Jumat, 23 Jun 2017
  • Home
  • Humaniora
  • Mengembangkan Layanan untuk Korban Kekerasan Terhadap Perempuan

Mengembangkan Layanan untuk Korban Kekerasan Terhadap Perempuan

Oleh: Marsot
Kamis, 16 Mar 2017 04:24
BAGIKAN:
istimewa
Korban kekerasan.
AMBON (EKSPOSnews): Masyarakat desa Lohiatala, Waisamu, Waisarisa dan Waihatu di Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat mengembangkan layanan Posko Penanganan Kasus Perempuan Korban Kekerasan.

"Mereka adalah kelompok masyarakat binaan kami. Tahun ini, mereka menginisiasi pengembangan layanan bagi para perempuan yang menjadi korban kekerasan di wilayah masing-masing," kata Direktur Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LAPPAN) Ambon Baihajar Tualeka, di Ambon, Rabu 15 Maret 2017.

Ia mengatakan Posko Penanganan Kasus berbasis komunitas tersebut dibangun sebagai sarana komunikasi, koordinasi dan penanganan menyeluruh bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan.

Kepengurusannya pun melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti staf desa, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kader Posyandu.

Pembangunan posko itu sendiri dilatar belakangi oleh pengalaman sebagian besar korban kekerasan yang kesulitan dalam mengakses layanan bantuan, akibat mahalnya transportasi karena semua lembaga pengada layanan terpusat di kota kecamatan, kabupaten maupun provinsi.

Dengan ketersediaan layanan berbasis komunitas atau posko dapat dengan mudah diakses oleh korban, penanganan kasus akan lebih cepat karena langsung didampingi, tidak berbelit-belit, dan mendapatkan dukungan sosial, juga pemulihan dari masyarakat.

Selain itu, korban juga bisa diberdayakan, dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Diharapkan ada lebih banyak desa dan dusun yang membentuk posko di wilayahnya. Peran pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk menindak lanjuti apa yang sudah diinisiasi oleh masyarakat ini," katanya.

Dikatakannya lagi, saat ini telah terbentuk Posko Penanganan Kasus di tujuh dusun dan delapan desa di kecamatan Kairatu. Posko-posko tersebut langsung berada di bawah koordinasi pemerintah kecamatan.

Sedangkan untuk di Kota Ambon, baru terbentuk satu layanan, yakni Posko Inauritetu di kawasan Kayutiga Desa Soya yang dibangun pada 2016.

"Beberapa layanan yang ada didukung dengan anggran dana desa, tapi dengan angka kekerasan yang terus meningkat masih dibutuhkan perhatian dan tanggung jawab negara dalam upaya menyediakan anggran dan menyediakan infrastruktur dan sumeber daya yang memadai, berkualitas dalam upaya penanganan korban," tandasnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Kanker Serviks Serang Ratusan Perempuan di Jambi

    JAMBI (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi mencatat 284 perempuan terdeteksi positif kanker serviks setelah melalui pemeriksaan Inveksi Visual Asam (IVA) yang dilakukan dalam kurun wa

  • satu bulan lalu

    Zumi Zola Lantik Bupati Perempuan Pertama di Jambi

    JAMBI (EKSPOSnews): Gubernur Jambi Zumi Zola melantik Masnah Busro,bupati perempuan pertama di Jambi, bersama dua bupati terpilih lainnya yang terpilih pada Pilkada serentak tahap II/2017."Saya ucapka

  • satu bulan lalu

    Perempuan Rentan Alami Kekerasan Seksual di Tempat Kerja

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengungkapkan bahwa perempuan rentan mengalami berbagai bentuk kekerasan seksual di tempat kerja.Beberapa sek

  • 3 bulan lalu

    Perempuan Rentan Gangguan Bipolar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pakar kejiwaan AAA Agung Kusumawardhani mengatakan perempuan lebih rentan mengalami masalah kejiwaan gangguan bipolar dibandingkan laki-laki."Dari berbagai penelitian perempuan l

  • 4 bulan lalu

    Women's Crisis Centre Fasilitasi Korban Kekerasan Terhadap Perempuan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat pembelaan hak-hak perempuan "Women's Crisis Centre" Palembang sejak dua tahun terakhir telah memfasilitasi ratusan korban tindak kekerasan terhadap perempuan menghad

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak