Kamis, 17 Okt 2019

Kekerasan Terhadap Anak di Babel Meningkat

Kamis, 21 Jul 2016 20:31
BAGIKAN:
PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Badan Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak Provinsi Bangka Belitung selama semester pertama 2016 menangani 30 kasus kekerasan terhadap anak.

"Kami berharap orang tua untuk mengawasi dan mengontrol pergaulan anak, agar mereka terhindar dari kekerasan dan kejahatan yang dapat merusak masa depan anak," kata Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak (BPPKBPA) Kepulauan Babel, Nurhayati di Pangkalpinang, Kamis 21 Juli 2016.

Ia menjelaskan, kasus kekerasan terhadap anak cenderung mengalami peningkatan. Pada tahun lalu BPPKBPA berhasil menangani 50 kasus.

"Diperkirakan kasus kekerasan terhadap ini akan meningkat, karena pada semester I tahun ini sudah mencapai 30 kasus," katanya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan pemerintah daerah untuk lebih mengoptimalkan kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak ini.

"Diperlukan upaya bersama untuk menekan kasus kekerasan terhadap anak ini, jika tidak maka kekerasan terhadap anak akan terus terjadi yang akan merusak masa depan generasi penerus bangsa ini," ujarnya.

Ia mengatakan, dari tujuh kabupaten kota di Babel, kasus yang cenderung terjadi yaitu Bangka Barat.

"Di Bangka Barat kerap terjadi kasus kekerasan. Tidak lama ini ada kasus yang memakan korban anak usia 7 tahun diperkosa bapak tirinya, sangat kita sesalkan sekali," ujarnya.

Menurut dia, untuk mengantisipasi tingginya kasus kekerasan ini, pemerintah daerah sering melakukan sosialisasi dan turun ke daerah untuk mengimbau masyarakat agar dapat memberi pendidikan yang baik, menerapkan ilmu agama dan cara berpakaian yang pantas sejak dini menurut ajaran Islam.

"Pada umumnya pelaku adalah korban terdekat, kita himbau orang tua agar mengawasi anaknya dengan ketat dan tidak percaya pada orang terdekat sekalipun suami," ujarnya.(ant)

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Memantau Talenta Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Praktisi pendidikan dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) Edy Suandi Hamid mengatakan guru bisa menjadi orang pertama dalam pemantauan talenta anak."Manajemen talenta

  • 4 bulan lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    KUALA KAPUAS (EKSPOSnews): Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, Taufik Riansyah (34) yang bekerja sebagai sekutiriti atau petugas keamanan di salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di daera

  • 4 bulan lalu

    Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

    SAMPANG (EKSPOSnews): Aparat Polres Sampang, Jawa Timur menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur, dan pelaku merupakan saudaranya sendiri, hingga menyebabkan korban hamil.Menurut Kapolres Sampan

  • 4 bulan lalu

    Kasus Pencabulan Anak di Boyolali

    BOYOLALI (EKSPOSnews): Polres Boyolali berhasil mengungkap kasus pencabulan anak bawah umur dengan menangkap dua pelakunya di Dukuh Mranggen RT 07 RW 02 Desa Jenengan Kecamatan Sawit Boyolali.Menurut

  • 4 bulan lalu

    Pasangan Suami Isteri Pertontonkan Adegan Asusila kepada Anak-Anak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto meminta polisi menindak tegas pasangan suami istri yang mempertontonkan adegan asusila kepada anak-anak di Kota Tasikmalay

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99