Kamis, 21 Mar 2019

Melindungi Perempuan dari Kekerasan

Oleh: marsot
Rabu, 20 Feb 2019 17:21
BAGIKAN:
daily mail.
Perempuan.
WAMENA (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua menggandeng Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (USAID) untuk bersama-sama menyusun rencana aksi dalam rangka memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Asisten I Sekda Jayawijaya Tinggal Wusono di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, mengharapkan pada lokakarya penyusunan rencana aksi yang dilakukan, dapat melihat kondisi sosial masyarakat yang selama ini cukup mendorong tingginya kekerasan bagi perempuan dan anak.

"Perlu dilihat kondisi sosial masyarakat, sehingga dalam merumuskan penyusunan peraturan bupati, bagaimana penyadaran terhadap masyarakat, peran masyarakat yang harus lebih kita tonjolkan, disamping memang ada tugas-tugas dari pemerintah yang harus kita lakukan," katanya, Rabu 20 Februari 2019.

Tinggal Wusono mengatakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak memang belum dituntaskan karena kondisi sosial menyebabkan korban enggan melapor sehinga sulit ada penanganan serius.

"Kita perlu memberikan penyadaran kepada masayarakat supaya mereka ikut mendukung pemerintah agar kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak terjadi lagi," katanya.

Dia mengimbau organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar bekerjasama menekan angka kekerasan terhadap ibu dan anak, sebab yang langkah-langkah yang dilakukan selama ini belum maksimal.

"Penanganan belum maksimal karena masih tarik ulur dari sisi penanganan antar instansi yang belum terpadu," katanya.

Lokakarya yang berlangsung di Gedung Sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena menghadirkan perwakilan pemerintah, USAID Bersama dan sejumlah perempuan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kekerasan Terhadap Perempuan Tanggung Jawab Bersama

    PURWOKERTO (EKSPOSnews): Penanganan persoalan kekerasan terhadap perempuan merupakan tanggung jawab bersama, kata Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (

  • 3 minggu lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Harus Dihukum Berat

    KUPANG (EKSPOSnews): Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Veronika Ata mengatakan, aparat penegak hukum harus berani menjatuhkan hukuman berat bagi para pelaku kekerasan

  • satu bulan lalu

    Siapa Otak Dibelakang Penolakan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin mengatakan bahwa tidak ada penolakan dari masyarakat sejak awal pembuatan draf hingga DPR berkomitmen mengesahkan Rancangan Undang-U

  • 2 bulan lalu

    Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Melonjak

    TANGERANG (EKSPOSnews): Aparat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Banten, menerima sebanyak 101 pengaduan yang dilaporkan warga karena terjadi kekerasan ter

  • 3 bulan lalu

    Kekerasan Seksual di Indonesia Melonjak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(KPPPA), Vennetia R Dannes, mengatakan, kekerasan seksual di Indonesia terhadap perempua

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99