Rabu, 20 Mar 2019
  • Home
  • Humaniora
  • Kekerasan Dalam Rumah Tangga Penyebab Utama Perceraian di Pamekasan

Kekerasan Dalam Rumah Tangga Penyebab Utama Perceraian di Pamekasan

Oleh: marsot
Selasa, 29 Mei 2018 07:23
BAGIKAN:
istimewa.
Kekerasan (ilustrasi).
PAMEKASAN (EKSPOSnews): Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur Hery Kushendar menyatakan, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan penyebab utama terjadinya kasus perceraian rumah tangga di wilayah itu.

"Ini sesuai dengan fakta yang terungkap di persidangan dalam kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama (PA) Pamekasan dalam empat bulan terakhir ini," katanya di Pamekasan, Senin 28 Mei 2018.

Ia menjelaskan, kasus perceraian rumah tangga di Pamekasan yang diproses di Pengadilan Agama Pamekasan antara 3 hingga 4 kasus setiap hari.

Selama kurun waktu Januari hingga April 2018, Pengadilan Agama Pamekasan tercatat telah menangani sebanyak 434 kasus perceraian, baik cerai gugat maupun cerai talak.

Dari jumlah itu, kasus perceraian dengan penyebab kekerasan dalam rumah tangga lebih dominan.

"Dari 434 itu, sebanyak 26 kasus dengan alasan karena si istri mengalami KRDT, sisnya karena faktor ekonomi, tidak harmonis, tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai suami alias impoten, dan karena selingkuh," ujarnya, menjelaskan.

Faktor lainnya, sebanyak 8 kasus karena cacat badan, terjadi kawin paksa 3 kasus, serta persoalan ekonomi hingga mencapai 24 kasus. Sedangkan sisanya karena konflik dan perselisihan yang berkelanjutan.

"Rata-rata usia keluarga yang mengajukan cerai antara 30 hingga 40 tahun," kata Hery.

Ia menjelaskan, dari 434 kasus yang sudah selesai ditangani PA Pamekasan didominasi cerai gugat atau gugatan yang diajukan pihak istri mencapai 259 kasus. Sedangkan sebanyak 175 kasus adalah cerai talak, yakni gugatan diajukan oleh pihak suami.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Perceraian di Ogan Komering Ulu Meningkat

    BATURAJA (EKSPOSnews): Pengadilan Agama Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, pada tahun ini menerima sebanyak 61 berkas pengajuan cerai yang diajukan oleh masyarakat di wil

  • 3 minggu lalu

    Perselisihan Kecil Picu Perceraian Rumah Tangga

    JAKARTA (EKSPOSnews): Psikolog keluarga Oriza Sativa mengemukakan perselisihan-perselisihan kecil dalam rumah tangga merupakan salah satu penyebab signifikan perceraian."Berdasarkan penelitian terbukt

  • 3 minggu lalu

    Angka Perceraian di Jakarta Meningkat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Angka gugatan perceraian di Jakarta Pusat mengalami peningkatan dari 1.527 kasus di 2017 menjadi 1.796 di 2018.Total ada 1.796 kasus sepanjang 2018, sedangkan tahun 2017 totalnya

  • 2 bulan lalu

    Perceraian di Aceh Meningkat

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Mahkamah Syar'iyah Aceh menyatakan, kasus perceraian dan telah diputuskan oleh Peradilan Mahkamah Syari iyah Islam di 23 kabupaten/kota se-Provinsi Aceh pada tahun 2018 m

  • 2 bulan lalu

    Perceraian di Sampang Melonjak

    SAMPANG (EKSPOSnews): Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, selama 2018 menangani sebanyak 1.238 kasus perceraian, kata Panitera di Pengadilan Agama setempat, Fa'iq."Total jumlah p

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99