Sabtu, 21 Apr 2018

Lindungi Perempuan dari Bahaya Narkoba

Oleh: alex
Selasa, 19 Sep 2017 04:53
BAGIKAN:
istimewa.
Narkoba.
PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat pembelaan hak-hak perempuan "Women's Crisis Centre" Palembang, Sumatera Selatan berupaya melindungi perempuan terutama remaja putri dari bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya.

"Remaja putri rentan menjadi korban penyalahgunaan narkoba, kondisi ini perlu diantisipasi dangan melakukan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran perempuan di daerah ini untuk tidak tergoda mengkonsumsi barang terlarang itu," kata Ketua Women's Crisis Centre (WCC) Palembang Yeni Roslaini Izi, di Palembang, Senin 18 September 2017.

Menurut dia, untuk melindungi perempuan dari bahaya narkoba, dalam setiap kesempatan melakukan pertemuan dengan masyarakat, pihaknya berupaya mensosialisasikan bahaya mengkonsumsi narkoba.

"Akhir-akhir ini banyak perempuan menjadi korban penyalahgunaan narkoba, akibat pengaruh dari teman laki-laki, suami, dan pergaulan, kondisi ini akibat kurangnya pengetahuan mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan dan sanksi hukumnya," ujarnya.

Dia menjelaskan, kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dilakukan melalui media massa cetak dan elektronik, serta melalui tatap muka langsung ke perkumpulan ibu-ibu dan remaja putri, kawasan permukiman penduduk, sekolah, dan kampus perguruan tinggi Dalam melakukan kegiatan sosialisasi mengenai dampak negatif narkoba itu, pihaknya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) daerah setempat dan sejumlah kelompok masyarakat.

Kaum perempuan seperti ibu-ibu dan remaja putri perlu dibekali pengetahuan mengenai sanksi hukum dan bahaya mengkonsumsi narkoba sehingga tidak mudah terpengaruh dalam pergaulan untuk mencoba barang terlarang itu.

Sekarang ini mulai banyak ibu-ibu dan remaja putri terjerumus di lobang "narkoba" karena terpengaruh teman-teman sepergaulan bahkan ada yang terpengaruh dari suami atau teman dekat laki-lakinya.

Selain menjadi korban penyalahgunaan narkoba, tidak sedikit kaum perempuan terjebak dalam lingkaran pengedar barang yang terlarang itu.

Melalui upaya perlindungan itu, diharapkan perempuan di daerah ini memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bahaya narkoba dan sanksi hukumnya, sehingga bisa menjadi benteng yang kuat bagi perempuan untuk menghindari narkoba yang dapat merusak masa depannya dan generasi penerus bangsa.

Perempuan yang memiliki pengetahuan yang cukup, diharapkan pula bisa menjadi juru kampanye yang efektif bagi anggota keluarga dan masyarakat di sekitar lingkungannya agar tidak terjerumus menjadi pengguna dan pengedar narkoba, kata Yeni.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Koruptor Identik dengan Bandar Narkoba

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menilai korupsi merupakan kejahatan luar biasa setara bandar narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak sehingga mengusulkan lara

  • 2 minggu lalu

    Polda Aceh Gagalkan Penyelundupan Narkoba

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh bekerja sama dengan petugas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, menggagalkan penyeludupan narkoba

  • 2 minggu lalu

    Polda Riau Musnahkan Narkoba

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau memusnahkan sebanyak 11,2 kilogram sabu-sabu dan 4.000 butir pil ekstasi dengan nilai mencapai lebih dari Rp17,5 miliar dari t

  • 3 minggu lalu

    Awas...Permen Mengandung Narkoba

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Kota Pekanbaru menyatakan pihaknya belum menerima laporan, bahkan contoh barang bukti berupa permen yang diduga mengandung narkoba dari Ke

  • 3 minggu lalu

    BNN Tembak Mati Bandar Narkoba Asal Sumut di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menembak seorang bandar narkoba jenis sabu-sabu hingga meninggal dunia karena melarikan diri ketika diamankan petugas.Kep

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99