Minggu, 23 Jul 2017

Wanita Terapis Spa di Padang Bekerja Ganda?

Oleh: Agung
Jumat, 07 Apr 2017 20:17
BAGIKAN:
istimewa
Wanita terapis spa di Padang.
PADANG (EKSPOSnews): Polresta Padang, Sumatera Barat mengamankan 19 wanita yang bekerja sebagai terapis kecantikan atau SPA di dua hotel berbintang di daerah itu.

"Kami merazia di dua hotel yang memiliki pelayanan SPA. Kedua hotel itu diduga melayani praktik prostitusi," kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Sumintak di Padang, Jumat 7 April 2017.

Ia menjelaskan, dari razia penyakit masyarakat (pekat) di hotel Aliga di kawasang Alang Lawas itu, petugas mengamankan 12 terapis wanita, dua wanita tamu hotel dan dua pria.

Sementara di Hotel Grand Sari, petugas juga mengamankan empat orang terapis wanita dan seorang pria.

"Kami juga mengamankan seorang anak di bawah umur berinisial ANP (17) warga Pekanbaru yang menginap di Hotel Aliga," ujarnya.

Untuk anak di bawah umur, pihaknya langsung membawanya ke ruang Unit Perlindungan Perempuan (PPA) dan Anak Polresta Padang untuk diserahkan kepada keluarganya.

Kemudian seluruh terapis dan pria yang diamankan dites urine dan pengambilan darah oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), melalui LSM Ford De Kock Social in Society (Forsis).

"Setelah dilakukan pengambilan darah, tes urine dan pembinaan, mereka diperbolehkan pulang," katanya.

Ia mengatakan dalam razia kali ini pihaknya tidak bisa membuktikan adanya praktik prostitusi yang dilakukan di dalam hotel tersebut.

Sebelumnya, sebutnya memang ada informasi dari masyarakat yang menyebutkan kedua hotel ini memiliki fasilitas tersebut dan banyak anak-anak di bawah umur menginap di sana.

"Ternyata ada kerja sama antara pihak hotel dengan fasilitas SPA yang diberikan sehingga ini ada legalitasnya," katanya.

Koordinator Lapangan LSM Forsis Sumbar, Juprianto mengatakan langkah pengambilan darah ini merupakan pendeteksian dan pencegahan penularan HIV Aids di Kota Padang.

Pihaknya mencatat dalam tahun ini ada sekitar 336 warga Kota Padang yang terjangkit virus HIV/ AIDS.

Untuk skala nasional, Sumatera Barat menduduki peringkat sepuluh nasional dalam jumlah penderita penyakit tersebut. Kota Padang peringkat pertama terbanyak dari 19 kota dan kabupaten di Sumatera Barat.

Dalam sepekan terakhir petugas Polresta Padang telah mengamankan 49 orang di sejumlah tempat hiburan malam dan hotel di daerah itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Ikrar Anti Radikalisme di Padang

    PADANG (EKSPOSnews): Rektor perguruan tinggi negeri dan swasta se-Sumatera Barat dan Asosiasi Perguruan Tinggi swasta Kepulauan Riau dan Jambi mendeklarasikan antiradikalisme dan intolerisme di Univer

  • 2 minggu lalu

    Pemkot Padang Tuntaskan Bedah Rumah

    PADANG (EKSPOSnews): Pemerintahan Kota Padang, Sumatera Barat telah menyelesaikan 3.097 unit bedah rumah tidak layak huni dari target 5.000 hingga tahun 2019."Untuk tahun ini saja kami baru menyelesai

  • 2 minggu lalu

    Selama Lebaran 11 Kali Kebakaran di Padang

    PADANG (EKSPOSnews): Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Sumatera Barat mencatat 11 kebakaran terjadi di kota itu selepas Idulfitri 1438 Hijriah hingga Rabu (5/7) yang sebagian besar diduga

  • satu bulan lalu

    Polresta Padang Siapkan Alat Berat

    PADANG (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat longsor dan dampak mobil terbalik di Jalan Nasional Sumatera Barat (Sumbar)-Jam

  • satu bulan lalu

    Blue Bird Padang Dukung Transportasi Lebaran

    PADANG (EKSPOSnews): Manajer Cabang Blue Bird Padang Achmad Suhandi mengatakan siap mendukung penyediaan sarana transportasi yang dibutuhkan masyarakat selama masa libur lebaran di daerah setempat."Ka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak