Kamis, 26 Apr 2018

Wanita Terapis Spa di Padang Bekerja Ganda?

Oleh: Agung
Jumat, 07 Apr 2017 20:17
BAGIKAN:
istimewa
Wanita terapis spa di Padang.
PADANG (EKSPOSnews): Polresta Padang, Sumatera Barat mengamankan 19 wanita yang bekerja sebagai terapis kecantikan atau SPA di dua hotel berbintang di daerah itu.

"Kami merazia di dua hotel yang memiliki pelayanan SPA. Kedua hotel itu diduga melayani praktik prostitusi," kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Sumintak di Padang, Jumat 7 April 2017.

Ia menjelaskan, dari razia penyakit masyarakat (pekat) di hotel Aliga di kawasang Alang Lawas itu, petugas mengamankan 12 terapis wanita, dua wanita tamu hotel dan dua pria.

Sementara di Hotel Grand Sari, petugas juga mengamankan empat orang terapis wanita dan seorang pria.

"Kami juga mengamankan seorang anak di bawah umur berinisial ANP (17) warga Pekanbaru yang menginap di Hotel Aliga," ujarnya.

Untuk anak di bawah umur, pihaknya langsung membawanya ke ruang Unit Perlindungan Perempuan (PPA) dan Anak Polresta Padang untuk diserahkan kepada keluarganya.

Kemudian seluruh terapis dan pria yang diamankan dites urine dan pengambilan darah oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), melalui LSM Ford De Kock Social in Society (Forsis).

"Setelah dilakukan pengambilan darah, tes urine dan pembinaan, mereka diperbolehkan pulang," katanya.

Ia mengatakan dalam razia kali ini pihaknya tidak bisa membuktikan adanya praktik prostitusi yang dilakukan di dalam hotel tersebut.

Sebelumnya, sebutnya memang ada informasi dari masyarakat yang menyebutkan kedua hotel ini memiliki fasilitas tersebut dan banyak anak-anak di bawah umur menginap di sana.

"Ternyata ada kerja sama antara pihak hotel dengan fasilitas SPA yang diberikan sehingga ini ada legalitasnya," katanya.

Koordinator Lapangan LSM Forsis Sumbar, Juprianto mengatakan langkah pengambilan darah ini merupakan pendeteksian dan pencegahan penularan HIV Aids di Kota Padang.

Pihaknya mencatat dalam tahun ini ada sekitar 336 warga Kota Padang yang terjangkit virus HIV/ AIDS.

Untuk skala nasional, Sumatera Barat menduduki peringkat sepuluh nasional dalam jumlah penderita penyakit tersebut. Kota Padang peringkat pertama terbanyak dari 19 kota dan kabupaten di Sumatera Barat.

Dalam sepekan terakhir petugas Polresta Padang telah mengamankan 49 orang di sejumlah tempat hiburan malam dan hotel di daerah itu.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 jam lalu

    Pelayanan Nikah Terintegrasi di Padang Pariaman

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menerapkan Pelayanan Administrasi Nikah Terintegrasi (Panter) ke seluruh kecamatan daerah itu yang sebelumnya hanya

  • 2 hari lalu

    Perizinan Daring di Padang Pariaman

    PARIT MALINTANG (EKSPOSnews): Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat meluncurkan aplikasi pelayanan perizinan online atau dalam ja

  • 2 hari lalu

    Merangkul Pelaku Seni dan Budaya di Kota Padang

    PADANG PANJANG (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumbar, merangkul pelaku seni dan budaya agar ikut mempromosikan pariwisata daerah setempat dengan mengangkat kearifan lokal.Staf Ahli Bida

  • 3 minggu lalu

    Jalan Lintas Solok-Padang Terganggu

    PADANG (EKSPOSnews): Ruas jalan raya yang menghubungkan Solok dan Kota Padang, Sumatera Barat, terganggu karena kondisi jalannya licin akibat tumpahan minyak kelapa sawit atau CPO dari sebuah truk di

  • 2 bulan lalu

    Djarot Saiful Hidayat di Padang Lawas

    PADANG LAWAS (EKSPOSnews): Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat berkampanye di Kabupaten Padang Lawas dengan cara blusukan hingga ke Pasar Tradisional Ujung Batu, Kecamatan Sosa.Dalam b

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99