Minggu, 21 Jan 2018
  • Home
  • Humaniora
  • Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu Masih Tinggi

Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu Masih Tinggi

Oleh: marsot
Senin, 08 Jan 2018 10:22
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan terhadap perempuan.
BENGKULU (EKSPOSnews): Sejumlah tokoh lintas agama di Provinsi Bengkulu menandatangani deklarasi dan komitmen pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kasusnya masih tinggi di daerah ini.

"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak harus menjadi perhatian kita bersama, termasuk pemuka agama," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar di Bengkulu, Senin 8 Januari 2018.

Ia mengatakan saat pelaksanaan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Ke-72 yang digelar pada Minggu (7/1) telah ditandatangani komitmen dan deklarasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hadir dalam penandatanganan komitmen dan deklarasi bersama itu perwakilan tokoh dari lima agama yakni Islam, Budha, Hindu, Kristen Katolik, dan Kristen Protestan serta seluruh anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bengkulu.

"Tidak hanya kekerasan terhadap perempuan dan anak tapi juga berkomitmen mencegah pernikahan anak pada usia dini," kata dia.

Bustasar menambahkan, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya tugas aparatur pemerintah tapi seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan tokoh agama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlndungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi Bengkulu, Foritha Ramadhani mengatakan akan membentuk satuan tugas (Satgas) Antisipasi Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di setiap desa dan kelurahan.

"Surat gubernur yang ditujukan ke seluruh kepala daerah tentang pembentukan satgas sudah ditandatangani," kata Foritha.

Dalam surat itu mengamanatkan penentuan Satgas Antisipasi Kekerasan Perempuan dan Anak di setiap desa dan kelurahan dengan menggunakan dana desa.

"Satgas ini penting agar masyarakat kita paham tentang bahwa sekecil apapun bentuk pelecehan seksual akan berhadapan dengan hukum," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Ratusan Perempuan di Bengkulu Deteksi Dini Kanker Rahim

    BENGKULU (EKSPOSnews): Sebanyak 370 perempuan di tiga kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu mengikuti pemeriksaan kanker mulut rahim (serviks) atau Inspeksi Visual Asam (IVA) sebagai upaya dini mend

  • satu minggu lalu

    Hak Politik Mantan Gubernur Bengkulu Dicabut

    BENGKULU (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kota Bengkulu dalam amar putusannya mencabut hak politik, yakni hak untuk dipilih kepada Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti s

  • 2 minggu lalu

    Sensus Burung di Bengkulu

    BENGKULU (EKSPOSnews): Komunitas pengamat burung, "Bencoolen Bird Watching" Bengkulu bersama Komunitas Mangrove Bengkulu akan menggelar sensus burung lahan basah di pesisir Kota Bengkulu dalam kegiata

  • 2 minggu lalu

    Pembangunan PLTU di Bengkulu Disegel

    BENGKULU (EKSPOSnews): PT Sinohydro Corporation Limited belum merespons penyegelan bangunan pabrik pengaduk semen dan sejumlah mess di kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara di Kelura

  • 2 minggu lalu

    KPK Akan Periksa Wakil Gubernur Bengkulu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Bela

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99