Kamis, 27 Jul 2017

Cegah Pernikahan Dini

Oleh: Marsot
Senin, 17 Jul 2017 04:31
BAGIKAN:
marsot
Pernikahan (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya edukasi agar tidak terjadi lagi pernikahan anak usia dini.

"Dari perkembangan kehidupan pendidikan dan sosial kita maka edukasi sangat penting," kata Mensos di Jakarta, Minggu 16 Juli 2017.

Menurut dia, pernikahan anak usia dini di beberapa titik sebetulnya bisa teridentifikasi namun ada alasan-alasan tertentu sehingga didapatkan izin dari pengadilan negeri untuk menikah.

"Menurut UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan kalau anak apakah laki-laki maupun perempuan yang melakukan pernikahan di bawah umur maka dia harus mendapatkan keputusan dari PN. Proses seperti ini yang ditempuh di beberapa daerah," katanya.

Namun berdasarkan UU tersebut juga dinyatakan bahwa usia menikah paling rendah bagi laki-laki adalah 19 tahun sementara perempuan 16 tahun.

Seiring dengan diberlakukannya wajib belajar 12 tahun, maka menurut Khofifah setidaknya usia menikah paling rendah adalah tamat SMA bagi perempuan atau sekurang-kurangnya 19 tahun dan kuliah bagi laki-laki.

Beberapa waktu terakhir menjadi viral foto maupun video pernikahan remaja SMP yang berusia 15 tahun di Baturaja Sumatera Selatan.

Selain itu viral juga di media sosial pernikahan Selamet Riyadi yang masih berusia 16 tahun dengan nenek Rohaya berusia 71 tahun.

Terbaru di media sosial ramai diberitakan tentang pernikahan anak usia 14 tahun di Bulukumba Sulawesi Selatan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Hary Tanoesoedibjo Segera Diperiksa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tersangka kasus dugaan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik, Hary Tanoesoedibjo dijadwalkan diperiksa oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada S

  • satu bulan lalu

    Geothermal Kerinci Segera Dibangun

    JAMBI (EKSPOSnews): Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan, realisasi pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) di Kabupaten Kerinci tinggal menunggu izin dari kementerian terkait ter

  • satu bulan lalu

    Miryam S Hariani Segera Disidang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dalam waktu dekat Miryam S Haryani segera disidangkan dalam kasus memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan kasus KTP-e.Ju

  • 2 bulan lalu

    Inalum Diminta Segera Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan Utara

    NUNUKAN (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero segera berinvestasi di Provinsi Kalimantan Utara dengan membangun industri alumina.Siaran pers Humas Pemprov Kaltara menyebutkan&nb

  • 3 bulan lalu

    Kasus Korupsi Disdik Dairi Segera Disidangkan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pengadaan komputer di Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi senilai Rp2 miliar tahun anggaran 2011 ke Pe

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak