Jumat, 24 Nov 2017
  • Home
  • Humaniora
  • Mengembangkan Layanan untuk Korban Kekerasan Terhadap Perempuan

Mengembangkan Layanan untuk Korban Kekerasan Terhadap Perempuan

Oleh: Marsot
Kamis, 16 Mar 2017 04:24
BAGIKAN:
istimewa
Korban kekerasan.
AMBON (EKSPOSnews): Masyarakat desa Lohiatala, Waisamu, Waisarisa dan Waihatu di Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat mengembangkan layanan Posko Penanganan Kasus Perempuan Korban Kekerasan.

"Mereka adalah kelompok masyarakat binaan kami. Tahun ini, mereka menginisiasi pengembangan layanan bagi para perempuan yang menjadi korban kekerasan di wilayah masing-masing," kata Direktur Yayasan Lingkar Pemberdayaan Perempuan dan Anak (LAPPAN) Ambon Baihajar Tualeka, di Ambon, Rabu 15 Maret 2017.

Ia mengatakan Posko Penanganan Kasus berbasis komunitas tersebut dibangun sebagai sarana komunikasi, koordinasi dan penanganan menyeluruh bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan.

Kepengurusannya pun melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti staf desa, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kader Posyandu.

Pembangunan posko itu sendiri dilatar belakangi oleh pengalaman sebagian besar korban kekerasan yang kesulitan dalam mengakses layanan bantuan, akibat mahalnya transportasi karena semua lembaga pengada layanan terpusat di kota kecamatan, kabupaten maupun provinsi.

Dengan ketersediaan layanan berbasis komunitas atau posko dapat dengan mudah diakses oleh korban, penanganan kasus akan lebih cepat karena langsung didampingi, tidak berbelit-belit, dan mendapatkan dukungan sosial, juga pemulihan dari masyarakat.

Selain itu, korban juga bisa diberdayakan, dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Diharapkan ada lebih banyak desa dan dusun yang membentuk posko di wilayahnya. Peran pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk menindak lanjuti apa yang sudah diinisiasi oleh masyarakat ini," katanya.

Dikatakannya lagi, saat ini telah terbentuk Posko Penanganan Kasus di tujuh dusun dan delapan desa di kecamatan Kairatu. Posko-posko tersebut langsung berada di bawah koordinasi pemerintah kecamatan.

Sedangkan untuk di Kota Ambon, baru terbentuk satu layanan, yakni Posko Inauritetu di kawasan Kayutiga Desa Soya yang dibangun pada 2016.

"Beberapa layanan yang ada didukung dengan anggran dana desa, tapi dengan angka kekerasan yang terus meningkat masih dibutuhkan perhatian dan tanggung jawab negara dalam upaya menyediakan anggran dan menyediakan infrastruktur dan sumeber daya yang memadai, berkualitas dalam upaya penanganan korban," tandasnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kekerasan Terhadap Anak Perempuan di Solok Melonjak

    SOLOK (EKSPOSnews): Pemkot Solok, Sumatera Barat berhasil mengungkap 21 kasus kekerasan anak dan perempuan yang terjadi di daerah itu sejak Januari hingga November 2017."Dari 21 kasus tersebut didomin

  • satu minggu lalu

    Pahami dan Hargai Hak-Hak Perempuan

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan masyarakat harus memahami hak-hak perempuan agar peristiwa persekusi yang terjadi kepada dua pemuda di Tang

  • 3 minggu lalu

    Parfi Angkat Sosok Kaum Perempuan Madura

    PAMEKASAN (EKSPOSnews): Parsatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Pamekasan, Jawa Timur, akan mengangkat sosok kaum hawa Madura sebagai tokoh utama film layar lebar berjudul "Perempuan Berselimut Angin".

  • satu bulan lalu

    Kapolri Sangat Peduli Terhadap Masalah Perempuan dan Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan 18 organisasi aktivis pemerhati perempuan, didampingi oleh sejumlah pejabat Mabes Polri untuk melakukan klarifikas

  • satu bulan lalu

    Kekerasan Terhadap Perempuan Masih Tinggi

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise mengakui berdasarkan laporan yang diterima hingga saat ini kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masi

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99