Rabu, 20 Sep 2017
  • Home
  • Humaniora
  • Mengembangkan Layanan untuk Korban Kekerasan Terhadap Perempuan

Mengembangkan Layanan untuk Korban Kekerasan Terhadap Perempuan

Oleh: Marsot
Kamis, 16 Mar 2017 04:24
BAGIKAN:
istimewa
Korban kekerasan.
AMBON (EKSPOSnews): Masyarakat desa Lohiatala, Waisamu, Waisarisa dan Waihatu di Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat mengembangkan layanan Posko Penanganan Kasus Perempuan Korban Kekerasan.

"Mereka adalah kelompok masyarakat binaan kami. Tahun ini, mereka menginisiasi pengembangan layanan bagi para perempuan yang menjadi korban kekerasan di wilayah masing-masing," kata Direktur Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LAPPAN) Ambon Baihajar Tualeka, di Ambon, Rabu 15 Maret 2017.

Ia mengatakan Posko Penanganan Kasus berbasis komunitas tersebut dibangun sebagai sarana komunikasi, koordinasi dan penanganan menyeluruh bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan.

Kepengurusannya pun melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti staf desa, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kader Posyandu.

Pembangunan posko itu sendiri dilatar belakangi oleh pengalaman sebagian besar korban kekerasan yang kesulitan dalam mengakses layanan bantuan, akibat mahalnya transportasi karena semua lembaga pengada layanan terpusat di kota kecamatan, kabupaten maupun provinsi.

Dengan ketersediaan layanan berbasis komunitas atau posko dapat dengan mudah diakses oleh korban, penanganan kasus akan lebih cepat karena langsung didampingi, tidak berbelit-belit, dan mendapatkan dukungan sosial, juga pemulihan dari masyarakat.

Selain itu, korban juga bisa diberdayakan, dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Diharapkan ada lebih banyak desa dan dusun yang membentuk posko di wilayahnya. Peran pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk menindak lanjuti apa yang sudah diinisiasi oleh masyarakat ini," katanya.

Dikatakannya lagi, saat ini telah terbentuk Posko Penanganan Kasus di tujuh dusun dan delapan desa di kecamatan Kairatu. Posko-posko tersebut langsung berada di bawah koordinasi pemerintah kecamatan.

Sedangkan untuk di Kota Ambon, baru terbentuk satu layanan, yakni Posko Inauritetu di kawasan Kayutiga Desa Soya yang dibangun pada 2016.

"Beberapa layanan yang ada didukung dengan anggran dana desa, tapi dengan angka kekerasan yang terus meningkat masih dibutuhkan perhatian dan tanggung jawab negara dalam upaya menyediakan anggran dan menyediakan infrastruktur dan sumeber daya yang memadai, berkualitas dalam upaya penanganan korban," tandasnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 21 jam lalu

    Lindungi Perempuan dari Bahaya Narkoba

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat pembelaan hak-hak perempuan "Women's Crisis Centre" Palembang, Sumatera Selatan berupaya melindungi perempuan terutama remaja putri dari bahaya penyalahgunaan narkot

  • 4 minggu lalu

    Pembunuh Perempuan Luput dari Hukuman Mati

    SORONG (EKSPOSnews): Ronald pelaku utama pemerkosaan dan pembunuhan perempuan tujuh tahun Kezia Mamansa pada Januari 2017, luput dari hukuman pidana mati tuntutan Kejaksaan Negeri Sorong.Terdakwa Rona

  • 2 bulan lalu

    Kasus Kekerasan Terhadap Anak Perempuan di Jambi Meningkat

    JAMBI (EKSPOSnews): Kasus kekerasan terhadap anak perempuan di bawah umur yang mengalami tindak kekerasan seksual meningkat, tercatat sejak Januari hingga Juni 2017, sebanyak 25 kasus yang ditangani P

  • 2 bulan lalu

    2 Perempuan Tewas Lompat dari Apartemen

    BANDUNG (EKSPOSnews): Dua orang perempuan tewas seketika setelah melompat dari apartemen Gateway Cicadas, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.Salah satu saksi mata, Reza Setiawan mengatakan insiden itu ter

  • 2 bulan lalu

    Tokoh Perempuan Akan Bertarung di Pilkada Kota Piangkalpinang

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Tokoh perempuan Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Endang Kusumawati menyatakan siap bertarung pada pemilihan kepala daerah setempat pada 2018."Hari in

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak