Jumat, 18 Jan 2019
  • Home
  • Humaniora
  • Ketika kekerasan Terhadap Perempuan di Sumbar Melonjak

Ketika kekerasan Terhadap Perempuan di Sumbar Melonjak

Oleh: alex
Jumat, 09 Mar 2018 05:37
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan.
PADANG (EKSPOSnews): Kekerasan terhadap perempuan di Kota Padang, Sumatera Barat didominasi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta setempat Iptu Rozsa Rezky Febrian.

"Kekerasan terhadap perempuan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan dalam rumah tangga dilanjutkan dengan pelecehan seksual," ujarnya di Padang, Kamis 8 Maret 2018.

Menurutnya pada 2017 jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan berjumlah 73 kasus yang masuk ke Polresta Padang, sebagian besar kasus tersebut telah dilimpahkan kepada kejaksaan sisanya ada yang mencabut laporan dan masih dalam proses.

"Sebagian besar kekerasan dilakukan oleh orang terdekat baik suami atau pihak keluarga yang lain yang membuat wanita mendapatkan luka fisik seperti luka lebam dan lainnya," tambahnya.

Sedangkan untuk tindakan pelecehan seksual umumnya dilakukan oleh keluarga atau orang yang dikenal. Dari berbagai kasus belum ditemukan pelaku yang tiba-tiba melakukan pelecehan seksual akan tetapi mereka saling kenal dan terjadi pelecehan.

Sementara pada 2018 dari Januari hingga Februari 2018 telah terjadi dua kasus pelecehan seksual yang dilaporkan kepada pihak kepolisian, dari dua kasus tersebut pelaku pelecehan adalah orang yang dikenal oleh korban.

"Jumlah tersebut didapatkan bagi yang melaporkan sedangkan yang tidak melapor cukup banyak. Perlu peranan semua pihak agar kekerasan perempuan ini dapat diminimalkan," jelasnya.

Ia menilai Kota Padang sebenarnya masih dalam kategori aman bagi perempuan tidak seperti daerah metropolitan yang sering terjadi kasus pemerkosaan di jalan raya. Namun hal itu tidak membuat para wanita lengah namun harus terus waspada.

Menurut dia banyak hal yang dapat dilakukan agar menghindarkan diri dari kekerasan atau tindakan pelecehan seksual seperti menjaga diri dengan tidak menggunakan pakaian minim, meneguhkan iman, menjaga pergaulan sehingga dapat terjaga dari hal yang buruk.

Kemudian hal itu untuk pasangan yang telah berumah tangga adalah saling menjaga komunikasi, saling percaya dan berupaya menjadi pasangan yang baik sehingga meminimalkan terjadinya kekerasan.

"Kita berharap apabila terjadi tindakan kekerasan terhadap perempuan baik yang terjadi dalam rumah tangga atau ketika berpacaran hendaknya dilaporkan sehingga dapat diproses secara hukum. Harapannya tentu sanksi hukum akan membuat pelaku kekerasan jera untuk mengulangi perbuatannya," ujarnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Kekerasan Seksual di Indonesia Melonjak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(KPPPA), Vennetia R Dannes, mengatakan, kekerasan seksual di Indonesia terhadap perempua

  • 4 minggu lalu

    RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Segera Disahkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo meminta agar Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) segera disahkan."Pada peringatan

  • satu bulan lalu

    Mendorong Pengesahan RUU Menghapus Kekerasan Seksual

    SOLO (EKSPOSnews): Komisi Nasional Perempuan mendorong adanya perluasan aturan untuk mengatasi kekerasan seksual, salah satunya dengan mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan

  • 2 bulan lalu

    Kekerasan Seksual Terhadap Anak Meningkat

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Forum Perlindungan Korban Kekerasan Kota Yogyakarta mengemukakan, kekerasan seksual terhadap anak di daerah itu semakin mengkhawatirkan, sehingga semua pihak perlu melakukan t

  • 2 bulan lalu

    Pengguna Utama Medsos di Indonesia Didominasi Perempuan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Seksi Statistik Kemiskinan (BPS) Badan Pusat Statistik Nur Sahrizal mengatakan akses internet yang paling banyak dilakukan perempuan di Indonesia adalah untuk media sosial

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99