Jumat, 24 Mei 2019
  • Home
  • Humaniora
  • Ketika kekerasan Terhadap Perempuan di Sumbar Melonjak

Ketika kekerasan Terhadap Perempuan di Sumbar Melonjak

Oleh: alex
Jumat, 09 Mar 2018 05:37
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan.
PADANG (EKSPOSnews): Kekerasan terhadap perempuan di Kota Padang, Sumatera Barat didominasi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta setempat Iptu Rozsa Rezky Febrian.

"Kekerasan terhadap perempuan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan dalam rumah tangga dilanjutkan dengan pelecehan seksual," ujarnya di Padang, Kamis 8 Maret 2018.

Menurutnya pada 2017 jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan berjumlah 73 kasus yang masuk ke Polresta Padang, sebagian besar kasus tersebut telah dilimpahkan kepada kejaksaan sisanya ada yang mencabut laporan dan masih dalam proses.

"Sebagian besar kekerasan dilakukan oleh orang terdekat baik suami atau pihak keluarga yang lain yang membuat wanita mendapatkan luka fisik seperti luka lebam dan lainnya," tambahnya.

Sedangkan untuk tindakan pelecehan seksual umumnya dilakukan oleh keluarga atau orang yang dikenal. Dari berbagai kasus belum ditemukan pelaku yang tiba-tiba melakukan pelecehan seksual akan tetapi mereka saling kenal dan terjadi pelecehan.

Sementara pada 2018 dari Januari hingga Februari 2018 telah terjadi dua kasus pelecehan seksual yang dilaporkan kepada pihak kepolisian, dari dua kasus tersebut pelaku pelecehan adalah orang yang dikenal oleh korban.

"Jumlah tersebut didapatkan bagi yang melaporkan sedangkan yang tidak melapor cukup banyak. Perlu peranan semua pihak agar kekerasan perempuan ini dapat diminimalkan," jelasnya.

Ia menilai Kota Padang sebenarnya masih dalam kategori aman bagi perempuan tidak seperti daerah metropolitan yang sering terjadi kasus pemerkosaan di jalan raya. Namun hal itu tidak membuat para wanita lengah namun harus terus waspada.

Menurut dia banyak hal yang dapat dilakukan agar menghindarkan diri dari kekerasan atau tindakan pelecehan seksual seperti menjaga diri dengan tidak menggunakan pakaian minim, meneguhkan iman, menjaga pergaulan sehingga dapat terjaga dari hal yang buruk.

Kemudian hal itu untuk pasangan yang telah berumah tangga adalah saling menjaga komunikasi, saling percaya dan berupaya menjadi pasangan yang baik sehingga meminimalkan terjadinya kekerasan.

"Kita berharap apabila terjadi tindakan kekerasan terhadap perempuan baik yang terjadi dalam rumah tangga atau ketika berpacaran hendaknya dilaporkan sehingga dapat diproses secara hukum. Harapannya tentu sanksi hukum akan membuat pelaku kekerasan jera untuk mengulangi perbuatannya," ujarnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Perempuan Sangat Sentral dalam Mendidik Anak

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Orangtua khususnya kaum ibu memiliki peran penting dalam membina rumah tangga dan mendidik anak sejak dini sebagai masa depan bangsa, kata Psikolog Pusat Pelayanan Terpadu Pem

  • satu bulan lalu

    Kekerasan Anak di Kukar Tinggi

    SAMARINDA (EKSPOSnews): Kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kutai Kartanegera (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur, dalam kurun 2016-2018 terdeteksi sebanyak 67 Kasus, sehingga semua pihak harus terus

  • 2 bulan lalu

    Kewiraushaaan Perempuan Indonesia Tertinggal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Laporan yang disusun Ketua Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) Valencia Dea menunjukkan bahwa kewirausahaan perempuan Indonesia tertinggal dibandingkan Kanada.Laporan yang

  • 2 bulan lalu

    Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga Diminta Melapor

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan "Women’s Crisis Centre-WCC" Palembang, Sumatera Selatan mendorong perempuan korban tindak kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga

  • 2 bulan lalu

    Kekerasan Dalam Rumah Tangga Masih Tinggi

    BATANG (EKSPOSnews): Asisten Deputi Perlindungan Perempuan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ali Khasan menyatakan berdasarkan data komisi nasional kasus kekerasan terhadap perempuan pada Maret 2019 me

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99