Jumat, 19 Okt 2018
  • Home
  • Humaniora
  • Ketika kekerasan Terhadap Perempuan di Sumbar Melonjak

Ketika kekerasan Terhadap Perempuan di Sumbar Melonjak

Oleh: alex
Jumat, 09 Mar 2018 05:37
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan.
PADANG (EKSPOSnews): Kekerasan terhadap perempuan di Kota Padang, Sumatera Barat didominasi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kata Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta setempat Iptu Rozsa Rezky Febrian.

"Kekerasan terhadap perempuan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan dalam rumah tangga dilanjutkan dengan pelecehan seksual," ujarnya di Padang, Kamis 8 Maret 2018.

Menurutnya pada 2017 jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan berjumlah 73 kasus yang masuk ke Polresta Padang, sebagian besar kasus tersebut telah dilimpahkan kepada kejaksaan sisanya ada yang mencabut laporan dan masih dalam proses.

"Sebagian besar kekerasan dilakukan oleh orang terdekat baik suami atau pihak keluarga yang lain yang membuat wanita mendapatkan luka fisik seperti luka lebam dan lainnya," tambahnya.

Sedangkan untuk tindakan pelecehan seksual umumnya dilakukan oleh keluarga atau orang yang dikenal. Dari berbagai kasus belum ditemukan pelaku yang tiba-tiba melakukan pelecehan seksual akan tetapi mereka saling kenal dan terjadi pelecehan.

Sementara pada 2018 dari Januari hingga Februari 2018 telah terjadi dua kasus pelecehan seksual yang dilaporkan kepada pihak kepolisian, dari dua kasus tersebut pelaku pelecehan adalah orang yang dikenal oleh korban.

"Jumlah tersebut didapatkan bagi yang melaporkan sedangkan yang tidak melapor cukup banyak. Perlu peranan semua pihak agar kekerasan perempuan ini dapat diminimalkan," jelasnya.

Ia menilai Kota Padang sebenarnya masih dalam kategori aman bagi perempuan tidak seperti daerah metropolitan yang sering terjadi kasus pemerkosaan di jalan raya. Namun hal itu tidak membuat para wanita lengah namun harus terus waspada.

Menurut dia banyak hal yang dapat dilakukan agar menghindarkan diri dari kekerasan atau tindakan pelecehan seksual seperti menjaga diri dengan tidak menggunakan pakaian minim, meneguhkan iman, menjaga pergaulan sehingga dapat terjaga dari hal yang buruk.

Kemudian hal itu untuk pasangan yang telah berumah tangga adalah saling menjaga komunikasi, saling percaya dan berupaya menjadi pasangan yang baik sehingga meminimalkan terjadinya kekerasan.

"Kita berharap apabila terjadi tindakan kekerasan terhadap perempuan baik yang terjadi dalam rumah tangga atau ketika berpacaran hendaknya dilaporkan sehingga dapat diproses secara hukum. Harapannya tentu sanksi hukum akan membuat pelaku kekerasan jera untuk mengulangi perbuatannya," ujarnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    6 TKI Korban Kekerasan di Korea Selatan

    GORONTALO (EKSPOSnews): Enam orang tenaga kerja Indonesia yang mengalami kekerasan selama bekerja di Korea Selatan, tiba di Gorontalo.Kedatangan enam orang tenaga kerja Indonesia (TKI) itu disambut ol

  • satu minggu lalu

    Kekerasan Terhadap Peremuan Masih Tinggi

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan "Women`s Crisis Centre" Palembang, Sumatera Selatan, prihatin kekerasan terhadap perempuan hingga kini masih sering terjadi."Berdasarkan data

  • 3 minggu lalu

    Mengatasi Kekerasan Terhadap Perempuan

    BATURAJA (EKSPOSnews): Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan membentuk Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) guna mengatasi masalah kekerasan terhadap kaum pe

  • 3 minggu lalu

    Kaum Perempuan Harus Rajin Periksa Payudara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kaum perempuan disarankan memeriksa payudaranya sendiri, terutama bagian puting, guna mendeteksi kanker payudara.Dokter spesialis bedah umum konsultan onkologi dari rumah sakit P

  • 4 minggu lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Divonis 12 Tahun Penjara

    BALIKPAPAN (EKSPOSnews): Pandu Dharma Wicaksono (22) divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Balikpapan.Pemuda ini dianggap terbukti melakukan kekerasan seksual kepada 9 anak lel

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99