Rabu, 16 Jan 2019

Mengajak Remaja Hindari Pernikahan Dini

Oleh: marsot
Selasa, 18 Des 2018 04:19
BAGIKAN:
istimewa.
Pernikahan.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan "Women's Crisis Centre" Palembang, Sumatera Selatan mengajak remaja menghindari pernikahan dini yang akhir-akhir ini masih cukup banyak ditemukan di tengah-tengah masyarakat.

"Pernikahan dini semaksimalkan mungkin dihindari oleh remaja, karena selain dapat mengganggu kesehatan reproduksi juga rentan terjadiinya kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)," kata Ketua Women's Crisis Centre (WCC) Palembang Yeni Roslaini Izi, di Palembang, Senin 17 Desember 2018.

Selain itu, dengan menghindari pernikahan dini, remaja dapat membantu pelaksanaan program pemerintah mengendalikan laju pertumbuhan penduduk atau keluarga berencana (KB), katanya.

Menurut dia, untuk mengajak remaja dan masyarakat umum mencegah terjadinya pernikahan dini, pihaknya menggalakkan kampanye "Stop Pernikahan Dini" untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk sekaligus mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga.

"Kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sering terjadi akhir-akhir sebagian besar dialami perempuan yang menikah pada usia muda, berdasarkan fakta tersebut pihaknya berupaya menggalakan kampanye yang dapat membuka pikiran perempuan agar tidak menikah pada usia yang relatif muda," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk menggalakkan kegiatan kampanye melindungi kaum perempuan menjadi korban KDRT, pihaknya memprogramkan kegiatan kampanye Stop Pernikahan Dini ke sekolah dan kampus perguruan tinggi di dalam Kota Palembang dan beberapa daerah Sumsel lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan ke depan dapat diminimalkan pernikahan dini dan jumlah perempuan yang menjadi korban tindak kekerasan dalam rumah tangga.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, pasangan muda yang menjalin hubungan rumah tangga atau pernikahan pada usia dini sangat rentan terjadinya KDRT Salah satu penyebab terjadinya kasus KDRT, menurut dia, karena perempuan dan laki-laki yang menikah dalam usia relatif muda masih belum bisa mengendalikan emosinya dengan baik, sehingga ketika terjadi pertengkaran biasanya tidak segan-segan suami main pukul atau melakukan tindak kekerasan terhadap istrinya.

Tindak kekerasan tersebut biasanya terjadi berulang kali karena istri yang menjadi korban pemukulan terkesan membiarkan pasangannya melakukan tindak kejahatan itu atau malu dan takut untuk melaporkan KDRT kepada aparat kepolisian terdekat, ujar Yeni. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Mendukung Peremajaan Sawit di Sumatera Selatan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Sumsel Babel mendukung rencana pemerintah untuk meremajakan perkebunan sawit melalui kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa

  • 4 minggu lalu

    Menekan Angka Pernikahan Dini di Lombok

    LOMBOK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengklaim berhasil menekan angka pernikahan dini hingga 26 persen pada 2018 melalui berbagai intervensi program.Bupati Lomb

  • satu bulan lalu

    Mencegah Pernikahan Dini

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menerbitkan surat edaran terkait pencegahan dan penghapusan pernikahan dini, sebagai salah satu upaya memberikan perlindungan ba

  • 3 bulan lalu

    Mengajak Remaja Kembangkan Songket Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mengajak remaja di kota setempat mengembangkan kerajinan tradisional seperti kerajinan tenun songket dan jumputan."Kerajinan tenun s

  • 3 bulan lalu

    Presiden Minta Prosedur Pencairan Dana Peremajaan Sawit Dipangkas

    NUSA DUA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyoroti masih rumit dan berbelitnya prosedur bagi petani untuk mendapatkan dana peremajaan perkebunan kelapa sawit."Saya minta peremajaan kebun kelapa saw

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99