Jumat, 24 Nov 2017

Wanita Terapis Spa di Padang Bekerja Ganda?

Oleh: Agung
Jumat, 07 Apr 2017 20:17
BAGIKAN:
istimewa
Wanita terapis spa di Padang.
PADANG (EKSPOSnews): Polresta Padang, Sumatera Barat mengamankan 19 wanita yang bekerja sebagai terapis kecantikan atau SPA di dua hotel berbintang di daerah itu.

"Kami merazia di dua hotel yang memiliki pelayanan SPA. Kedua hotel itu diduga melayani praktik prostitusi," kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Sumintak di Padang, Jumat 7 April 2017.

Ia menjelaskan, dari razia penyakit masyarakat (pekat) di hotel Aliga di kawasang Alang Lawas itu, petugas mengamankan 12 terapis wanita, dua wanita tamu hotel dan dua pria.

Sementara di Hotel Grand Sari, petugas juga mengamankan empat orang terapis wanita dan seorang pria.

"Kami juga mengamankan seorang anak di bawah umur berinisial ANP (17) warga Pekanbaru yang menginap di Hotel Aliga," ujarnya.

Untuk anak di bawah umur, pihaknya langsung membawanya ke ruang Unit Perlindungan Perempuan (PPA) dan Anak Polresta Padang untuk diserahkan kepada keluarganya.

Kemudian seluruh terapis dan pria yang diamankan dites urine dan pengambilan darah oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), melalui LSM Ford De Kock Social in Society (Forsis).

"Setelah dilakukan pengambilan darah, tes urine dan pembinaan, mereka diperbolehkan pulang," katanya.

Ia mengatakan dalam razia kali ini pihaknya tidak bisa membuktikan adanya praktik prostitusi yang dilakukan di dalam hotel tersebut.

Sebelumnya, sebutnya memang ada informasi dari masyarakat yang menyebutkan kedua hotel ini memiliki fasilitas tersebut dan banyak anak-anak di bawah umur menginap di sana.

"Ternyata ada kerja sama antara pihak hotel dengan fasilitas SPA yang diberikan sehingga ini ada legalitasnya," katanya.

Koordinator Lapangan LSM Forsis Sumbar, Juprianto mengatakan langkah pengambilan darah ini merupakan pendeteksian dan pencegahan penularan HIV Aids di Kota Padang.

Pihaknya mencatat dalam tahun ini ada sekitar 336 warga Kota Padang yang terjangkit virus HIV/ AIDS.

Untuk skala nasional, Sumatera Barat menduduki peringkat sepuluh nasional dalam jumlah penderita penyakit tersebut. Kota Padang peringkat pertama terbanyak dari 19 kota dan kabupaten di Sumatera Barat.

Dalam sepekan terakhir petugas Polresta Padang telah mengamankan 49 orang di sejumlah tempat hiburan malam dan hotel di daerah itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Lion Air Buka Layanan Umrah Padang-Madinah

    PADANG (EKSPOSnews): Maskapai Lion Air membuka layanan penerbangan umrah rute Padang-Madinah melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat dengan penerbangan pertama pada 15 November

  • 2 minggu lalu

    Merenovasi Pasar di Padang

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat, terus mengupayakan revitalisasi dan renovasi bangunan pasar satelit di sebelas kecamatan daerah tersebut."Pasar satelit cukup pent

  • 2 bulan lalu

    Dirut Semen Padang Segera Diangkat

    PADANG (EKSPOSnews): Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita Rachmawati menyampaikan pemilihan Direktur Utama PT Semen Padang yang sebelumnya dijabat oleh Benny Wendry masih menunggu pelaksanaan R

  • 2 bulan lalu

    Padang Pasang CCTV

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, merencanakan memasang sebanyak 21 kamera pemantau atau Closed Circuit Television (CCTV) guna memantau lalu lintas di daerah itu.Kepala Dina

  • 2 bulan lalu

    Padang KulineRun, Kegiatan Apa Ini?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ajang bertajuk Padang KulineRun 2017 akan digelar di Kota Padang, Sumatera Barat, pada 24 September 2017 untuk menyambut Hari Pariwisata Dunia.Direktur Utama PT Hotel Indonesia N

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99