimewa.
Perempuan.
YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan masyarakat harus memahami hak-hak perempuan agar peristiwa persekusi yang terjadi kepada dua pemuda di Tangerang tidak terulang.

"Ini memang menjadi salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan dan karena itu kemudian kita mesti menyadari apa yang menjadi hak perempuan dan hak anak di Indonesia," ujar Sekretaris Kementerian PPPA Pribudiarta Nur Sitepu di Yogyakarta, Rabu 15 November 2017.

Ia mengatakan berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian PPPA pada 2016, kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi, yakni satu dari tiga perempuan mengalami kekerasan.

Hal yang sama terjadi pada anak, ucap Pribudiarta, tidak hanya kekerasan seksual, begitu juga kekerasan fisik dan psikis prevalensinya masih tinggi.

"Anak laki-laki itu delapan persen dan anak perempuan empat persen. Kalau dikalikan populasi ada 600 ribu sampai 900 ribu kasus sebenarnya," tutur dia.

Untuk menekan prevalensi kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pribudiarta menekankan pentingnya menerapkan langkah sampai ke akar rumput.

"Kita tidak bicara kebijakan, melainkan sampai akar rumput yang melibatkan semua, pemerintah, akademisi, dunia usaha, bergerak bersama, tidak bisa ditangani sendiri," ucap dia.

Ada pun sepasang muda-mudi di Tangerang diarak dan ditelanjangi oleh warga. Aksi persekusi tersebut direkam dengan gawai dan videonya beredar di masyarakat.

Polres Kota Tangerang, Banten, menetapkan enam tersangka persekusi, yakni aparatur setempat, yakni T, Ketua RT 07 dan G, Ketua RW 03, Kampung Kadu, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, beserta empat tetangga lainnya, A, S, N dan I.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Penolakan Fahri Hamzah Bisa Dipahami

    MANADO (EKSPOSnews): Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengatakan dirinya harus menerima Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah meski mendapat penolakan kelompok masyarakat karena alasan pejab

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99